Suara.com - Pemilihan warna baju tahanan oranye ternyata memiliki sejarah panjang dan alasan khusus. Sebelum dikenal dengan warna oranye, seragam tahanan di berbagai belahan dunia menggunakan motif garis hitam putih yang sarat makna simbolis.
Mengutip dari berbagai sumber, pada abad ke-19, baju tahanan hitam putih pertama kali digunakan di Auburn Prison, New York. Motif ini melambangkan jeruji besi penjara dan dirancang untuk membuat tahanan merasa malu atas pelanggaran yang dilakukan.
Seiring waktu, seragam ini dianggap terlalu mencolok dan mulai diganti pada awal abad ke-20 dengan pakaian yang lebih sederhana, seperti kain abu-abu atau denim.
Alasan utama pemilihan baju tahanan oranye muncul pada tahun 1970-an. Warna ini dipilih karena mencolok dan memudahkan pengawasan narapidana, terutama saat mereka berada di tempat umum seperti pengadilan atau dalam perjalanan antar-penjara.
Menurut laporan dari Grunge, warna cerah ini mengurangi peluang pelarian karena narapidana mudah dikenali bahkan dari kejauhan.
Di Amerika Serikat, seragam baju tahanan oranye semakin populer pasca-peristiwa 11 September 2001, di mana para tahanan Teluk Guantanamo juga menggunakan warna ini. Namun, pada awal tahun 2000-an, seragam oranye sempat menuai kritik.
Banyak pihak menilai warna ini tidak efektif karena sering disalahartikan sebagai pekerja bangunan, sehingga ada risiko narapidana melarikan diri. Beberapa penjara akhirnya kembali menggunakan seragam bergaris atau warna cerah lainnya seperti merah muda untuk tujuan serupa.
Baju Tahanan di Indonesia
Di Indonesia, penggunaan baju tahanan oranye diatur dalam Peraturan Menteri Hukum dan HAM Nomor 8 Tahun 2024. Warna ini digunakan untuk pakaian sehari-hari tahanan di penjara, pengadilan, atau konferensi pers.
Tujuannya tetap sama, yaitu meminimalkan risiko pelarian dengan membuat tahanan mudah dikenali. Selain oranye, beberapa warna lain juga digunakan sesuai dengan jenis pelanggaran, seperti biru untuk tindakan kriminal, merah untuk pidana umum, dan pink untuk pidana khusus.
Penggunaan warna cerah pada baju tahanan oranye tidak hanya mempermudah identifikasi tetapi juga menjadi bagian dari sistem keamanan yang lebih modern dan efisien.
Berita Terkait
-
Foto Richard Lee di Sel Bocor, Tim Kreatif Protes Keras dan Lapor Propam
-
Positif Gunakan Ganja hingga Kokain, Fachry Albar Terancam Hukuman 12 Tahun Penjara
-
4 Gestur Santai Nikita Mirzani, Tak Ingin Terlihat Jelek Pakai Baju Tahanan
-
Beda dari yang Lain, Cara Nikita Mirzani Pakai Baju Oranye saat Ditahan Jadi Sorotan
-
Hanya Bisa Tertunduk Lesu Saat Pakai Baju Tahanan, Ini Tampang Pegawai KPK Gadungan Yang Punya Mobil Mewah
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
Herman Khaeron Apresiasi KWP Berbagi, Dorong Peningkatan Kegiatan Sosial di DPR RI
-
Kejagung Buka Peluang Tambah Tersangka Korupsi MBG, Nama-Nama Baru Masih Didalami
-
Sempat Dikeluhkan karena Galian Berbahaya, Proyek PAM Jaya di Condet Kini Mulai Alirkan Air Bersih
-
Menanti Nyanyian Sony Sonjaya, Siapa Saja Petinggi di Balik Skandal Korupsi MBG?
-
Tabrak Lari Tewaskan Tokoh Pramuka Tangerang, Polisi Kantongi Identitas Kendaraan
-
Kejagung Sasar Kantor dan Rumah Tersangka Korupsi MBG, Dokumen hingga Barang Bukti Elektronik Disita
-
Bansos Sarung dan Mukena Dikorupsi, Eks Legislator NTB Cuma Dituntut 2 Tahun Bui
-
Moratorium MBG Bikin Investor Menjerit, Jupnas Gizi: Ini Rapor Merah
-
Dijuluki 'Banjir Abadi', Genangan di Joglo Kembangan Akhirnya Ditangani Pemkot Jakbar
-
Babak Baru Korupsi MBG, Asep Yusuf Somantri Punya Tugas 'Spesial' Atur SPPG