Suara.com - Elite Partai Amanat Nasional (PAN) Viva Yoga Mauladi menegaskan, jika kunjungan Ketua Umum partainya Zulkifli Hasan (Zulhas) ke kediaman Presiden ketujuh, Joko Widodo atau Jokowi hanya untuk menyampaikan undangan pernikahan putrinya.
Ia membantah kalau kunjungan tersebut dilakukan Zulkifli Hasan untuk meminta perlindungan kepada Jokowi terkait kasus korupsi impor gula.
"Bang Zulhas silaturahmi ke rumah Pak Jokowi di Solo dalam rangka untuk mengantar undangan pernikahan anaknya, Putri yang akan dilaksanakan di bulan Desember 2024. Putri akan dipersunting oleh Zumi Zola, mantan Gubernur Jambi," kata Viva kepada Suara.com, Kamis (14/11/2024).
"Bang Zulhas bertemu Pak Jokowi tidak untuk minta perlindungan politik, apalagi ada isu soal impor gula. Itu hoax dan fitnah saja," sambungnya.
Menurutnya, Zulhas meminta perlindungan hanya kepada Tuhan. Ia mengatakan, perlindungan tidak diminta kepada yang lain.
"Kalau minta perlindungan politik atau perlindungan dalam kehidupan, ya hanya bersandar kepada Allah Swt, Tuhan Yang Maha Kuasa saja, tidak kepada yang lain, kata Bang Zulhas," terangnya.
Sebelumnya, penangkapan Tom Lembong pada Selasa (29/10/2024) oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) RI menuai beragam reaksi dari warganet di media sosial, salah satunya platform X.
Mayoritas warganet mempertanyakan kinerja Kejagung dan KPK karena menangkap Tom Lembong dengan kasus yang telah ada sejak 2015. Hal itu membuat warganet mendesak Kejagung untuk memeriksa kembali beberapa menteri yang juga terlibat dugaan kasus korupsi, seperti Zulkifli Hasan hingga Airlangga Hartarto.
Sebagaimana diketahui, Zulkifli Hasan sempat tersandung kasus terkait alih fungsi hutan pada 2014. Pada era Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Zulkifli Hasan menjabat sebagai Menteri Kehutanan.
Baca Juga: Jejak Karier Zulkifli Hasan, Ikut Trending Topic Usai Tom Lembong Jadi Tersangka
Selain itu, kantor Kementerian Perdagangan juga pernah digeledah oleh Kejagung terkait adanya dugaan korupsi impor gula ketika Zulkifli Hasan menjadi Menteri Perdagangan pada 2023 kemarin.
Sementara itu, Zulhas tiba-tiba menemui mantan Presiden Jokowi di kediaman pribadinya Jalan Kutai Utara Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo, Rabu (14/11/2024).
Pantauan di lapangan, mobil rombongan Zulhas masuk ke gang rumah Jokowi pukul 11.24 WIB. Zulhas yang memakai batik warna coklat tiba bersama istrinya Soraya Mohammad Ali yang memakai baju warna hitam.
Selanjutnya Zulhas bersama istri dijamu oleh Jokowi dan Iriana di rumah tengah. Kemudian keduanya ngobrol dan diskusi di ruang penerima tamu cukup lama hingga sekitar pukul 12.34 WIB.
Zulhas mengatakan sudah lama tidak bertemu sama beliau. Sehingga hari ini silahturahmi dan bertemu beliau.
"Saya sama bapak kan lama nggak jumpa, kangen. Biasanya sering diajak bapak kemana-mana, jadi lama nggak ketemu kangen. Kalau kita itu silahturahmi penting banget ya," ujarnya saat ditemui, Rabu (13/11/2024).
Berita Terkait
-
Ditanya Prediksi Skor Timnas Indonesia vs Jepang, Ini Jawaban Jokowi
-
Aroma Pilpres di Pilkada: PDIP Bertarung Melawan Bayang-Bayang Jokowi
-
Besok Ridwan Kamil-Suswono Gelar Kampanye Akbar, Jokowi Hadir?
-
Jejak Digital Sekretariat Presiden Tulis Nama Jokowi saat Prabowo Berkunjung ke Beijing Jadi Sorotan Warganet
-
Verrell Bramasta Sigap Diminta Bicara Wakili PAN di DPR Meski Mendadak, Netizen: Ini Baru Berbobot
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku, DPR: Ini Alarm Keras, Negara Harus Hadir
-
Sebut Cuma Kebetulan Lagi Makan Soto, Kodam Diponegoro Bantah Kirim Intel Pantau Anies
-
Airlangga Girang, Modal Asing Mulai 'Mudik' ke Saham RI
-
'Mama Jangan Menangis' Surat Terakhir Siswa SD di NTT Sebelum Akhiri Hidup karena Tak Bisa Beli Buku
-
Isi Proposal OJK dan BEI ke MSCI: Janji Ungkap Penerima Manfaat Akhir Saham RI
Terkini
-
Epstein Files Singgung Bill Gates dan 'Proyek Pandemi' Sebelum Wabah COVID-19
-
Akademisi Beri Peringatan Keras: Indonesia Belum Siap E-Voting, Ancaman Kejahatan Siber Mengintai!
-
Menlu Ikut Hadir di Pertemuan Prabowo dan Ormas Islam, Beri Penjelasan RI Gabung BoP
-
Di RDPU Komisi II DPR, Akademisi UI Usul Bawaslu Dibubarkan dan Cabut Wewenang Sengketa MK
-
Pakar Hukum Pidana Nilai Kotak Pandora Kasus-kasus Korupsi Bakal Terbuka Jika Riza Chalid Tertangkap
-
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku, DPR: Ini Alarm Keras, Negara Harus Hadir
-
Sebut Cuma Kebetulan Lagi Makan Soto, Kodam Diponegoro Bantah Kirim Intel Pantau Anies
-
KPK Siap Hadapi Praperadilan Ulang Paulus Tannos, Buronan e-KTP yang Nekat Ganti Identitas
-
Indonesia Jadi Penjual Rokok Terbanyak ASEAN, Dokter Paru Ingatkan Dampak Serius Bagi Kesehatan
-
Polda Metro Jaya Klarifikasi Pandji Pragiwaksono Terkait Kasus Mens Rea Jumat Ini