Suara.com - Pemerintah Provinsi Jakarta memangkas berbagai anggaran untuk pelaksanaan efisiensi yang diinstruksikan Presiden Prabowo Subianto. Berbagai program disisir, mulai dari perjalanan dinas hingga makan-minum.
Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) DKI Jakarta, Michael Rolandi Cesnanta Brata mengatakan, anggaran perjalanan dinas ke luar negeri telah dipangkas sebanyak 35,14 persen.
"Nominal perjalanan dinas luar negeri tadinya Rp107,9 miliar, diefiseinsi Rp37,9 miliar, jadi Rp70 miliar," ujar Michael kepada wartawan, Senin (24/2/2025).
Kemudian, untuk anggaran makan-minum dipangkas 12,31 persen atau sebanyak Rp89,5 miliar dari Rp727 miliar.
"Untum yang lainnya itu, kajian-kajian dilakukan efisesinsi 18,9 persen lalu FGD di DKI Jakarta nggak banyak hanya Rp1 miliar, nilainya tak terlampau signifikan sih, tapi itu bagian yang efisiensi," ungkapnya.
Kemudian, ada juga belanja modal dari beberapa pos yang diefisiensi untuk anggaran yang besar dan belanja modal kantor lainnya sebesar Rp47 miliar atau 31 persen dari Rp148 miliar.
Lebih lanjut, Michael memastikan kebijakan efisiensi ini tak mengakibatkan adanya pegawai Pemprov DKI yang dipecat. Sebab, pengurangan pegawai bukan bagian dari instruksi Prabowo.
"Nggak ada (pemangkasan anggaran belanja pegawai), karena dalam inpres juga itu bukan area yang efisesinsi," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Pakar Bongkar Motif di Balik Efisiensi Anggaran Prabowo: Bukan Buat MBG, Tujuan Utamannya untuk Danantara
-
Pemprov DKI Efisiensi Rp1,548 Triliun, Bakal Dipakai untuk Program Prioritas Pramono-Rano
-
Rosan Roeslani Pimpin Danantara, Kelola Dana Jumbo Rp300 Triliun Hasil Efisiensi Anggaran
-
Pendapatan Pajak Jakarta Terancam Turun! Imbas Efisiensi Anggaran Prabowo
-
Rano Karno Pimpin Apel Siaga Banjir, 13 Sungai Jakarta Dikeruk!
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
BPKP Bongkar Borok Proyek Chromebook: Negara Rugi Rp2,1 Triliun, Ini Rinciannya
-
36 Jam Blokade AS, Laksamana CENTCOM Yakin Ekonomi Iran Mulai Lumpuh Perlahan
-
Pramono Tegur Keras Kasus Foto AI PPSU Kalisari: Jangan Lagi Kerja Asal Senangkan Atasan
-
SBY Soroti Risiko Ekonomi Dunia, Ekonom UMBY Ungkap Pertanda Sudah Muncul di Indonesia
-
Pusat Komando Militer: Tidak Ada Kapal yang Berhasil Melewati Blokade AS ke Pelabuhan Iran
-
Cengkeraman Iran di Selat Hormuz Makin Kuat saat Ada Blokade AS, Kenapa?
-
Blokade Selat Hormuz AS Paksa 6 Kapal Tanker Iran Putar Balik di Teluk Oman
-
Respons Arogansi AS, Iran Siapkan Metode Pertempuran Mematikan
-
Media Eropa-Asia: Jika Pesawat Perang AS Bebas di Udara Indonesia akan Ubah Peta Kekuatan Regional
-
Menaker: Pemanfaatan AI Tertinggal, Kemnaker Perkuat Kompetensi Pekerja