Suara.com - Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Didik Haryadi membuat gebrakan di awal tahun 2025. Ia memulai awal tahun dengan melakukan aksi jalan kaki dari Jakarta menuju Boyolali, Jawa Tengah.
Hal itu dilakukannya untuk menunaikan nazar yang dibuatnya dan juga sebagai bentuk komitmen terhadap masyarakat di daerah pemilihan (Dapil) Jawa Tengah V yang telah memilihnya.
Ia menyampaikan bahwa sejak terpilih sebagai wakil rakyat, memang pernah bernazar apabila terpilih sebagai Anggota DPR akan berjalan kaki dari Senayan, Jakarta, menuju Boyolali.
"Ini adalah janji pribadi saya kepada Allah SWT. Setiap orang pernah berjanji di hadapan Tuhan, dan saya ingin menepati janji itu selama saya masih diberi kesempatan hidup," kata Didik Haryadi kepada awak media sebelum memulai perjalanannya, di Komplek Parlemen, Senayan, Rabu (1/1/2025).
Lebih lanjut, ia menegaskan, aksinya tersebut bukan hanya tentang pemenuhan janji pribadi, tetapi juga sebagai simbol komitmennya untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat di Dapil Jawa Tengah V.
"Saya ingin menunjukkan kepada masyarakat bahwa saya siap berkorban dan bekerja keras untuk memperjuangkan aspirasi mereka, meski prosesnya tidak mudah dan penuh tantangan," katanya.
Didik juga menambahkan, perjalanan dengan berjalan kaki ini juga menjadi bagian dari dedikasinya sebagai Kader PDI Perjuangan.
"Sebagai kader partai, saya harus menunjukkan komitmen yang tinggi dan mencintai proses dengan ikhlas. Ini juga merupakan kado pribadi bagi partai saya, PDI Perjuangan, dalam menyambut ulang tahun partai," jelasnya.
Perjalanan dari Senayan ke Boyolali diperkirakan akan memakan waktu lebih dari seminggu, dengan rute yang melintasi berbagai kota dan kabupaten di sepanjang Jawa Tengah.
Baca Juga: Pimpinan DPR Ini Nilai Kebijakan PPN 12 persen untuk Kluster Barang Mewah Penuhi Rasa Keadilan
"Perkiraan ada 11 pos, kemungkinan maksimal ada di 11 hari (perjalanan), kalau semua lancar tergantung karena situasi cuaca juga."
Ia juga mengemukakan melakukan persiapan dalam menuntaskan nazar tersebut.
"Dan kita sudah punya target 50 kilometer tapi baru sampai 30 kilometer kemudian hujan ini kan di luar perkiraan kita. Dan saya juga sudah menyiapkan tim medis," ucap legislator yang akrab disapa Didik Melon ini.
Meskipun perjalanan ini menuntut fisik yang kuat dan kesabaran, Didik mengatakan, niat dan tekad untuk menunaikan nazar serta menjalankan amanah rakyat menjadi sumber motivasi utama dalam langkah-langkahnya.
Lebih lanjut, ia mengaku aksinya juga menjadi bagian dari perayaan hari ulang tahun PDIP, yang sekaligus menunjukkan bahwa dedikasi seorang kader tidak hanya dalam bentuk kata-kata, tetapi juga dalam tindakan nyata.
"InsyaAllah nanti kita akan berakhir (finish) di kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Boyolali. Dan sekali lagi perjalanan ini juga saya berikan sebagai kado terindah di ulang tahun PDI Perjuangan," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
KPK Dalami Penghasilan Maruf Cahyono di Kasus Dugaan Gratifikasi Pengadaan MPR
-
Gaya Jokowi Berbaju PSI, Mulai Blusukan Tiga Hari di Lampung
-
OTW Lampung Pakai Outfit 'Gajah', PSI Tegaskan Jokowi Tak Lagi di Partai Lama
-
Jakarta Luncurkan Website HUT ke-500, Warga Bisa Daftar Jadi Mitra Perayaan
-
Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa
-
Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak
-
Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus
-
Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan
-
Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan