Suara.com - Elon Musk menyerang Volodymyr Zelensky pada hari Kamis, dengan mengatakan bahwa rakyat Ukraina "membenci" presiden mereka dan bahwa pemimpin AS Donald Trump benar untuk tidak melibatkannya dalam perundingan dengan Rusia yang bertujuan untuk mengakhiri perang Ukraina.
Komentar dari taipan teknologi tersebut, yang memimpin perombakan besar-besaran pemerintahan AS oleh Trump, muncul ketika Gedung Putih memberi tahu Zelensky untuk menghentikan "penghinaan" terhadap Trump dan menandatangani kesepakatan mineral dengan Washington.
Bos SpaceX dan Tesla Musk melontarkan omelan terhadap Zelensky di jejaring sosial X miliknya, menuduhnya tanpa bukti menjalankan "mesin korupsi besar-besaran yang memakan mayat tentara Ukraina."
"Ia tahu bahwa ia akan kalah telak, meskipun telah menguasai SEMUA media Ukraina, jadi ia membatalkan pemilihan umum. Kenyataannya, ia dibenci oleh rakyat Ukraina," tulis Musk.
Orang terkaya di dunia itu mendukung Trump, yang telah memberikan angka palsu yang rendah untuk peringkat persetujuan Zelensky dan mendorongnya untuk mengadakan pemilihan umum -- dan dalam prosesnya menggemakan pokok bahasan Kremlin tentang Ukraina.
Musk bersikap lebih tenang di Konferensi Aksi Politik Konservatif (CPAC) pada Kamis malam, dengan mengatakan bahwa Trump "sangat pragmatis" tentang perang Ukraina.
"Presiden sangat berempati. Dia benar-benar peduli," kata Musk.
Zelensky terpilih pada tahun 2019 untuk masa jabatan lima tahun tetapi Ukraina telah menunda pemilihan karena darurat militer yang diberlakukan menyusul invasi Rusia tahun 2022 ke negara tetangganya yang pro-Barat.
Penasihat Keamanan Nasional Trump Mike Waltz secara terpisah mendesak Zelensky untuk mendinginkan kritiknya terhadap Trump di tengah meningkatnya perang kata-kata dengan presiden AS.
Baca Juga: Pemimpin Arab Kumpul di Saudi Bahas Nasib Gaza, Tolak Rencana Trump
"Sejujurnya, beberapa retorika yang keluar dari Kyiv, dan penghinaan terhadap Presiden Trump tidak dapat diterima," kata Waltz dalam pengarahan di Gedung Putih untuk menandai bulan pertama Trump menjabat.
Trump menuduh Ukraina pada hari Selasa sebagai pihak yang memulai perang, dan menggandakannya pada hari Rabu dengan mencap Zelensky sebagai "diktator tanpa pemilihan."
Berita Terkait
-
Fakta atau Hoaks? Bongkar Klaim Trump Soal Kondom $100 Juta untuk Hamas
-
Diplomat Uni Eropa Sebut Putin Diktator, Usai Trump Serang Zelensky
-
Zelensky Semprot Trump: Anda Terjebak Disinformasi Rusia!
-
Macron ke Trump: Jangan Lemah Terhadap Putin!
-
Pemimpin Arab Kumpul di Saudi Bahas Nasib Gaza, Tolak Rencana Trump
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Segera Hadir, Film Sekolah Rakyat Angkat Kisah Dramatis dari Kehidupan Nyata
-
SDA Terus Dicuri, Prabowo: TNI AL dan Bea Cukai Sudah Dikerahkan, Masih Saja Bocor!
-
Rugi Terus, Prabowo Bakal Tutup 800 Perusahaan Pelat Merah untuk Berhemat
-
Jakarta Darurat Kabel Semrawut: Pelajar Tewas, Perda Mangkrak, Legislator Tuntut Sanksi Operator
-
UU Peradilan Militer Jadi Tameng Impunitas TNI! Aktivis Desak Reformasi Total
-
Kapolri Buka Suara Usai Roy Suryo dan dr Tifa Tak Ditahan: Itu Kewenangan Kejaksaan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
Terekam CCTV, Detik-detik Pasutri di Duren Sawit Gasak Motor Sambil Bawa Anak
-
MBG Disetop Saat Libur Sekolah, BGN Disomasi: Ibu Hamil dan Balita Tetap Butuh Nutrisi!
-
Dua Calon Pengelola KDMP Meninggal saat Ikut Latihan Militer