Suara.com - Kejuaraan Taekwondo KASAL Cup digelar di Gedung Olahraga Purna Krida, Kabupaten Badung, Bali pada hari ini, Jumat (14/2/2025). Kejuaraan tingkat internasional itu digelar oleh TNI Angkatan Laut yang dibuka langsung oleh Panglima Komando Armada ll Laksda TNI Ariantyo Condrowibowo yang mewakili Kepala Staf TNI Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali.
Total ada sekira 2000 peserta atlet taekwondo internasional, nasional hingga atlet taekwondoTNI Polri pun akan mengikuti kejuaraan yang digelar kedua kalinya ini.
Diketahui, kategori yang dilombakan dalam Taekwondo KASAL Cup ini di antaranya, Kyorugi Prestasi Cadet, Junior dan Senior. Kyorogi Pemula Pra Cadet, Cadet, Junior dan Senior.
Kemudian, Poomsae Prestasi Cadet, Junior dan Senior hingga Poomsae Pemula pada perebutan gelar di kelas Pra Cadet, Cadet, Junior dan Senior.
Sementara pada kategori TNI-Polri, Kasal Cup tahun ini mempertandingkan dua kategori yakni Kyorugi di kelas Senior dan Poomsae kelas senior.
Kejuaraan ini juga dilaksanakan sebagai salah satu kegiatan dalam rangka latihan berskala internasional TNI AL yaitu 5 th Multilateral Naval Exercise Komodo yang bergerak pada latihan kemanusiaan dan penanggulangan bencana Humanitarian Assistance and Disaster Relief (HA/DR) dengan diikuti 39 Negara.
Kepala Dispenal Laksamana Pertama TNI I. M. Wira Hady mengatakan, tujuan kegiatan ini dilakukan sebagai ajang pencarian bakat atlet taekwondo Tanah Air serta meningkatkan kunjungan wisatawan ke Bali.
"Kejuaraan ini ajang pencarian bakat atlet masa depan Indonesia. Harapannya daya tarik sektor pariwisata ke Pulau Dewata di mata dunia bisa meningkat " ungkap Laksamana Wira.
Rencananya penutupan kejuaraan ini akan dilakukan oleh Kepala Staf TNI Angkatan Laut (Kasal), Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali pada Minggu (16/2/2025) mendatang.
Baca Juga: Bahaya Makan Jeruk Bali Saat Konsumsi Obat, Ini Penjelasan Dokter!
Lebih lanjut, para pemenang dianugerahi medali emas, perak dan perunggu pada kategori yang dilombakan yaitu Juara Umum Kategori Prestasi, Juara Umum Kategori TNI-Polri, Juara Umum Kategori Pemula, Tim Terbaik dan Atlet Terbaik.
Tag
Berita Terkait
-
KASAL Harap Status Pengungsi Rohingya Didalami: Korban Konflik atau TPPO?
-
Dua Staf Jokowi Kemungkinan Bersaing Panas Rebut kursi Kasal, Siapa Ya?
-
Laksamana Yudo Margono Jadi Panglima TNI, Siapa Sosok Penggantinya di KASAL?
-
KASAL: Penunjukan Panglima TNI Hak Prerogatif Presiden, Kita Tak Bisa Menduga-duga
-
Kasal: Penyidik Pangkalan Jangan Takut Intervensi Makelar Kasus
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- 31 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 10 Maret 2026: Sikat Diamond, THR, dan SG Gurun
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- Promo Alfamart dan Indomaret Persiapan Hampers Lebaran 2026, Biskuit Kaleng Legendaris Jadi Murah
Pilihan
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
-
Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Trump Ancam Timnas Iran: Mundur dari Piala Dunia 2026 Kalau Tak Mau Celaka
-
Eksklusif! PowerPoint yang Dibuang Trump Sebabkan Tentara AS Mati
Terkini
-
Yaqut Disebut 'Getok' Rp84 Juta Per Jemaah Haji Khusus
-
CCTV di Salemba Disisir, Polisi Buru Pelaku Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus
-
H-8 Lebaran 2026: 45 Ribu Pemudik 'Serbu' Stasiun Jakarta, 721 Petugas Gabungan Siaga
-
3 Tetangga Indonesia Boncos Gara-gara Perang AS - Israel vs Iran
-
Iran Peringatkan AS: Timur Tengah Bisa Gelap Jika Fasilitas Listrik Diserang
-
3.000 Nakes Terdampak Banjir Sumatra Dapat Bantuan Perbaikan Rumah, Menkes: Supaya Tenang Kerja
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Iran Rilis Video AI Serang AS-Israel: Trump Jadi LEGO, Epstein File Pemicu Perang
-
Nekat Pakai Mobil Dinas Buat Mudik 2026? ASN DKI Jakarta Siap-siap Kena Sanksi Disiplin
-
Kisah Rosid Slameto: Mengembangkan Bisnis Sajadah Traveling Custom hingga Pasar Jepang