News / Internasional
Kamis, 12 Desember 2024 | 10:47 WIB
Asap mengepul di atas gedung-gedung setelah serangan Israel di pinggiran selatan Beirut, Lebanon, Jumat (4/10/2024). [ETIENNE TORBEY / AFP]

Suara.com - Militer AS melaporkan bahwa Pasukan Israel secara resmi memulai penarikan diri dari wilayah Lebanon yang diduduki hari ini, dan posisi mereka digantikan oleh tentara Lebanon, pada hari Rabu (11/12/2024).

“Ini adalah langkah awal yang penting dalam pelaksanaan penghentian permusuhan secara permanen dan menjadi dasar bagi kemajuan yang berkelanjutan,” ujar jenderal tertinggi militer AS untuk kawasan Timur Tengah.

Jenderal Erik Kurilla, kepala Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM), mengunjungi Beirut untuk bertemu dengan Panglima Angkatan Bersenjata Lebanon (LAF).

Pertemuan tersebut juga dihadiri oleh Mayor Jenderal AS Jasper Jeffers, yang menjabat sebagai ketua bersama mekanisme pelaksanaan dan pemantauan gencatan senjata antara Israel dan Hezbollah.

Kurilla juga mengunjungi markas pemantauan di Lebanon selatan untuk menyaksikan proses penarikan pasukan Israel pertama dan penggantian oleh LAF di Al Khiam.

Selain itu, Kurilla dan Panglima LAF Jenderal Joseph Aoun membahas situasi keamanan di Suriah, dampaknya terhadap stabilitas kawasan, serta cara memperkuat hubungan militer antara LAF dan CENTCOM.

Load More