Suara.com - Polisi Delhi menangkap seorang pembunuh bayaran asal Punjab yang diduga menghabisi nyawa seorang pria atas perintah istrinya sendiri. Kejahatan ini diduga berlatar belakang sengketa properti, menurut keterangan resmi yang disampaikan pada Kamis (22/2).
Tersangka, Bagga Singh, berhasil ditangkap di Muktsar, Punjab, setelah penyelidikan intensif yang dilakukan oleh tim khusus kepolisian.
Kasus ini terungkap pada 3 Februari, saat jasad seorang pria tak dikenal ditemukan tergeletak di sebuah saluran air dekat gudang FCI di daerah Shakti Nagar, Delhi Utara. Polisi segera mengamankan jasad tersebut dan mengirimnya untuk autopsi.
Hasil pemeriksaan sidik jari mengidentifikasi korban sebagai Sonu Nagar, warga Paharganj yang diketahui memiliki catatan kriminal. Hasil otopsi mengonfirmasi bahwa penyebab kematiannya adalah akibat strangulasi atau pencekikan.
Penyelidikan dimulai setelah istri korban, Sarita, melaporkan suaminya hilang ke kantor polisi Gulabi Bagh. Dalam laporannya, ia mengklaim bahwa dua pria tak dikenal membawa suaminya dengan sepeda motor dari rumah mereka. Namun, polisi menemukan banyak ketidaksesuaian dalam keterangannya, kata Wakil Komisaris Polisi (DCP) Raja Banthia.
Sebuah tim investigasi khusus kemudian dibentuk. Melalui analisis rekaman CCTV, catatan panggilan, dan data IPDR, ditemukan bahwa beberapa orang dari Punjab telah datang ke Delhi sebelum pembunuhan terjadi dan terlihat berada di sekitar lokasi kejadian.
Analisis lebih lanjut menunjukkan bahwa Sarita dan ibunya sering berkomunikasi dengan beberapa nomor yang berbasis di Punjab, salah satunya aktif digunakan di daerah Gulabi Bagh, Delhi. Rekaman CCTV juga menunjukkan bahwa tiga orang, termasuk Sonu, terlihat mengendarai sepeda motor menuju Shakti Nagar, tempat jasadnya kemudian ditemukan.
Berdasarkan bukti-bukti tersebut, polisi melancarkan operasi di Muktsar dan berhasil menangkap Bagga Singh. Dalam interogasi, Bagga mengakui perbuatannya dan mengungkapkan bahwa Sarita telah menyewa mereka untuk membunuh suaminya.
Polisi mengungkap bahwa Sarita, yang menikah dengan Sonu setelah pernikahan sebelumnya, ingin menyingkirkannya akibat konflik properti. Ia diduga bersekongkol dengan Bagga dan rekannya, Gurpreet, untuk menghabisi nyawa Sonu.
Pembunuhan itu dieksekusi di rumah korban di Gulabi Bagh sebelum jasadnya dibuang ke Shakti Nagar. Polisi juga mengonfirmasi bahwa telepon genggam milik Sonu ditemukan di tangan Bagga, bersama dengan sepeda motor yang digunakan dalam kejahatan tersebut.
Saat ini, Gurpreet masih dalam pelarian dan polisi terus memburu para tersangka lain serta menggali lebih dalam jaringan konspirasi yang terlibat dalam kasus ini.
Berita Terkait
-
Kok Bisa Sandra Dewi Dapat Fasilitas Safety Box Gratis dari Bank? Dipakai Harvey Moeis buat Simpan Warisan Rp1 T
-
Atiqah Hasiholan Diperiksa Bareskrim, Sengketa Warisan Ratna Sarumpaet Memanas!
-
Bak Film Bollywood, Seorang Perempuan di India Bersekongkol dengan Pacar untuk Membunuh Suami demi Kuasai Hartanya
-
Daftar Warisan Rp709 Miliar Benny Laos Untuk Sherly Tjoanda, Termasuk Jabatan?
-
Iqbal Ramadhan Tak Jadi Ahli Waris, Padahal Total Harta Warisan Moerdiono Fantastis
Terpopuler
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 4 Pilihan HP OPPO 5G Terbaik 2026 dengan RAM Besar dan Kamera Berkualitas
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- Bojan Hodak Beberkan Posisi Pemain Baru Persib Bandung
Pilihan
-
Sah! Komisi XI DPR Pilih Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI
-
Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up
-
5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
Terkini
-
Pura-pura Jadi Kurir Ekspedisi, Dua Pengedar Narkoba di Tangerang Tak Berkutik Diciduk Polisi
-
Kasus Korupsi Kuota Haji, KPK Minta Bos Maktour Tetap di Indonesia
-
Diperiksa KPK, Bos Maktour Tegaskan Pembagian Kuota Haji Wewenang Kemenag
-
KPK Endus Peran Kesthuri Jadi Pengepul Uang Travel Haji untuk Pejabat Kemenag
-
Hikmahanto Soroti Risiko Gabung Dewan Perdamaian: Iuran Rp16,9 T hingga Dominasi Trump
-
Pemulihan Listrik Pascabencana di Tiga Provinsi Sumatera Capai 99 Persen
-
Bantah Pertemuan Rahasia dengan Google, Nadiem: Saya Lebih Sering Ketemu Microsoft
-
Untung Rugi RI Masuk Dewan Perdamaian Trump: Bisa 'Jegal' Keputusan Kontroversial?
-
Viral! Trotoar di Koja Dibongkar Paksa, Ternyata Ini yang Diburu Pencuri di Bawah Tanah
-
Kajari Magetan Dicopot, Diperiksa Intensif Kejagung Gegara Dugaan Pelanggaran Integritas!