Suara.com - Demokrat dan pendukung hak LGBTQ menyatakan kemarahannya pada hari Selasa setelah seorang anggota parlemen Republik memperkenalkan sebuah langkah yang akan melarang orang transgender terbuka pertama yang terpilih di Kongres AS untuk menggunakan toilet wanita di gedung tersebut.
Teks tersebut ditujukan kepada Sarah McBride, yang memenangkan salah satu kursi Delaware di DPR awal bulan ini dan akan menduduki jabatannya di Kongres pada bulan Januari.
Pada hari Senin, Perwakilan Republik Nancy Mace, sekutu setia Presiden terpilih Donald Trump, memperkenalkan resolusi yang melarang wanita transgender menggunakan toilet wanita.
Anggota kongres Carolina Selatan yang berapi-api itu juga menjelaskan pemikirannya tentang X, dengan memposting bahwa "pria biologis tidak boleh berada di ruang pribadi wanita. Titik. Titik. Akhir cerita."
Hak transgender adalah isu yang hangat di Amerika Serikat, dengan partisipasi orang trans dalam olahraga kompetitif dan subjek akses ke perawatan yang menegaskan gender untuk anak di bawah umur memicu perdebatan yang panas.
Demokrat dan pendukung LGBTQ sebagian besar mengecam upaya Mace, mengkategorikannya sebagai serangan terhadap kaum trans.
Menyebut resolusi yang diusulkan itu "penuh kebencian," anggota DPR AS dari Demokrat Becca Balint mengatakan "tidak ada dasar untuk kekejaman itu. Kita punya kewajiban untuk melawan."
Mark Pocan, ketua Congressional Equality Caucus, mengatakan resolusi itu adalah upaya yang menyedihkan dan mencari perhatian untuk menarik perhatian Trump dan sorotan media.
"Kaum trans, termasuk karyawan trans, menanggung akibatnya," katanya.
Baca Juga: Profil Isa Zega, Selebgram yang Sedang Jadi Sorotan
Ketika ditanya Selasa tentang tindakan itu, Ketua DPR dari Partai Republik Mike Johnson mengelak, mengatakan kepada wartawan: "Ini adalah masalah yang belum pernah dibahas Kongres sebelumnya, dan kami akan melakukannya dengan sengaja dengan konsensus anggota."
McBride sendiri menulis di X bahwa manuver itu adalah "upaya terang-terangan dari para ekstremis sayap kanan untuk mengalihkan perhatian dari fakta bahwa mereka tidak punya solusi nyata untuk apa yang dihadapi warga Amerika."
Meskipun McBride telah mengakui statusnya yang inovatif sebagai pembuat undang-undang transgender pertama yang terbuka, dia mengatakan bahwa prioritas legislatifnya akan tetap "pengasuhan anak yang terjangkau, cuti keluarga dan medis berbayar, perumahan, perawatan kesehatan, kebebasan reproduksi."
Berita Terkait
-
Para Pemimpin Dunia Menghindari Nama Trump di KTT G20, Ada Apa?
-
Blak-blakan Pakar Sebut Putin Siapkan Strategi Hadapi Trump, Termasuk Rencana Membunuh Zelensky?
-
Isa Zega Umroh Bercadar, DPR Desak Polisi Tangkap Karena Dianggap Membuat Kegaduhan
-
5 Gaya Isa Zega Tampil Syar'i hingga Bercadar saat Umrah, Kini Dituduh Nistakan Agama dan Dikecam Anggota DPR
-
Profil Isa Zega, Selebgram yang Sedang Jadi Sorotan
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
Pilihan
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
-
90 Menit yang Menentukan! Trump Tak Jadi Pakai Senjata Nuklir ke Iran karena Ditekan?
-
Donald Trump Umumkan Gencatan Senjata Perang Iran Selama Dua Pekan
Terkini
-
Wamen PPPA Soroti Lingkaran Setan Kemiskinan Akibat 'Banyak Anak Banyak Rezeki'
-
Indonesia Sambut Baik Gencatan Senjata Iran dan AS
-
Isu Perombakan Kabinet, Sekjen Partai Golkar Berharap Tidak Ada Kadernya yang Terkena Reshuffle
-
Prabowo Targetkan 3 Tahun Lagi Indonesia Bebas Sampah: Kita Punya Teknologi Buatan Sendiri
-
Lakukan Evaluasi Imbas 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Pemerintah Bakal Tarik Pasukan Perdamaian?
-
Mahasiswa Desak MK Kabulkan Uji Materi UU TNI Terkait Tragedi Andrie Yunus
-
Polemik Kasus Chromebook dan Ancaman Trial by The Press di Era Digital
-
Buronan Interpol dan Bos Mafia Asal Inggris Akhirnya Dideportasi Imigrasi Ngurah Rai
-
Istana Belum Terima Hasil Investigasi PBB Penyebab 3 TNI Gugur di Lebanon
-
Bupati Bekasi Ade Kuswara Klaim Tak Tahu Soal Pembakaran Rumah Saksi dalam Kasus Suap Ijon Proyek