Umat Kristiani mengikuti Misa Natal di Gereja Katedral, Jakarta, Jumat (24/12/2021). [Suara.com/Angga Budhiyanto]
- Rabo-Rabo: Tradisi yang dilakukan di Kampung Tugu, Jakarta Utara, oleh warga keturunan Portugal. Tradisi ini dilakukan dengan mengunjungi gereja dan rumah-rumah kerabat sambil menyanyikan lagu keroncong. Di puncak perayaan, dilakukan tradisi mandi-mandi dengan menggambar wajah satu sama lain dengan bedak putih.
- Marbinda dan Marhobas: Tradisi yang dilakukan oleh masyarakat Batak Toba di Sumatera Utara. Marbinda adalah tradisi menyembelih hewan, sedangkan Marhobas adalah tradisi memasak hasil sembelih. Hewan yang disembelih biasanya adalah sapi, kerbau, atau babi.
- Barapen: Tradisi yang dilakukan di Papua sebagai bentuk rasa syukur, kebersamaan, dan berbagi. Tradisi ini dilakukan dengan membakar batu untuk memasak daging sebagai hidangan makan bersama.
- Wayang Wahyu: Tradisi yang dilakukan di Jawa. Tradisi ini dilakukan untuk mengingatkan umat dalam menjalin keharmonisan antar sesama.
- Ngejot dan Penjor: Tradisi yang dilakukan di Bali.
- Kunci Taon: Tradisi yang dilakukan di Sulawesi Utara.
- Meriam Bambu: Tradisi yang dilakukan di NTT.
- Bakar Batu: Tradisi yang dilakukan di Papua.
Selain tradisi-tradisi tersebut, masyarakat Indonesia juga merayakan Natal dengan cara:
- Menghiasi gereja dengan lampu-lampu Natal dan ornament
- Memberikan dan menerima salam Natal
- Berpartisipasi dalam kebaktian malam Natal
- Beribadah bersama
- Bertukar kado dengan anggota keluarga dan kerabat
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Iran Tolak Proposal Trump, Ajukan 5 Syarat Termasuk Ganti Rugi Perang dan Kontrol Selat Hormuz
-
Pulau Terancam Diduduki, Iran Beri Peringatan Keras kepada Negara-Negara Tetangga
-
Krisis PPPK di NTT: 9.000 Pegawai Terancam Putus Kontrak Masal
-
Di Balik Cloud Storage, Ada Biaya Lingkungan yang Harus Kita Bayar
-
Jerman 'Impor' Tenaga Kerja India: Solusi di Tengah Tsunami Pensiun
-
Tak Masalah Dilaporkan ke Dewas KPK, Deputi Penindakan dan Eksekusi: Bentuk Kepedulian Masyarakat
-
Israel Perluas Serangan ke Lebanon, Begini Sejarahnya!
-
Mutasi Kabais Tak Transparan, Imparsial Cium Upaya Putus Rantai Komando di Kasus Andrie Yunus
-
Efek Perang Iran: Kim Jong Un Makin Yakin Nuklir Adalah Kunci Selamat
-
Darurat Panic Buying, Pemerintah Jepang Jamin Pasokan Tisu Aman