Suara.com - Jill Biden, istri Joe Biden, dilaporkan mungkin telah memainkan peran penting dalam meyakinkan Presiden AS yang akan lengser itu untuk mengampuni putranya, Hunter.
"Jelas ada tekanan di dalam keluarga," kata Jeff Zeleny, kepala koresponden urusan nasional CNN. Selama siaran Senin, Zeleny mengatakan bahwa Jill Biden telah "sangat mendukung presiden melakukan sesuatu seperti ini" dalam beberapa minggu terakhir.
Pria berusia 82 tahun itu dilaporkan memiliki dua pikiran, dengan Zeleny menyiratkan bahwa dorongan Jill yang terus-menerus mungkin telah mengubah keadaan.
"Kami diberi tahu dalam beberapa minggu terakhir bahwa Dr. Jill Biden - ibu negara Jill Biden - sangat mendukung presiden melakukan sesuatu seperti ini," kata Zeleny.
Jill Biden secara terbuka menyetujui langkah tersebut, mengatakan kepada wartawan di Gedung Putih, "Tentu saja, saya mendukung pengampunan putra saya."
Hunter Biden adalah putra Presiden dari istri pertamanya, Neilia, yang meninggal dalam kecelakaan mobil pada tahun 1972.
Meskipun Jill Biden dikenal sebagai salah satu ibu negara paling berpengaruh dalam sejarah terkini, hubungannya dengan Hunter Biden penuh gejolak.
Pesan teks dari laptop Hunter yang terkenal - disita oleh polisi menjelang kampanye presiden Joe Biden - mengungkap kejadian-kejadian di mana ia menyebut ibu tirinya dengan istilah-istilah yang merendahkan, memanggilnya "perempuan yang merasa berhak" dan "orang tolol yang pendendam," menurut NY Post.
Hunter Biden mengaku bersalah atas sembilan tuduhan gagal membayar pajak sebesar $1,4 juta dan dihukum pada bulan Juni atas tiga tuduhan kepemilikan senjata api federal karena memiliki senjata api saat kecanduan narkoba ilegal.
Baca Juga: Joe Biden Resmi Ampuni Anaknya Secara Hukum, Sebut Tuntutan Bermotif Politik!
Ia akan menghadapi sidang vonis atas tuduhan tersebut akhir bulan ini tetapi sekarang akan terhindar dari proses pengadilan setelah pengampunan presiden.
Membela keputusannya, Presiden Biden mengatakan pada hari Minggu, "Saya merasa Hunter dituntut secara selektif dan tidak adil."
Berita Terkait
-
Ternyata Ini Alasan Joe Biden Beri Grasi untuk Putranya Sendiri
-
Hunter Biden Diampuni, Trump Tuntut Keadilan untuk Terdakwa Kerusuhan 6 Januari
-
"Maniak Genosida": Putra Penulis Palestina Kecam Biden yang Terlihat Membawa Buku Ayahnya
-
Presiden Joe Biden Tuding Lawan Politiknya 'Bermain' di Balik Tuntutan Pidana Anaknya
-
Joe Biden Resmi Ampuni Anaknya Secara Hukum, Sebut Tuntutan Bermotif Politik!
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Pupuk Indonesia Pugar Pabrik Tua, Mentan Amran Bilang Begini
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
Terkini
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender
-
Pantura Genuk Minim Genangan di Musim Hujan, Infrastruktur Pengendali Banjir Dioptimalkan
-
Satgas PKH Sedang Verifikasi Temuan PPATK Soal Hasil Penambangan Emas Ilegal Senilai Rp992 Triliun
-
Pandji Pragiwaksono Dicecar 48 Pertanyaan Usai Diperiksa Bareskrim: Saya Ikuti Prosesnya Saja
-
Lebih Ganas dari COVID-19, Menakar Kesiapan Indonesia Hadapi Virus Nipah yang Mematikan
-
Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer Sambangi Istana, Bahas Rencana Pembelian Pesawat?
-
Jakarta Makin Gampang Tenggelam, Sudah Waktunya Benahi Tata Ruang?