Presiden terpilih itu dikatakan marah setelah seorang penasihat masa jabatan pertamanya, ahli strategi politik sayap kanan Steve Bannon, muncul di sampul majalah Time dan digambarkan sebagai "orang paling berkuasa kedua di dunia."
Trump akhirnya memecatnya dan menjulukinya "Steve yang Ceroboh."
Musk, yang mobil Tesla-nya telah menjadi simbol status bagi kaum liberal yang kaya, juga dengan cepat menjadi sasaran kritik dari kaum Demokrat. Senator Elizabeth Warren mengejek inisiatif baru Musk dan Ramaswamy, menulis di X bahwa upaya untuk efisiensi "dimulai dengan awal yang baik dengan kepemimpinan yang terbagi: dua orang melakukan pekerjaan satu orang."
Hingga pemilihan terakhir, Musk mengatakan bahwa ia memilih Demokrat untuk presiden, termasuk Joe Biden. Titik baliknya, menurut laporan Wall Street Journal, adalah ketika Biden mengundang para eksekutif pembuat mobil ke Gedung Putih tetapi mengabaikan Musk karena Tesla, tidak seperti Detroit Big Three, tidak berserikat.
Apa pun penyebabnya, transformasi politik Musk telah membuahkan hasil dengan akses yang tidak terbayangkan bagi sebagian besar presiden.
Pada Malam Pemilihan, Trump yang berseri-seri mengumpulkan keluarganya untuk berfoto di Mar-a-Lago. Istrinya Melania tidak ada tetapi, atas desakan Trump, Musk muncul di foto itu, salah satu dari selusin anaknya dalam pelukannya.
Berita Terkait
-
Biden Kasih Sambutan "Selamat Datang Kembali" untuk Trump di Oval Office, Akankah Transisi Berjalan Lancar?
-
Melania Trump Tolak Tinggal di Gedung Putih, Pilih New York dan Florida
-
Elon Musk Dituding Rusak Prediksi Pemilu AS oleh "Nostradamus" Politik
-
Dirut BRI Singgung Dampak Kemenangan Trump Terhadap Prospek Ekonomi RI
-
Kisah Dipo Alam, Eks Timnas Indonesia yang Sukses Bisnis Es Krim di Amerika Serikat
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Polisi Buru Kiai Ashari! Tersangka Cabul Santri Ponpes Pati Bakal Dijemput Paksa Jika Mangkir
-
Sedia Payung dan Jas, BMKG Ingatkan Jakarta Potensi Hujan Sore Ini!
-
'Takut Diamuk Massa': Alasan Klasik di Balik Tabrak Lari, Mengapa Jalanan Kita Begitu Beringas?
-
Ketum TP PKK Ajak Warga Sulsel Tingkatkan Imunisasi Anak Demi Generasi Sehat
-
Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, Mendagri Tito Bersama Menteri PKP Tinjau Program BSPS di Balikpapan
-
Kemnaker Siapkan Tenaga Kerja Terampil untuk Dukung Pertumbuhan Pasar EV dan Green Jobs
-
Ironi Distribusi Air Jakarta: Apartemen Dimanjakan, Warga Kampung Pakai Pipa Usia Setengah Abad!
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Kritik Pelibatan TNI dalam Pembekalan LPDP, TB Hasanuddin: Perlu Dikaji, Tak Sesuai Tupoksi!
-
BPJS Kesehatan dan BPKP Perkuat Tata Kelola Jaga Keberlanjutan JKN