Suara.com - Bareskrim Polri menggeledah rumah serta kantor Kepala Desa Kohod, Arsin, pada Senin (10/2/2025). Penggeledahan itu terkait dugaan pemalsuan sertifikat hak guna bangun (SHGB) dan sertifikat hak milik (SHM) yang terbit di lokasi pagar laut, pesisir pantai Tangerang, Banten.
“Penggeledahan kemarin benar sudah dilakukan oleh Bareskrim Polri, dalam hal ini Dittipidum Bareskrim Polri,” kata Karo Penmas Divhumas Polri, Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko, di Mabes Polri, Selasa (11/2/2025).
“Ada di kediaman Kepala Desa Kohod dan di Kantor Kepala Desa tersebut,” tambahnya.
Meski demikian, Truno tidak menyampaikan terkait barang bukti yang disita oleh penyidik saat penggeledahan tersebut.
Dia hanya mengatakan jika barang bukti yang dibawa dari kediaman dan kantor Arsin telah diserahkan kepada tim tekhnis, untuk dilakukan pengujian secara scientific crime.
“Apa-apa yang ditemukan tentu sudah disampaikan oleh Dirtipidum, tadi kami sudah sampaikan alat bukti ini akan dilakukan uji secara scientific crime investigation melibatkan tim tekhnis, pakar, ahli sehingga hasilnya bisa dipertanggungjawabkan dalam proses penyidikan ini lebih profesional,” terang dia.
Sejauh ini sudah ada 44 orang yang diperiksa sebagai saksi dalam kasus ini. Puluhan orang tersebut termasuk Arsin yang merupakan pemangku wilayah.
“Ada masyarakat, ada perangkat desa, ada kepala desa, kemudian ada juga dari pemerintah daerah setempat, termasuk dari kementerian,” katanya.
Baca Juga: Bareskrim Ungkap Sosok AR di Balik Pemalsuan SHGB Pagar Laut Tangerang, Arsin Kades Kohod?
Berita Terkait
-
Bareskrim Ungkap Sosok AR di Balik Pemalsuan SHGB Pagar Laut Tangerang, Arsin Kades Kohod?
-
Nasib Kades Kohod Buntut Kasus Pagar Laut: Rumah Digeledah, Keluarga Diperiksa Bareskrim
-
Bareskrim Segera Gelar Perkara, Bagaimana Status Kades Kohod Arsin usai Diperiksa Kasus Pagar Laut?
-
Menteri KKP Berkelakar Soal LPG Saat Ditanya Pagar Laut, Netizen Bandingkan dengan Bu Susi
-
Kelangkaan Gas LPG 3 Kg Diduga Pengalihan Isu Pagar Laut, Said Didu Soroti Ucapan Menteri KKP
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
- 5 Moisturizer Mengandung SPF untuk Pagi Hari, Melembapkan dan Mencerahkan Kulit
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
3 Kali ke Prancis dalam 5 Bulan, Elite PDIP Pertanyakan Urgensi Kunjungan Presiden Prabowo
-
Sumber Teror Api Misterius di Seyegan Mulai Terkuak, Tim UPN Soroti Gas Metana dari Bekas Rawa
-
Bukan Mistis! Misteri Barang Terbakar Sendiri di Sleman Terungkap, Pakar UGM Bongkar Biang Keroknya
-
Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
-
Prof Uceng: Negara Bukan Takut Film Pesta Babi, Tapi Takut Narasi Alternatif
-
Sebut Film 'Pesta Babi' Aman Secara Hukum, Uceng UGM: Jangan-Jangan Ada Unsur Politik?
-
Ribuan Lansia Jalan Sehat Meriahkan Puncak HLUN 2026 di NTT
-
Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi
-
HLUN 2026 Momentum Wujudkan Lansia Tangguh Menuju Indonesia Emas
-
Pacu Iklim Kompetisi Daerah, Kemendagri Gelar Apresiasi Pemda 2026 Regional Sulawesi