Kemudian, SPPG Palmerah menyiapkan MBG untuk 11 sekolah untuk 2.987 siswa dan SPPG Pulogebang sebanyak 13 sekolah kepada 3.059 siswa.
“Kami berkoordinasi intensif dengan semua SPPG yang merupakan kepanjangan tangan dari Badan Gizi Nasional untuk memastikan pelaksanaan MBG di Jakarta berjalan lancar,” ungkap Sarjoko.
Ia menambahkan bahwa dalam waktu dekat akan ada SPPG lain yang siap beroperasi.
"Di Januari ini rencananya akan ada 13 SPPG yang juga akan menyediakan MBG,” lanjut Sarjoko. Program ini bertujuan untuk mendukung tumbuh kembang optimal, meningkatkan konsentrasi belajar, serta mendukung kesehatan siswa di berbagai jenjang pendidikan.
Berikut daftar lengkap SPPG di Jakarta yang beroperasi di Januari 2025:
1. SPPG Halim (mulai 6 Januari)
2. SPPG Ciracas (mulai 6 Januari)
3. SPPG Palmerah (mulai 6 Januari)
4. SPPG Pulogebang (mulai 6 Januari)
5. SPPG 1Warakas (mulai 20 Januari)
6. SPPG Kemang 1 (mulai 9 Januari)
7. SPPG Buaran (mulai 13 Januari)
8. SPPG Jakut (mulai 13 Januari)
9. SPPG Yayasan Assalam Cilacap, Ciracas (mulai 13Januari )
10. SPPG Yayasan Hasanah Rohman Rohim, Cipayung (mulai 13 Januari)
11. SPPG Koja, Yayasan Wadah Titian Harapan (mulai 30 Januari)
12. SPPG Yayasan Mora Perkasa, Pulo Gadung (mulai 9 Januari)
13. SPPG Yayasan Hasanah Rohman Rohim, Pulo Gadung (mulai 13 Januari)
14. SPPG Yayasan Tunas Cendekia Sejahtera, Tebet (mulai 20 Januari)
15. SPPG Yayasan Masjid Miftahussalam RIFTAH Kebon Jeruk (mulai 13 Januari)
16. SPPG Sagolicious, Gading Kirana, Kelapa Gading (mulai 13 Januari)
17. SPPG Kepulauan Seribu Utara (mulai 30 Januari).
Berita Terkait
-
Apa Itu Food Waste? Dikaitkan dengan Program Makan Bergizi Gratis, Ini Dampaknya
-
Usul Gandeng UMKM di Sekitar Sekolah, Legislator PDIP Kritik Menu Program MBG: Mestinya Sesuai Selera Anak
-
Program Makan Bergizi Gratis untuk Siswa Disebut Cuma Food Waste, Apa Dampak Negatifnya?
-
Pendaftaran Mitra Makan Bergizi Gratis, Apakah Bayar? Ini Penjelasannya
-
Serba-serbi Siswa Dapat Makan Bergizi Gratis: Ada yang Bilang Aneh sampai Eneg
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
-
Anak-anak Kena ISPA hingga Pneumonia, Warga Terdampak RDF Rorotan Siapkan Gugatan Class Action
-
Kriminolog Soroti Penangkapan 8 Teroris Poso: Sel Radikal Masih Aktif Beregenerasi
-
Endus Bau Amis Korupsi RDF Rorotan, Massa Geruduk Gedung DPRD DKI: Pansus Jangan Mati Suri!