Suara.com - Sebuah unggahan di Facebook menyebutkan bahwa mantan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong (STY), kini menjabat sebagai Direktur Teknik Timnas Indonesia.
Klaim ini didasarkan pada tangkapan layar laman Wikipedia yang menunjukkan bahwa STY beralih peran sebagai Direktur Teknik, sementara Patrick Kluivert disebut sebagai pelatih kepala Timnas Indonesia.
Spekulasi Setelah Pemecatan Shin Tae-yong
Sebelumnya, pada 6 Januari 2025, PSSI resmi mengumumkan pemecatan Shin Tae-yong dari posisi pelatih Timnas Indonesia setelah evaluasi terhadap kinerja tim nasional di bawah kepemimpinannya.
Namun, beberapa hari setelah keputusan tersebut, beredar spekulasi bahwa STY tidak sepenuhnya meninggalkan struktur kepelatihan Timnas Indonesia.
Ia disebut-sebut akan dipromosikan menjadi Direktur Teknik, posisi strategis yang berperan dalam pengembangan sepak bola nasional.
Fakta di Balik Klaim Wikipedia
Meski unggahan di Facebook menyebutkan adanya perubahan pada laman Wikipedia Timnas Indonesia yang mencantumkan STY sebagai Direktur Teknik, hingga saat ini belum ada pernyataan resmi dari PSSI yang mengonfirmasi hal tersebut.
Mengutip penelusuran Antara, di laman Wikipedia Timnas Indonesia, tidak ditemukan nama Shin Tae-yong sebagai Direktur Teknik dalam daftar staf kepelatihan.
Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Arya Sinulingga, juga tidak memberikan tanggapan mengenai rumor yang beredar, termasuk soal kandidat direktur teknik Timnas Indonesia.
Arya menjelaskan bahwa posisi Direktur Teknik memiliki tugas yang lebih luas dari sekadar membawahi pemain Timnas Indonesia, yakni membangun filosofi sepak bola nasional dan melakukan penelusuran bakat di seluruh Indonesia.
Baca Juga: Jens Raven Mengaku Siap jika Dipanggil Patrick Kluivert, Tapi ...
Kesimpulan
Berdasarkan informasi yang tersedia, klaim bahwa Shin Tae-yong telah diangkat menjadi Direktur Teknik Timnas Indonesia belum dapat dipastikan kebenarannya.
Hingga saat ini, PSSI belum menetapkan siapa yang akan mengisi jabatan tersebut. Oleh karena itu, masyarakat diharapkan menunggu pernyataan resmi dari PSSI untuk mendapatkan informasi yang valid dan terpercaya.
Berita Terkait
-
Jens Raven Mengaku Siap jika Dipanggil Patrick Kluivert, Tapi ...
-
Berapa Harga Skuad Timnas Indonesia Jika Jairo Riedewald dan Mitchel Bakker Bergabung?
-
Patrick Kluivert Pusing! 7 Pemain Timnas Indonesia Potensi Absen Lawan Bahrain
-
Jeje Beberkan Rencana Shin Tae-yong Sebelum Dipecat PSSI: Akan Berangkat ke Eropa
-
Siap-siap Oratmangoen dan Rafael Struick! Rekam Jejak Kluivert Poles Striker Cukup Ngeri
Terpopuler
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi Mobil Kecil untuk Wanita, Harga Mulai Rp80 Jutaan
- Detik-detik Menteri Trenggono Pingsan di Podium Upacara Duka, Langsung Dilarikan ke Ambulans
Pilihan
-
Pertamina Mau Batasi Pembelian LPG 3 Kg, Satu Keluarga 10 Tabung/Bulan
-
Keponakan Prabowo Jadi Deputi BI, INDEF: Pasar Keuangan Pasang Mode Waspada Tinggi
-
Purbaya Hadapi Tantangan Kegagalan Mencari Utang Baru
-
5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Danantara Mau Caplok Tambang Emas Martabe Milik Astra?
Terkini
-
MAKI Ingatkan Jaksa Jangan Terjebak Manuver Nadiem Makarim
-
Kemenkes Siapkan Strategi Swab Mandiri untuk Perluas Deteksi Dini Kanker Serviks
-
KPK Bakal Periksa Eks Menaker Hanif Dhakiri Terkait Kasus Korupsi RPTKA
-
Polda Metro Jaya Sita 27 Kg Sabu dan Happy Five Senilai Rp41,7 Miliar di Tangerang
-
Propam Usut Dugaan Salah Prosedur Polisi yang Amankan Pedagang Es Gabus di Johar Baru
-
Bukan Cuma 28, Satgas PKH Ungkap Potensi Gelombang Baru Pencabutan Izin Perusahaan Pelanggar Hutan
-
KAI Daop 1 Rilis Jadwal Mudik Lebaran 2026, Siapkan 37 Ribu Kursi Per Hari
-
Pascabanjir Cengkareng, Sudin LH Jakbar Angkut 187 Ton Sampah dalam 8 Jam
-
Mensos Paparkan Data Bencana Januari 2026: 34 Titik Melanda Indonesia, Jawa Jadi Wilayah Terbanyak
-
12 Aparat Hukum Diduga Perkosa Seorang Ibu di Papua, Saksi Mata Ungkap Kronologi Pilu