Suara.com - Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Mataram, resmi menahan tersangka kasus pelecehan seksual terhadap 15 korban, I Wayan Agus Suartama (IWAS) alias Agus Buntung. Tersangka yang berstatus penyandang tunadaksa tanpa dua lengan itu ditahan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Lombok Barat, Kamis (9/1/2025).
"Terhitung mulai hari ini hingga 20 hari ke depan, tersangka menjalani penahanan pertama di Lapas Kelas II A Lombok Barat," ujar Kepala Kejari Mataram, Ivan Jaka, dikutip dari Antara.
Keputusan menahan tersangka di Lapas Kelas II A Lombok Barat didasarkan pada ancaman hukuman berat yang mencapai 12 tahun penjara serta jumlah korban yang lebih dari 15 orang. Sebelumnya, tersangka sempat menjalani tahanan rumah selama proses penyidikan.
"Selain ancaman hukuman pidana, jumlah korban menjadi salah satu alasan kuat untuk mengalihkan status tahanan dari rumah ke rutan," kata Ivan.
Permohonan tersangka untuk tetap menjalani tahanan rumah ditolak jaksa, meskipun IWAS merupakan penyandang tunadaksa. Jaksa memastikan bahwa hak-hak tersangka sebagai penyandang disabilitas tetap terjamin selama menjalani masa penahanan di Lapas.
Ivan menegaskan, pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak Lapas untuk memastikan fasilitas khusus dan pendampingan bagi tersangka selama menjalani penahanan.
"Kami menjamin bahwa tersangka mendapatkan pendampingan yang sesuai dengan kebutuhannya sebagai penyandang tunadaksa," ujar Ivan.
Agus didakwa berdasarkan Pasal 6 huruf A dan/atau huruf C juncto Pasal 15 ayat (1) huruf E Undang-Undang RI Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual, dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara.
Di sisi lain, Agus Buntung begitu histeris saat akan dibawa ke penjara. Dari sejumlah pemberitaan, Agus disebut berteriak hingga mengancam akan bunuh diri jika dipaksa di tahan di Lapas.
Perwakilan kuasa hukum tersangka, Kurniadi mengatakan, teriakan tersebut merupakan dampak psikologis yang dialami IWAS. "IWAS ini membayangkan sejak lahir sampai sekarang bergantung dengan ibunya, sehingga ini sangat memengaruhi kondisi mentalnya," kata Kurniadi.
Berita Terkait
-
TOK! MA Perberat Hukuman Agus Buntung Jadi 12 Tahun Penjara, Ini Pertimbangannya
-
Tetap Tak Terima Meski Divonis Ringan Kasus Pelecehan Seksual, Agus Buntung Ngotot Banding
-
Korban Tembus 17 Orang, Agus Buntung Predator Seks di NTB Divonis Ringan 10 Tahun Bui
-
Sidang Pledoi Menjelang Vonis, Agus Difabel Nangis Sampai Muntah
-
Ditahan atas Kasus Pelecehan Seksual, 4 Fakta Agus Buntung Menikah Diwakili Keris
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai
-
Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat
-
Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura
-
Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026
-
Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki
-
Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia
-
Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan
-
Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi
-
Rano Karno Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah dan Hidupkan Nilai Kebudayaan Bangsa
-
Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno