Suara.com - Perdana Menteri Greenland Mute Egede menegaskan bahwa pihaknya menolak dengan tegas untuk menjadi bagian negara Amerika Serikat (AS).
Namun Mute Egede memberikan tawaran lain yakni kerja sama erat dengan Washington di kepemimpinan Presiden Donald Trump mendatang.
"Kami tidak ingin menjadi orang Amerika. Kami tidak ingin menjadi bagian AS. Tetapi, kami siap bekerja sama erat dengan AS," kata Egede kepada Fox News.
Egede melanjutkan bahwa Greenland akan tetap menjadi bagian NATO, mitra kuat AS.
Selain itu, Greenland memiliki banyak hal yang dapat ditawarkan untuk AS, itulah sebabnya mengapa pulau itu siap menerima investasi AS bagi sumber daya mineral setempat, lanjutnya.
Sebelumnya masih pada hari yang sama, Menteri Sumber Daya Mineral Greenland Naaja Nathanielsen mengemukakan bahwa pulau itu berharap menandatangani perjanjian baru dengan AS mengenai kerja sama pertambangan "secepatnya."
Presiden terpilih AS Donald Trump, yang akan memangku jabatan pada 20 Januari, menyebutnya memiliki Greenland sebagai "keharusan mutlak" bagi AS.
Sebagai tanggapan, Egede mengatakan sebagai bahwa pulau itu tidak untuk dijual.
Greenland adalah koloni Denmark hingga 1953 dan tetap menjadi bagian dari kerajaan, tetapi pada 2009 menerima otonomi dengan kemampuan untuk memerintah diri sendiri dan membuat pilihan independen dalam kebijakan dalam negeri. [Antara].
Baca Juga: Indonesia Siap Kirim Bantuan untuk Pulihkan Gaza yang Hancur
Berita Terkait
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
Pilihan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Sesaat Lagi! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
Terkini
-
Daftar Orang Penting Iran Dibunuh Amerika dan Israel dalam Sebulan Perang
-
Sampah Menggunung di TPS Rawadas, Warga Keluhkan Bau Menyengat dan Akses Terganggu
-
Direktur Maktour Diduga Beri Gus Alex dan Pejabat Kemenag Ribuan Dolar AS Demi Kuota Haji Khusus
-
Libur Paskah 2026, BNI Siapkan Layanan Terbatas dan Digital 24 Jam
-
Ketegangan Memuncak! Prancis Desak Rapat Darurat DK PBB Usai 3 Pasukan UNIFIL Gugur di Lebanon
-
Tiga Prajurit Indonesia Gugur di Lebanon, PBB Soroti Bahaya Serangan ke Pasukan Perdamaian
-
Kata-kata UNIFIL soal 2 Personel TNI Tewas karena Ledakan di Lebanon
-
Detik-detik 2 Personel TNI Tewas di UNIFIL Lebanon
-
Harga BBM Indonesia Mau Naik, Australia Justru Potong Pajak Bahan Bakar Minyak
-
Spesifikasi Kapal RFA Lyme Bay Milik Inggris yang Akan Menjadi Benteng Drone di Selat Hormuz