Suara.com - Publik bertanya-tanya tentang keluarga Mochtar Riza Pahlevi Tabrani usai dirinya terlibat kasus korupsi yang berkaitan dengan pengelolaan komoditas timah di wilayah izin usaha pertambangan (IUP) PT Timah pada periode 2015-2022. Kasus ini mencakup praktik ilegal yang mengakibatkan kerugian negara sebesar Rp300 triliun.
Praktik korupsi ini terungkap setelah penyelidikan yang melibatkan rekayasa data produksi dan pembayaran yang tidak sah dalam periode kepemimpinan Riza di PT Timah Tbk.
Pada 30 Desember 2024, Riza dijatuhi vonis 8 tahun penjara dan denda yang lebih ringan dari tuntutan jaksa, yang menginginkan hukuman lebih berat. Kasus ini menjadi sorotan publik, mengingat peran Riza yang sebelumnya dihormati dalam dunia industri, namun akhirnya terjerat dalam praktik yang merugikan negara dan masyarakat.
Lantas, siapa sebenarnya sosok Mochtar Riza Pahlevi Tabrani? Berikut informasi selengkapnya.
Profil Mochtar Riza Pahlevi Tabrani
Mochtar Riza Pahlevi Tabrani lahir di Jakarta pada 25 Juli 1968. Sosoknya dikenal luas di dunia bisnis dan industri pertambangan Indonesia. Lulusan jurusan Geologi dari Universitas Trisakti ini juga meraih gelar Master of Business Administration (MBA) dari Cleveland State University di Amerika Serikat.
Karier profesionalnya di dunia perusahaan dan manajemen dimulai di beberapa posisi strategis, termasuk sebagai Direktur Keuangan di Perusahaan Gas Negara (PGN), serta Komisaris di PT Gas Energi Indonesia. Keahlian dan pengalamannya di bidang manajemen keuangan serta strategi bisnis membuatnya menjadi sosok yang dihormati di industri ini.
Pada tahun 2016, Mochtar Riza Pahlevi Tabrani terpilih sebagai Direktur Utama PT Timah Tbk melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang diadakan pada 7 April 2016 di Hotel Aryaduta, Jakarta. Kepemimpinannya di PT Timah Tbk berlanjut dengan terpilihnya kembali pada RUPS berikutnya pada 6 April 2021 di Ritz Carlton Jakarta.
Namun, masa kepemimpinan Riza di PT Timah Tbk berakhir lebih cepat dari yang diharapkan setelah RUPS Luar Biasa pada 23 Desember 2021 mengangkat Achmad Ardianto sebagai penggantinya. Sebelum mendalami dunia pertambangan di PT Timah, Riza telah membangun rekam jejak panjang dalam dunia energi dan keuangan.
Baca Juga: Pendidikan Indro Warkop: Ikut Sentil Vonis Hukuman 6,5 Tahun Harvey Moeis
Keluarga Mochtar Riza Pahlevi Tabrani
Mengenai kehidupan keluarganya, tidak banyak yang diketahui karena Riza lebih memilih untuk menjaga privasi keluarganya. Namun, banyak pihak yang menyebutnya sebagai sosok yang setia pada keluarga, mengedepankan nilai-nilai keluarga dalam kehidupan sehari-hari.
Meskipun kariernya di dunia perusahaan terhenti lebih cepat karena kasus hukum, Riza tetap memiliki jejak yang penting dalam dunia bisnis Indonesia.
Pendidikan dan pengalaman Riza di luar negeri menjadi landasan kuat bagi kariernya yang gemilang, meskipun kini ia menghadapi tantangan besar akibat kasus hukum yang menimpanya.
Dalam kepemimpinannya, ia dikenal fokus pada peningkatan produksi timah dan kesejahteraan masyarakat. Namun, di balik tujuannya yang mulia tersebut, terdapat praktik-praktik yang diduga melibatkan manipulasi dalam tata niaga komoditas timah, yang menjadi inti dari kasus korupsi yang menjeratnya.
Praktik korupsi tersebut melibatkan penambangan timah ilegal yang difasilitasi melalui kerja sama dengan lima smelter swasta, serta rekayasa data produksi dan pembayaran yang tidak sah.
Berita Terkait
-
Beda Nasib Angelina Sondakh dan Harvey Moeis: Korupsi Miliaran vs Triliunan, Tapi Hukuman Tak Setimpal
-
Helena Lim Tersenyum Lebar: Korupsi 300T Cuma Dihukum 5 Tahun Penjara, Mobil Mewah Dikembalikan
-
Suami Cuma Dihukum 6 Tahun Penjara, Video Lawas Sandra Dewi Asyik Minum Kena Nyinyir Netizen: Mukanya Terbuat dari Apa?
Terpopuler
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi Mobil Kecil untuk Wanita, Harga Mulai Rp80 Jutaan
- Detik-detik Menteri Trenggono Pingsan di Podium Upacara Duka, Langsung Dilarikan ke Ambulans
Pilihan
-
Keponakan Prabowo Jadi Deputi BI, INDEF: Pasar Keuangan Pasang Mode Waspada Tinggi
-
Purbaya Hadapi Tantangan Kegagalan Mencari Utang Baru
-
5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Danantara Mau Caplok Tambang Emas Martabe Milik Astra?
-
H-135 Kick Off Piala Dunia 2026, Dua Negara Ini Harus Tempuh Perjalanan 15.000 KM
Terkini
-
Mendes PDT: 29 Desa di Sumatra Hilang Akibat Banjir, Beberapa Berubah Jadi Sungai
-
Wamenkes Ungkap Kondisi Menyedihkan di Indonesia Akibat Kanker Serviks: 50 Persen Pasien Meninggal
-
Penghitungan Kerugian Negara Kasus Haji Tahap Final, KPK Bakal Tahan Gus Yaqut dan Gus Alex
-
Geger di Blitar, Menantu Perempuan Tega Tusuk Leher Mertua, Jasad Ditemukan Anak Kandung
-
BMKG Peringatkan Potensi Hujan Lebat di Jawa hingga Nusa Tenggara dalam Sepekan ke Depan
-
'Polda Harus Proses 2 Tuyul', Roy Suryo Tertawa Ngakak Dilaporkan Eggi Sudjana ke Polisi
-
Harga Daging Sapi di Jakarta Tembus Rp150 Ribu, Pemprov DKI Pasang Badan Lewat Pasar Murah
-
Ketua Komisi V DPR: Longsor Cisarua Mengejutkan, Seperti Petir di Siang Bolong
-
Polisi Ciduk Dua Pengguna Ganja Sintetis Bentuk Cair, Belasan Cartridge Liquid Vape Disita Petugas
-
Opsi Keluar Dari Board of Peace dan 5 Saran Dino Patti Djalal ke Pemerintah