Suara.com - Program makan bergizi gratis (MBG) merupakan salah satu program andalan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Program ini direncanakan mulai berjalan pada awal tahun 2025.
Di tahun 2025, program makan bergizi gratis menyasar 19,47 juta orang khususnya untuk anak-anak dan ibu hamil dengan total anggaran Rp71 triliun.
Alokasi anggaran program makan bergizi gratis ini dihitung senilai Rp 10 ribu per porsi. Menurut Presiden Prabowo, nilai tersebut sudah mencukupi untuk menyediakan makan gratis layak di daerah.
Dalam pelaksanaannya nanti, Badan Gizi Nasional mengajak pihak swasta menjadi mitra. Pihak swasta ini akan bertanggungjawab menyiapkan bahan kebutuhan program makan bergizi gratis.
"Kami akan buka di web sebentar lagi. Ya siapapun yang mau jadi mitra bisa daftar di situ," kata Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana.
Syarat Menjadi Mitra MBG
Untuk bisa menjadi mitra program makan bergizi gratis (MBG), ada sejumlah persyaratan yang harus disiapkan.
Beberapa dokumen yang harus disiapkan untuk mendaftar mitra MBG adalah KTP, NPWP, dan nomor induk berusaha atau NIB bagi pelaku usaha.
Pihak swasta yang bisa menjadi mitra bisa berbentuk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan koperasi.
Baca Juga: Catat! Begini Cara UMKM Jadi Mitra Makan Bergizi Gratis
Cara Mendaftar Mitra MBG
Bagi pihak swasta yang ingin menjadi mitra program makan bergizi gratis, bisa mendaftar melalui online dan tidak dipungut biaya sepeser pun. Berikut cara mendaftar menjadi mitra MGB:
- Kunjungi laman resmi: Buka situs mitra.bgn.go.id.
- Masuk atau Buat Akun Baru:
- Masukkan email dan kata sandi jika sudah memiliki akun.
- Jika belum memiliki akun, klik “Buat Akun Baru”.
- Isi Data Diri:
- Masukkan nama mitra, email, nomor telepon, tipe instansi, kata sandi, dan konfirmasi kata sandi.
- Pilih “Buat Akun”:
- Setelah data lengkap, klik tombol “Buat Akun”.
Berita Terkait
-
Catat! Begini Cara UMKM Jadi Mitra Makan Bergizi Gratis
-
Manfaat Daun Kelor, Apakah Gizinya Setara Pengganti Susu?
-
Pendaftaran Tamtama TNI AL Gelombang I 2025 Dibuka, Cek Persyaratan dan Linknya di Sini
-
7 Sekolah Kedinasan yang Mudah Masuk di Indonesia, Peluang Besar Diterima!
-
Wacana Susu Diganti Daun Kelor di Program Makan Bergizi Gratis, Cak Imin: Masih Simulasi
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Identitas 4 Pekerja Migran Indonesia yang Meninggal Tenggelam di Malaysia 10 Masih Hilang
-
Mentang-mentang Serumpun! Sindiran Pedas Malaysia Usai Puluhan WNI Jadi Korban Kapal Tenggelam
-
Eileen Wang Agen Rahasia China yang Menyelinap dan Sukses Jadi Walikota di AS, Kini Nasibnya Tragis
-
Pakar Ungkap Trik Licik Sindikat Judol Hayam Wuruk Lolos dari Blokir Pemerintah
-
Buntut Ucapan 'Cuma Perasaan Adik-adik Saja', MC LCC Empat Pilar Kalbar Akhirnya Minta Maaf
-
Eks Direktur BAIS Bongkar Rahasia Dapur Intelijen: Cuma Kasih 'Bisikan', Sisanya Hak Presiden
-
Menteri Perang AS Ngamuk ke Senat Saat Minta Rp24 Ribu T untuk Kalahkan Iran
-
50 Santriwati di Pati Diduga Jadi Korban Seksual, LPSK Siapkan Perlindungan
-
Hati-hati! Eks Intelijen BAIS Sebut RI Bisa Jadi 'Padang Kurusetra' Rebutan AS-China
-
Fantastis! Korupsi Chromebook Rugikan Negara Rp5,2 T, Jauh Melampaui Dakwaan Jaksa