Suara.com - Madonna, yang dijuluki sebagai Ratu Pop, kembali memicu perdebatan setelah membagikan gambar hasil kecerdasan buatan (AI) yang menampilkan dirinya dalam pose intim dengan Paus Fransiskus. Langkah ini menuai kritik tajam, terutama dari para penggemar dan umat Katolik yang menganggapnya sebagai tindakan tidak hormat terhadap pemimpin Gereja Katolik, yang kini berusia 87 tahun itu.
Pada Jumat malam, Madonna membagikan gambar tersebut melalui Instagram Stories. Dalam salah satu gambar, ia terlihat mengenakan korset hitam renda yang provokatif, sementara Paus Fransiskus tampak memegang pinggangnya dengan erat. Ia menyematkan keterangan singkat, “Feels good to be seen…”
Gambar lainnya menunjukkan Madonna dengan busana renda hitam berbeda, kali ini tampak bersandar pada Paus yang seolah-olah mendekatkan wajahnya ke arah Madonna sambil memeganginya. Keterangan yang ia tulis: “Going into the weekend like…”
Namun, unggahan tersebut segera memicu reaksi keras. Banyak netizen menyuarakan keberatan mereka di media sosial.
“INI SANGAT ANTI-AGAMA. Sangat memalukan, #Madonna. Hormati Paus kami, tolong.” tulis netizen di x.
Komentar lain menyebut tindakan tersebut sebagai tindakan yang sangat tidak sopan dan mempertanyakan etika di balik penggunaan AI untuk menciptakan gambar semacam itu.
"Penggunaan AI untuk menggambarkan Madonna bersama Paus menimbulkan pertanyaan tentang etika dan rasa hormat dalam seni digital," tulis salah satu netizen.
Sementara itu, komentar lain menyebut langkah Madonna aneh dan mengatakan bahwa ia telah kehilangan arah.
Bagi sebagian orang, langkah Madonna ini dianggap sebagai upaya mencari perhatian.
Baca Juga: Bayu Skak Buka Suara Soal Poster AI: Simak Lagi Perjalanan Karier Inspiratifnya Yuk!
“Jelas sekali, dia membutuhkan perhatian lagi…,” tulis netizen lain.
Ada juga yang berspekulasi bahwa Madonna akan terus menggunakan AI untuk menghasilkan lebih banyak gambar kontroversial demi tetap relevan di dunia hiburan.
Kontroversi bukanlah hal baru bagi Madonna. Pada 1990, tur Blonde Ambition-nya mendapat kecaman dari Paus Yohanes Paulus II, yang menyerukan boikot terhadap pertunjukannya karena penggunaan simbol-simbol Katolik dalam konteks seksual.
Terlepas dari kontroversinya, Madonna sebelumnya telah menunjukkan sisi personalnya melalui unggahan yang lebih sentimental. Awal tahun ini, ia membagikan foto-foto bersama keluarganya setelah menghadapi serangkaian kehilangan, termasuk kematian saudara laki-lakinya, Christopher Ciccone, dan ibu tirinya, Joan Ciccone. Dalam unggahan tersebut, Madonna menuliskan refleksi mendalam tentang arti keluarga dan ketahanan dalam menghadapi kesedihan.
Berita Terkait
-
Bayu Skak Buka Suara Soal Poster AI: Simak Lagi Perjalanan Karier Inspiratifnya Yuk!
-
Detektif Jubun Beri Peringatan Bahaya Modus Penipuan Teknologi AI
-
Riset: 62% Orang Indonesia Takut Kehilangan Pekerjaan karena AI
-
Emiten Farmasi PYFA Bakal Gunakan AI dan Robot Dalam Produksi Obat
-
Gemini 2.0 Flash: Google Bard Berbahasa Indonesia Resmi Hadir!
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Dinilai Punya Kepribadian Baik, Uya Kuya Bakal Pimpin PAN Jakarta
-
Jawab Prabowo Soal Tidak Bisa Bikin Mobil Sendiri, UGM: Kuncinya di Keberpihakan Pemerintah
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Mahfud MD Soroti Kemunduran Demokrasi, Sebut Politik Uang Gerus Penegakan Hukum
-
Panas Lagi! AS Luncurkan Serangan Balasan ke Iran Usai Insiden di Selat Hormuz
-
Jokowi Mulai Safari Politik, PAN Merasa Tak Terancam: Kami Tunggu PSI Lolos ke Senayan
-
Batas Penghasilan MBR Rp8 Juta Tak Cukup, Pemerintah Harus Tekan Biaya Hidup
-
Ucapan 'Adikku Sayang' Berujung Penganiayaan Caddy Golf, Pelaku Dibekuk di Lampung
-
Open House Sekolah Rakyat Surabaya, Orang Tua Terharu Lihat Perkembangan Siswa
-
Tak Relevan, Aksi Reformasi Jilid II Dinilai Bukan Aspirasi Mahasiswa