Suara.com - Setelah sempat menunda keberangkatan, sejumlah kepala daerah dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) akhirnya hadir dalam agenda retreat di Magelang, Jawa Tengah.
Kehadiran mereka dinilai sebagai langkah positif yang membawa manfaat bagi pemerintahan daerah dan menunjukkan kesejukan politik.
Wakil Ketua Umum PAN, Eddy Soeparno, menyatakan bahwa retreat ini merupakan program yang telah direncanakan sejak lama dan sudah terkomunikasikan dengan baik.
"Ini adalah program yang dilaksanakan oleh pemerintah dan sudah terkomunikasikan sejak awal, bahkan sebelum pelantikan kepala daerah. Jadi, kepala daerah pun akan memetik banyak manfaat dari pelaksanaan retreat ini," ujar Eddy saat berbicara kepada wartawan di Jakarta, Selasa (25/2/2025).
Retreat ini tidak hanya menjadi ajang untuk memahami program kerja nasional, tetapi juga penting untuk membangun jaringan antar kepala daerah.
Menurut Eddy, networking ini akan mempermudah koordinasi ke depan karena para kepala daerah sudah saling mengenal secara lebih dekat dan personal.
Sebelumnya, sempat muncul tanda tanya besar terkait ketidakhadiran kepala daerah dari PDIP sejak hari pertama retreat pada Jumat (21/2/2025) lalu.
Instruksi Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri untuk menunda keberangkatan, menyusul penahanan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto. Namun, dengan kehadiran mereka belakangan ini, Eddy berharap dinamika politik yang sempat memanas bisa mereda.
"Ini menunjukkan sebuah kesejukan politik ya. Karena memang kita lihat bahwa ketidakhadiran dari sebagian Kepala Daerah dari PDIP tentu itu membangun tanda tanya yang besar mengapa tidak hadir meskipun dugaan-dugaan sudah ada," ujarnya.
"Karena kemarin sudah bergabung dan kami berharap bahwa dinamika politik ataupun suasana politik yang sebelumnya menjadi banyak menjadi tanya-tanya di masyarakat itu sudah bisa terselesaikan," ujarnya.
Sebelumnya, sejumlah 19 kepala daerah yang merupakan kader PDI Perjuangan (PDIP) telah bergabung mengikuti retret di Kompleks Akmil Magelang, Jawa Tengah, pada Senin (24/2/2025).
Gubernur Jakarta Pramono Anung menjadi kepala daerah dari PDIP terakhir yang masuk dan mengikuti retret tersebut. Sementara itu, kader lainnya ada yang diwakili Sekretaris Daerah atas izin Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- Mulai Besok Kendaraan Nunggak Pajak Dilarang Isi BBM Bersubsidi
- 3 Rekomendasi Air Cooler 50 Watt yang Dingin Maksimal dan Suaranya Senyap
- 3 Sepatu Running Brodo Terlaris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Durian Musang King dan Black Thorn Jadi Komoditas Baru Andalan Sulsel
Pilihan
-
Resmi! Muktamar NU ke-35 akan Digelar di Ponpes Bahrul Ulum Jombang
-
Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
Terkini
-
Darurat Korupsi! Golkar Desak Evaluasi Total Rekrutmen Kepala Daerah Usai OTT Beruntun
-
Mulut Dimasukkan Sepatu! Viral Pengakuan Manajer Bank Ngaku Disiksa Atasan
-
Sita 74 Kg Emas dan Valas Rp476 Miliar, Kortas Tipidkor Polri Bongkar Brankas Rahasia di Sentul
-
Gebrakan RUU Sisdiknas: Wajib Belajar Kini 13 Tahun, Termasuk 1 Tahun di PAUD
-
Usai Cafe de'CLAN Signature, Polisi Sita 74 Kg Emas dan Ratusan Miliar Hasil TPPU di Sentul City!
-
Geledah Rumah Mewah di Sentul City Bogor, Polisi Diduga Sita Emas Hingga Mata Uang Asing
-
Rumah Mewah di Sentul City Digeledah Polisi Tengah Malam, Diduga Milik Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Meluas ke 12 Titik! Polisi Geledah Pacific Place hingga Rumah Mewah di Sentul Terkait Kasus TPPU
-
Bahaya State Capture, Pakar Ungkap Cara Militer 'Kuasai' Negara Lewat Jalur Legal
-
Jejak Densus 88 Kuntit Jampidsus di Cafe de'CLAN Signature: Kini Ditemukan Brankas Dolar Rp67 M!