Suara.com - Sebuah kejadian mengejutkan terjadi di sebuah rumah sakit di Amerika Serikat. Seorang wanita berusia 22 tahun harus dilarikan ke rumah sakit setelah mainan dewasa yang ia kenakan terseret ke dalam tubuhnya akibat tarikan magnet kuat dari mesin MRI (Magnetic Resonance Imaging).
Wanita tersebut mengeluhkan rasa sakit hebat, mual, dan hampir pingsan setelah menjalani pemindaian MRI. Mainan dewasa yang ia gunakan, yang awalnya ia kira terbuat sepenuhnya dari silikon, ternyata memiliki inti logam di dalamnya.
Akibat tarikan magnet dari mesin MRI, mainan tersebut terseret dari bagian rektum ke dalam tubuh, menyebabkan rasa sakit luar biasa.
Menurut laporan yang diterbitkan oleh Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS, wanita itu tidak memberi tahu petugas medis bahwa ia menggunakan mainan dewasa tersebut sebelum menjalani prosedur MRI. Setelah pemindaian selesai, ia mulai menjerit kesakitan ketika meja MRI ditarik keluar.
"Pasien merasa mual, kesakitan, dan hampir pingsan," demikian isi laporan tersebut.
Setelah kejadian itu, tim medis langsung memanggil ambulans dan membawa wanita tersebut ke rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut. Ia sempat diperiksa oleh radiolog sebelum dipindahkan ke fasilitas medis lainnya.
Sayangnya, hingga kini pihak rumah sakit belum berhasil menghubungi wanita tersebut untuk tindak lanjut kondisi kesehatannya.
MRI adalah teknologi pencitraan yang menggunakan magnet berkekuatan tinggi untuk menghasilkan gambar detail organ dalam tubuh. Karena magnet pada mesin MRI sangat kuat, pasien biasanya diwajibkan melepas semua benda logam yang menempel pada tubuh sebelum menjalani pemindaian.
Namun, dalam kasus ini, pasien tidak menyadari bahwa mainan dewasa yang ia gunakan mengandung logam, sehingga menimbulkan insiden berbahaya tersebut.
Gambar yang memperlihatkan mainan dewasa terseret ke dalam tubuh pasien sempat beredar di media sosial. Seorang pengguna X/Twitter bernama DreadPirateZero membagikan gambar tersebut pada Mei tahun lalu, disertai peringatan, "Jangan pernah mengenakan butt plug saat menjalani MRI. Ya Tuhan."
Baca Juga: Ulasan Film The 355, Aksi Agen Perempuan Gagal Hadirkan Spionase Emosional
Postingan tersebut menuai banyak perhatian dan menyoroti pentingnya kewaspadaan terhadap benda-benda logam selama pemindaian MRI.
Insiden ini bukan satu-satunya kejadian serius yang melibatkan magnet kuat mesin MRI. Pada Januari 2023, seorang pria yang mengantar ibunya untuk menjalani pemindaian MRI mengalami cedera serius ketika pistol yang ia bawa tertarik oleh magnet mesin dan secara tak sengaja meletus, menyebabkan peluru bersarang di perutnya.
Insiden ini menunjukkan betapa pentingnya edukasi dan kesadaran pasien serta tenaga medis mengenai potensi bahaya benda logam dalam ruang MRI. Sebelum menjalani pemindaian, pasien wajib memberikan informasi lengkap tentang benda asing yang ada di tubuh mereka, termasuk implan, alat medis, hingga aksesori pribadi.
Berita Terkait
-
Ulasan Film The 355, Aksi Agen Perempuan Gagal Hadirkan Spionase Emosional
-
Viral! Wanita Iran Rebut Sorban Ulama dan Jadikan Jilbab, Aksinya Jadi Sorotan di Bandara
-
4 Ciri-ciri Hamil Bayi Laki-laki atau Perempuan yang Kerap Dipercaya, Intip Perbedaannya
-
Buku Mamomics 2 (Curhat Emak-emak dalam Komik): 9 Bulan Menanti Keajaiban
-
CEO Hingga Software Developer: Daftar Profesi Gaji Tinggi yang Cocok untuk Wanita \
Terpopuler
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- Denada Akhirnya Akui Ressa Anak Kandung, Bongkar Gaya Hidup Hedon di Banyuwangi
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
Pilihan
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
Terkini
-
Babak Baru Kasus Korupsi Minyak Pertamina, Polri Terbitkan Red Notice Riza Chalid
-
Resmi! Bahar Bin Smith Jadi Tersangka Kasus Penganiayaan Anggota Banser di Tangerang
-
Waspada Virus Nipah Mengintai! Kemenkes Ingatkan Jangan Konsumsi Nira Aren Segar dari Pohon
-
Epstein Files Sebut Donald Trump 'Dikooptasi' Israel, Singgung Dalang Proyek Gaza
-
Tak Berizin, KKP Musnahkan 796 Kg Kulit Hiu dan Pari Milik Perusahaan Asing di Banyuwangi
-
Registrasi Akun SNPMB Sekolah 2026 Diperpanjang, Cek Syarat-syaratnya!
-
Geger Penemuan Mayat Pria Tanpa Identitas di Tumpukan Sampah Kali Mookervart
-
Operasional RDF Rorotan Dilakukan Bertahap, Warga Diminta Tak Khawatir Bau
-
Profil Jeffrey Epstein: Kekayaan, Kasus Predator Seksual dan Hubungannya dengan Trump
-
Kemenag Klaim Kesejahteraan Guru Agama Prioritas Utama, Tunjangan Profesi Naik Jadi Rp2 Juta