Suara.com - Seorang guru di Texas, Shawnee Nicole Despain (26), harus menghadapi konsekuensi hukum setelah terbukti menjalin hubungan tidak pantas dengan seorang muridnya yang berusia 17 tahun. Skandal ini terungkap setelah tes DNA menunjukkan bahwa murid tersebut adalah ayah biologis dari anak yang dikandung Despain, bukan suaminya.
Despain, yang mengajar ilmu pertanian di Rockdale High School, mengaku bersalah atas dakwaan menjalin hubungan tidak pantas antara pendidik dan siswa. Namun, ia berhasil menghindari hukuman penjara hingga 20 tahun dengan syarat menyerahkan lisensi mengajarnya.
Ia mengundurkan diri dari posisinya pada September 2023 setelah penyelidikan mengungkap hubungan terlarangnya dengan sang murid.
Pihak berwenang menemukan bahwa Despain telah menggoda remaja tersebut melalui pesan teks yang menyatakan perasaan cintanya. Selain itu, rekaman dari akun Snapchat Despain juga menunjukkan adanya hubungan seksual antara keduanya.
Investigasi lebih lanjut mengungkap bahwa mereka beberapa kali berada dalam kondisi berdua saja di rumah Despain saat suaminya tidak ada.
Rekaman CCTV sekolah memperlihatkan bahwa mereka juga bertemu secara pribadi di dalam ruang kelas Despain setidaknya dalam empat kesempatan. Salah satunya terjadi pada Hari Buruh 2023, di mana sekolah sedang libur, dan mereka menghabiskan waktu bersama di kelas selama sekitar tiga jam.
Selain itu, mereka juga terlihat bersama selama 90 menit di hari Minggu, 17 September 2023.
Despain pertama kali didakwa atas kepemilikan konten pornografi anak serta menjalin hubungan tidak pantas dengan siswa pada 7 November 2023. Dalam sidang pekan ini, Hakim Distrik John W. Youngblood menjatuhkan hukuman percobaan selama 10 tahun kepada Despain, yang berarti ia tidak harus menjalani hukuman penjara.
Sebagai bagian dari kesepakatan, Despain kehilangan lisensi mengajarnya tetapi tidak diwajibkan mendaftar sebagai pelaku kejahatan seksual. Meski demikian, Jaksa Wilayah Milam County, Brian Price, berpendapat bahwa Despain seharusnya menerima hukuman penjara. Ia menyoroti ketimpangan perlakuan hukum terhadap kasus semacam ini jika pelakunya adalah guru pria dengan murid perempuan.
Baca Juga: Epilepsi Katamenial Ancam Ibu Hamil, Kenali Gejala dan Pencegahannya
"Argumen saya kepada hakim adalah bahwa ia berada dalam posisi kekuasaan dan kepercayaan terhadap murid-muridnya, tetapi ia menyalahgunakan itu untuk mengeksploitasi pemuda ini. Hal ini akan berdampak pada korban seumur hidupnya. Orang-orang yang memiliki otoritas dan kepercayaan seharusnya dijatuhi hukuman yang lebih berat, bukan lebih ringan," tegas Price.
Berita Terkait
-
Epilepsi Katamenial Ancam Ibu Hamil, Kenali Gejala dan Pencegahannya
-
Bolehkah Ibu Hamil Tidak Puasa? Ini Hukumnya Menurut 4 Madzhab
-
Berkaca dari Video Viral Ibu Hamil Ingin Ditilang, Apa Sih Sebenarnya Penyebab Ngidam?
-
Pasukan Israel Tembak Mati Ibu Hamil di Tepi Barat
-
Diinginkan Cut Meyriska dan Roger Danuarta, Ini Makanan yang Bisa Bantu Program Hamil Anak Perempuan
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
Pilihan
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
Terkini
-
'Bapak dan Anak Saya Juga Prajurit!' Isak Warga Diusir Paksa dari Asrama Eks Yon Zikon Lenteng Agung
-
Aksi Koboi Kades: Panjat Pagar dan Todong Pistol ke Warga Bekasi, Kini Disidik Polisi
-
Menenun Harapan Perempuan Penenun di Timur Indonesia Bersama Giro Kartini
-
Khofifah Bangga Program ADEM Cetak Generasi Papua Berprestasi, 51 Murid Lolos PTN
-
Lagi Ujian Diciduk Polisi! 2 Pelajar Palmerah Ditangkap usai Bacok Siswa SMK secara Acak
-
Satgas PRR Minta Optimalisasi TKD dan Hibah Antardaerah Tak Terhambat Birokrasi
-
Buntut Kasus Hanania, Menteri Haji: Sekarang Semua Travel Wajib Akreditasi!
-
Minta Anggaran Rp3,9 T Cuma Dikasih Rp728 M, Pigai: Kami Berprestasi Tapi Tak Pernah Diapresiasi DPR
-
Polri Rekrut Disabilitas: Bukan Cuma Staf, Berpeluang Duduki Jabatan Struktural!
-
Kapolri Jamin Takkan Serobot Kursi ASN: Polisi Masuk Kementerian Hanya Jika Diminta!