Suara.com - Bareskrim Polri meringkus 11 tersangka dalam kasus tindak pidana judi online dari 3 kasus dengan total omzet Rp61 miliar.
Direktur Tindak Pidana Siber (Dirtipidsiber) Bareskrim Polri, Brigjen Himawan Bayu Aji mengatakan bahwa ketiga situs tersebut yakni H5GF777, RGO Casino, dan Agen 138. Ketiganya juga beroperasi secara nasional dan internasional.
Dalam pengungkapan kasus Situs H5GF777, polisi menetapkan dua tersangka, yakni MIA dan AL. Keduanya merupakan pengelola situs tersebut.
Tersangka AL, kata Himawan, tercatat juga terlibat dalam kasus lain. Ia diduga menggunakan perusahaan PT GMM Giat Pelangkah Maju untuk memfasilitasi pembayaran judi daring.
Dalam perkara tersebut aparat menyita aset Rp47 miliar dari beberapa penyedia jasa pembayaran, termasuk rekening-rekening terkait.
Situs kedua yang diungkap yakni RGO Casino. Terdapat lima orang yang diciduk petugas dalam perkara tersebut, seorang yang diciduk berinisial HJ alias Zeus.
Zeus berperan sebagai manajer operasional, sekaligus pengendali 17 website judi lainnya. Ia juga sering mondar-mandir Jakarta-Kamboja untuk melatih orang-orang yang ikut menjalankan bisnis haram ini.
"Tersangka HJ bolak-balik antara Jakarta dan Kamboja untuk melatih dan merekrut pelaku lain yang akan dipekerjakan sebagai admin situs judi online," jelas Himawan.
Dalam kasus ini, kata Himawan, pihaknya menyita uang Rp1,6 miliar, kendaraan mewah, dan peralatan operasional.
Baca Juga: 6 Kepala Desa di Sumut Diduga Kuras Dana Desa untuk Judi Online, PPATK: Daerah Lain Juga Ada
Situs lainhya yang dapat diungkap yakni situs Agen 138. Ada 4 tersangka yang ditangkap yakni JO, JG, AHL, dan KW. Beserta seorang berinisal KK yang masih buron.
Dalam praktiknya, KK merupakan orang yang menjadi dalang atau otak jaringan ini. Namun salah satu tersangka, KK diduga sebagai otak dari jaringan ini.
"Kami akan terus mendalami aliran dana jaringan ini untuk mengungkap siapa saja yang terlibat, termasuk kaitannya dengan aset-aset seperti Hotel Arus yang disita sebelumnya,” ucap Himawan.
Himawan mengaku bahwa hasil pengungkapan tersebut hasil kolaborasi lintas lembaga dalam Desk Pemberantasan Judi Online yang dibentuk atas instruksi Presiden Prabowo Subianto.
"Upaya ini adalah bentuk komitmen nyata pemerintah dalam memerangi judi online yang merugikan masyarakat. Kita terus bersinergi dengan berbagai pihak untuk menindak tegas pelaku dan memutus rantai kejahatan ini," ujar Himawan.
Sementara itu, Ketua Tim Pengendalian Konten Internet Ilegal Perjudian dari Komdigi, Menharik Nur menyatakan terus melakukan pemblokiran terhadap situs-situs judi yang sering ditemui.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 5 HP Murah 5G di Bawah Rp2 Juta, Koneksi Kencang untuk Multitasking
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
6 Fakta Tragis Siswa SMP di Siak Tewas Saat Ujian IPA, Senapan Rakitan Mendadak Meledak
-
Studi: Panas Kendaraan Naikkan Suhu Kota Hingga 0,35 Derajat Celsius
-
6 Kali Sumbang Kas Negara, Satgas PKH Selamatkan Aset Rp 371 Triliun Sejak Awal Dibentuk
-
Reaksi Israel Usai Disebut Kutukan Kemanusiaan Oleh Menhan Pakistan
-
Gara-Gara Barang Tertinggal, Penumpang Tahan Pintu Whoosh hingga Kereta Telat Berangkat
-
Agar Produk Lokal Dilirik Dunia, Indonesia Mulai Perketat Standar Sertifikat Energi Hijau
-
ASN Jakarta Tetap Layani Publik Meski Ada WFH, Pramono Anung: Kepentingan Masyarakat yang Utama
-
Menaker Usulkan Tambahan 150 Ribu Kuota untuk Magang Nasional 2026
-
Ogah Kecolongan Seperti Riza Chalid! Ini Strategi Kejagung Gembok Samin Tan Sebelum Sasar Pejabat
-
Kejagung Masih Buru Riza Chalid, Jampidsus: Jangan Dibuka Keberadaannya, Nanti Kabur Lagi