Suara.com - Hujan lebat mengguyur sejumlah wilayah di Jakarta, khususnya Jakarta Pusat, Jakarta Barat, dan Jakarta Utara pada Selasa (28/1/2025). Akibatnya, sejumlah ruas jalan Ibu Kota terendam banjir.
Bahkan, Jalan Medan Merdeka Barat sekitar Monumen Nasional (Monas) terendam air. Momen banjir di kawasan ring satu ini terlihat dalam video yang diunggah akun instagram jktnewss.
Dalam video yang diduga diambil dari dalam bus itu terlihat air menggenang di depan salah satu gerbang masuk Monas. Para pengendara roda dua memakai jas hujan dan menghentikan kendaraannya.
Beberapa pembatas jalan berwarna oranye pun terlihat terjatuh karena terdorong arus air.
"Logo DKI Jakarta (Monas) tergenang air. Genangan air Monas berjarak tidak jauh dari Istana Negara," demikian keterangan video itu.
Berdasarkan informasi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI pukul 21.00 WIB, ada sembilan ruas jalan yang tergenang air karena hujan deras. Namun, Jalan Medan Merdeka Barat tidak ikut disebutkan.
Kepala Pusat Data dan Informasi BPBD DKI, Muhamad Yohan menyebut hujan deras mengakibatkan kenaikan volume air di sejumlah pintu air.
"BPBD mencatat saat ini terdapat sembilan ruas jalan tergenang," kata Yohan.
Adapun data wilayah terdampak sebagai berikut:
Baca Juga: 13 Ruas Jalan dan 7 RT di Jakarta Terendam Banjir Buntut Hujan Deras, Ketinggian Capai 10-50 cm
Jalan Tergenang terdapat 9 Ruas Jalan yang terdiri dari:
- Jl. Pluit Dalam, Kel. Penjaringan, Jakarta Utara
Ketinggian: 25 cm - Jl. Mangga, Kel. Tugu Utara, Jakarta Utara
Ketinggian: 30 cm - Jl. Keramat Raya, Kel. Tugu Utara, Jakarta Utara
Ketinggian: 15 cm - Jl. Boulevard Utara, Kel. Kelapa Gading Timur, Jakarta Utara
Ketinggian: 10 cm - Jl. Yos Sudarso Raya, Kel. Sungai Bambu, Jakarta Utara
Ketinggian: 20 cm - Jl. Gaya Motor 1, Kel. Sungai Bambu, Jakarta Utara
Ketinggian: 30 cm - Jl. Kamal Raya, Kel. Cengkareng Barat, Jakarta Barat
Ketinggian: 25 cm - Jl. Perumahan Green Garden, Kel. Kedoya Utara, Jakarta Barat
Ketinggian: 20 cm - KH Hasyim Ashari, Kel. Cideng, Jakarta Pusat
Ketinggian: 30 cm
Yohan mengatakan, pihaknya telah mengerahkan personel untuk memonitor kondisi genangan di setiap wilayah dan mengkoordinasikan unsur Dinas SDA, Dinas Bina Marga, Dinas Gulkarmat untuk melakukan penyedotan genangan dan memastikan tali-tali air berfungsi dengan baik bersama dengan para lurah dan camat setempat.
"Genangan ditargetkan untuk surut dalam waktu cepat," pungkasnya.
Berita Terkait
-
13 Ruas Jalan dan 7 RT di Jakarta Terendam Banjir Buntut Hujan Deras, Ketinggian Capai 10-50 cm
-
Dugaan Pemerasan Eks Kasat Reskrim Polres Jaksel Perburuk Citra Polri, IPW: DWP Belum Selesai, Muncul Kasus Kedua
-
Skandal Rp20 M! eks Kasatreskrim Jaksel Diduga Peras Tersangka Pembunuhan
-
Dugaan Penggelapan Dana KIP Siswa SMKN 52 Jakarta Viral di Media Sosial, Disdik DKI Turun Tangan
-
Laris Manis Bunga Sedap Malam Jelang Perayaan Imlek
Terpopuler
- Ganjil Genap Jakarta Resmi Ditiadakan Mulai Hari Ini, Simak Aturannya
- LIVE STREAMING: Sidang Isbat Penentuan 1 Ramadan 2026
- Menkeu Purbaya Pastikan THR ASN Rp55 Triliun Cair Awal Ramadan
- Pemerintah Puasa Tanggal Berapa? Cek Link Live Streaming Hasil Sidang Isbat 1 Ramadan 2026
- Ini 4 Tablet Paling Murah 2026, Memori Tembus 256 GB
Pilihan
-
KPK akan Dalami Dugaan Gratifikasi Jet Pribadi Menag dari Ketum Hanura OSO
-
7 Fakta Viral Warga Sumsel di Kamboja, Mengaku Dijual dan Minta Pulang ke Palembang
-
Hasil Investigasi: KPF Temukan Massa Suruhan di Aksi Penjarahan Rumah Sahroni Hingga Uya Kuya
-
Munculnya Grup WhatsApp KPR-Depok hingga Pasukan Revolusi Jolly Roger Sebelum Aksi Demo Agustus 2025
-
KPF: Eskalasi Demo Agustus Dipicu Kematian Affan Kurniawan yang Tak Segera Ditangani Polisi
Terkini
-
Putus Rantai Stunting, PAM JAYA Bekali Ibu di Jakarta Edukasi Gizi hingga Ketahanan Air
-
KPK akan Dalami Dugaan Gratifikasi Jet Pribadi Menag dari Ketum Hanura OSO
-
SBY Bawakan Lagu Hening di Perayaan Imlek Demokrat: Izinkan Seniman Ini Bicara
-
Hasil Investigasi: KPF Temukan Massa Suruhan di Aksi Penjarahan Rumah Sahroni Hingga Uya Kuya
-
KPK Minta Menag Nasaruddin Umar Klarifikasi Jet Pribadi OSO: Jangan Tunggu Dipanggil
-
Munculnya Grup WhatsApp KPR-Depok hingga Pasukan Revolusi Jolly Roger Sebelum Aksi Demo Agustus 2025
-
Latih Operator Dinsos Cara Reaktivasi BPJS PBI, Kemensos Pastikan Pengajuan Bisa Sehari Selesai
-
Respons Teror ke Ketua BEM UGM, Mensesneg: Kritik Sah Saja, Tapi Kedepankan Adab Ketimuran
-
Golkar Dukung Penuh Diplomasi 'Mengalir Tak Hanyut' Prabowo di AS
-
KPF: Eskalasi Demo Agustus Dipicu Kematian Affan Kurniawan yang Tak Segera Ditangani Polisi