Suara.com - DPR RI menyepakati untuk membentuk dua Tim Pengawas atau Timwas tentang Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (PMI) dan pelaksaan penanganan bencana alam.
Hal itu diumumkan dalam Rapat Paripurna ke-11 yang dipimpin langsung Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (23/1/2025).
"Dalam rapat paripurna ini kami umumkan satu tim pengawas DPR RI tentang perlindungan pekerja migran Indonesia, dua tim pengawas DPR RI tentang pelaksanaan penanganan bencana," kata Dasco.
Ia menjelaskan, urgensi dibentuknya Timwas DPR RI perlindungan PMI antara lain adalah tingginya minat warga negara Indonesia untuk bekerja sebagai PMI.
"Dan masih banyak kasus-kasus yang dihadapi oleh pekerja migran, serta untuk mengawasi tindak lanjut rekomendasi tim pengawas DPR RI terhadap pelindungan pekerja migran Indonesia periode 2019-2024," ujar dia.
Kemudian, urgensi dibentuk Timwas DPR RI terhadap pelaksanaan penanganan bencana antara lain karena tingginya frekuensi dan beragamnya jenis bencana alam yang menyebabkan kerusakan baik korban maupun kerusakan ekonomi.
"Sehingga akan memperudah tugas DPR RI dalam pengawasan upaya terhadap tanggap darurat dan lain sebagainya," katanya.
Atas dasar itu pihaknya membentuk Timwas tersebut. Adanya Timwas tersebut akan dipimpin oleh Wakil Ketua DPR RI bidang Kesejahteraan Rakyat yakni Cucun Ahmad Syamsurijal.
"Ada pun kedua tim pengawas DPR RI tersebut dipimpin oleh Wakil Ketua DPR RI bidang Kesejahteraan Rakyat," pungkasnya.
Berita Terkait
-
RUU Minerba Disepakati DPR Jadi Usulan Inisiatif, Pandangan Fraksi-fraksi Hanya Diberikan Secara Tertulis
-
Jaga Kepuasan Publik, Dasco Minta Pemerintah Tak Kendor Realisasikan Janji Kampanye 100 Hari
-
Surya Paloh Puji Kinerja 100 Hari Prabowo: Momentum yang Harus Dipertahankan
-
Soal Polemik Pagar Laut, Dasco Kasih Pesan Ini Buat Menteri KKP Trenggono
-
Didemo Pegawai Sendiri, DPR Bakal Usut Kasus Mendikti Saintek Satryo Diduga Suka Tampar Anak Buah
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
Terkini
-
Semarang Jadi Pelopor Meritokrasi di Jateng, 12 Pejabat Dilantik Lewat Sistem Talenta
-
Nyanyian Saksi di Sidang: Sebut Eks Menaker Ida Fauziyah Terima Rp50 Juta, KPK Mulai Pasang Mata
-
Diduga Demi Kejar 'Cuan' Bisnis, Anak Usaha Kemenkeu Nekat Suap Ketua PN Depok Terkait Lahan Tapos
-
Kapolres Tangsel Laporkan Gratifikasi iPhone 17 Pro Max ke KPK, Kini Disita Jadi Milik Negara
-
Polda Metro Jaya Bongkar Peredaran Obat Keras, 21 Ribu Butir Disita dari Dua Lokasi
-
Usai Kena OTT KPK, Ketua dan Waka PN Depok Akan Diperiksa KY soal Dugaan Pelanggaran Kode Etik Hakim
-
KPK Sampai Kejar-kejaran, Terungkap Nego Suap Sengketa Lahan di PN Depok dari Rp1 M Jadi Rp850 Juta
-
Penampakan Isi Tas Ransel Hitam Berisi Rp850 Juta, Bukti Suap Sengketa Lahan di PN Depok
-
Bukan Rugikan Negara Rp2,9 T, Pertamina Justru Untung Rp17 T dari Sewa Terminal BBM Milik PT OTM
-
Sidang Hadirkan Saksi Mahkota, Pengacara Kerry: Tidak Ada Pengaturan Penyewaan Kapal oleh Pertamina