Suara.com - Militer AS melaporkan bahwa Pasukan Israel secara resmi memulai penarikan diri dari wilayah Lebanon yang diduduki hari ini, dan posisi mereka digantikan oleh tentara Lebanon, pada hari Rabu (11/12/2024).
“Ini adalah langkah awal yang penting dalam pelaksanaan penghentian permusuhan secara permanen dan menjadi dasar bagi kemajuan yang berkelanjutan,” ujar jenderal tertinggi militer AS untuk kawasan Timur Tengah.
Jenderal Erik Kurilla, kepala Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM), mengunjungi Beirut untuk bertemu dengan Panglima Angkatan Bersenjata Lebanon (LAF).
Pertemuan tersebut juga dihadiri oleh Mayor Jenderal AS Jasper Jeffers, yang menjabat sebagai ketua bersama mekanisme pelaksanaan dan pemantauan gencatan senjata antara Israel dan Hezbollah.
Kurilla juga mengunjungi markas pemantauan di Lebanon selatan untuk menyaksikan proses penarikan pasukan Israel pertama dan penggantian oleh LAF di Al Khiam.
Selain itu, Kurilla dan Panglima LAF Jenderal Joseph Aoun membahas situasi keamanan di Suriah, dampaknya terhadap stabilitas kawasan, serta cara memperkuat hubungan militer antara LAF dan CENTCOM.
Berita Terkait
-
Sebut Efek Boikot Produk Pro Israel Nyata, MUI: Alhamdulillah...
-
MUI: Boikot Produk Israel Tidak Mengarah ke PHK Massal, Justru Tumbuhkan Ekonomi
-
Penabrakan Mobil di Tel Aviv, Hamas Klaim Tanggung Jawab
-
Skandal Spionase Mengejutkan: Puluhan Yahudi Israel Diduga Mata-Mata Iran!
-
Gaza Luncurkan 4 Roket ke Israel, Serangan Balasan Genosida?
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Mahfud MD Soroti Kemunduran Demokrasi, Sebut Politik Uang Gerus Penegakan Hukum
-
Panas Lagi! AS Luncurkan Serangan Balasan ke Iran Usai Insiden di Selat Hormuz
-
Jokowi Mulai Safari Politik, PAN Merasa Tak Terancam: Kami Tunggu PSI Lolos ke Senayan
-
Batas Penghasilan MBR Rp8 Juta Tak Cukup, Pemerintah Harus Tekan Biaya Hidup
-
Ucapan 'Adikku Sayang' Berujung Penganiayaan Caddy Golf, Pelaku Dibekuk di Lampung
-
Open House Sekolah Rakyat Surabaya, Orang Tua Terharu Lihat Perkembangan Siswa
-
1 Tahun Sekolah Rakyat, Wamensos: Alhamdulillah Cukup Berhasil
-
Bukan Sekadar Kunjungan Biasa, Jokowi Ungkap Alasan Hadiri Rakorda PSI di Lampung
-
Penandaan APBD 2027: Langkah Strategis Kemendagri Perkuat Ketahanan Pangan Nasional
-
Mendagri: Parade Tenun Belu Jaga Warisan Budaya dan Gerakkan Ekonomi Daerah