Suara.com - Beredar video di kanal YouTube “OPINI RAKYAT” dengan narasi bahwa Menteri Pertahanan Prabowo Subianto murka karena Presiden Joko Widodo (Jokowi) disebut menggadaikan laut kepada oligarki atau pihak asing.
Video yang diunggah pada Sabtu (11/1/2025) itu telah ditonton lebih dari 26 kali per Kamis (16/1/2025).
Pemeriksaan Fakta
Mengutip Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) yang menelusuri kebenaran klaim tersebut dengan memasukkan kata kunci “Prabowo murka Jokowi gadaikan laut pada oligarki” ke mesin pencarian Google, tidak ditemukan informasi atau pemberitaan kredibel yang membenarkan klaim tersebut.
Selain itu, sampul foto (thumbnail) dalam video yang menampilkan Jokowi bersama Aguan, pemilik Agung Sedayu Group, ternyata berasal dari momen Presiden Jokowi didampingi Kepala Otorita IKN bersama Konsorsium Nusantara saat meninjau perkembangan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur pada Kamis (21/9/2023).
Gambar asli tersebut sebelumnya dimuat dalam pemberitaan Kompas.com dengan judul “Baru Sebulan, Progres Hotel Nusantara di IKN Disebut Capai 35 Persen”.
Video berdurasi 12 menit 19 detik itu ternyata hanya menampilkan cuplikan dari berbagai peristiwa berbeda yang tidak saling berkaitan.
Narasi dalam video tersebut bahkan membacakan ulang berita Suara.com berjudul “KKP Murka Ada Pagar Laut 30 Km di Dekat PSN PIK2: Rezim Untuk Menguasai Perairan Muncul” yang tayang pada Kamis (9/1/2025).
Kesimpulan
Berdasarkan pemeriksaan fakta, video yang beredar dengan narasi “Prabowo murka Jokowi gadaikan laut pada oligarki” merupakan konten menyesatkan (misleading content). Tidak ditemukan sumber informasi yang kredibel yang mendukung klaim tersebut.
Masyarakat diimbau untuk selalu memeriksa kebenaran informasi sebelum mempercayai dan menyebarkannya.
Baca Juga: CEK FAKTA: Prabowo Minta TV Putar Ganyang Fufufafa Setiap Jam 6 Pagi
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: Prabowo Minta TV Putar Ganyang Fufufafa Setiap Jam 6 Pagi
-
Bolehkah Zakat untuk Makan Bergizi? Ini Tanggapan Tegas Prabowo!
-
Mega-Prabowo Merapat, Gibran Terancam? Refly Harun: Mudah Sekali Menyingkirkannya
-
Penyambutan Jokowi Saat Kunjungan ke Bank Sampah di Banjarnegara Tuai Pro Kontra
-
Polemik Makan Bergizi Gratis: Antara Investasi SDM dan Ancaman Matinya Warung Sekolah
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- 4 Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
- 4 Sepatu Lari Lokal Harga Rp100 Ribuan dengan Ulasan Terbaik, Pas Buat Jogging
- Mengenal Sosok Alexandra Askandar, Bankir Perempuan Berpengaruh di Jajaran Top Level BUMN
Pilihan
-
Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
Terkini
-
KPK Ungkap Alasan Tak Menerbitkan Surat Panggilan untuk Silmy Karim
-
Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Padat Karya, Syaratnya Cukup KTP Jakarta
-
Gus Ipul Kunjungi Al Falah Ploso, Minta Doa Kiai Huda untuk Munas-Konbes 2026
-
Sepertiga Kelurahan di Jakarta Belum Punya Pos Pemadam Kebakaran
-
Prasasti: Stabilitas Rupiah dan Inflasi Jadi Ujian Pemerintah
-
Ekstradisi Paulus Tannos ke Indonesia Tunggu Sidang Lanjutan di Singapura pada Agustus 2026
-
ICW soal Kasus Silmy Karim: Pemerasan Masih Marak, Pemerintah Gagal Benahi Sistem Perizinan.
-
4 Cara Mengelola Pengeluaran Bulanan agar Saldo Dompet Digital Lebih Hemat dengan ShopeePay
-
Sengketa Tanah Kedoya Memanas, Tergugat Persoalkan Status Kuasa Hukum Penggugat
-
Jakarta Siapkan Sistem Peringatan Dini Kualitas Udara, Warga Bisa Cek Polusi 3 Hari ke Depan