Suara.com - Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi tancap gas ingin memperbaiki jalan raya menjelang arus mudik 2025 pada Hari Raya Idulfitri 1446 Hijriah. Mantan Kapolda Jawa Tengah (Jateng) itu bahkan mengaku akan berkoordinasi langsung dengan pemerintah pusat.
Hal ini disampaikam Luthfi saat ditanya mengenai program 100 hari kerja. Menurutnya, tidak ada program 100 hari, sebab ia ingin mengakselerasi swmua dengan program prioritas pemerintah.
"Besok kan menjelang saat pelaksanaan mudik, Jawa Tengah merupakan sentra grativinya mudik di Jawa Tengah maka langkah yang kita lakukan adalah kita koordinasi dengan pemerintah pusat, terutama PU, PUPR terutama jalan-jalan nasional," kata Luthfi usai dilantik di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (20/2/2025).
Ia ingin jalan yang dilintasi pemudik menuju Jawa Tengah sudah mulus saat arus mudik tiba.
"Kemudian pelayanan kita kepada jalan provinsi, kabupaten minimal saat menjelang arus mudik dan balik wilayah Jawa Tengah sudah mulus dan bagus," kata Luthfi.
Resmi Dilantik Prabowo
Diketahui, sebanyak 961 kepala daerah terpilih hasil Pilkada serentak 2024 resmi dilantik oleh Presiden Prabowo Subianti di Istana Merdeka, Jakarta pada pagi tadi. Para kepala daerah yang dilantik merupakan Gubernur dan Wakil Gubernur serta, Bupati dan Wakil Bupati, lalu Wali Kota dan Wakil Wali Kota.
Prosesi pelantikan diawali dengan pembacaan Keputusan Presiden (Keppres) RI tentang Pengesahan dan Pengangkatan Gubernur dan Wakil Gubernur Masa Jabatan 2025-2029.
Kemudian tentang Pengesahan dan Pengangkatan Bupati dan Wakil Bupati Masa Jabatan 2024-2029. Serta Keppres RI tentang Pengesahan dan Pengangkatan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Masa Jabatan 2024-2029.
Setelah pembacaan Keppres, Prabowo memandu para kepala daerah mengucapkan sumpah jabatan.
"Saya bersumpah/berjanji akan memenuhi kewajiban saya sebeagai gubernur sebagai wakil gubernur, sebagai bupati sebagai wakil bupati, sebagai wali kota sebagai wakil wali kota dengan sebaik baiknya dan seadil adilnya memegang teguh Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dan menjalankan segala Undang-Undang dan peraturannya dengan selurus-lurusnya serta berbakti kepada masyarakat, nusa, dan bangsa," ucap para kepala daerah terpilih kompak mengikuti perkataan Prabowo.
Berita Terkait
-
Massa Aksi Indonesia Gelap di Jakarta Makin Menyemut, Orator Sindir Prabowo: Kritik Malah Dibilang Ndasmu!
-
Muncul Versi Berbagai Bahasa, Seruan Demo Indonesia Gelap Kini Mendunia usai Diaspora Turun Tangan!
-
Sukses Kabur ke Jerman, Guru TK Skakmat Bahlil usai Ngoceh Nasionalisme: Bapak Udah Bisa Kasih Makan Rakyat?
-
Nunduk Baca Teks, Public Speaking Widiyanti Menteri Terkaya di Kabinet Prabowo Ramai Dicibir: Kayak Bocah SMP Presentasi
-
Usai Sindir Seruan #Indonesia Gelap, Aksi Luhut Kesal Dikritik Viral Lagi: Pindah Aja Kau dari Indonesia!
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Update Kericuhan Lukas Enembe: 14 Orang Diperiksa, Polisi Data Puluhan Kendaraan yang Rusak
-
Momen Akrab Presiden Prabowo Dialog di Atas Perahu: Borong Keluhan Nelayan Gorontalo
-
Nelayan Tak Boleh Dilupakan, Prabowo Janjikan Perbaikan Kesejahteraan Nasional
-
Prabowo di Gorontalo: Indonesia Kuat, Tak Panik Hadapi Gejolak Dunia karena Swasembada Pangan
-
Prabowo soal MBG: Sekolah yang Butuh Segera Diberi, yang Tidak Perlu Tidak Dipaksakan
-
Anies Baswedan dan Najelaa Shihab Soroti Bahaya AI bagi Pelajar: Otak Bisa Malas Berpikir
-
Ketua DPD Golkar DKI Sebut Jakarta Darurat Sampah, Warga Diminta Mulai Bergerak dari Rumah
-
Prabowo Genjot Ekonomi Biru, Nelayan Disiapkan Jadi Kekuatan Baru Indonesia
-
Terungkap! Ratusan WNA Operator Judi Online di Hayam Wuruk Ternyata Direkrut 'Veteran Kamboja'
-
Menuju Target Nasional Pengurangan Sampah 2029, Ini Kebiasaan yang Harus Digencarkan di Rumah