"Saat digas, terasa lebih berat. Saya selalu menggunakan Pertamax, jadi kalau ada perubahan bahan bakar ke Pertalite, saya bisa langsung merasakannya," ungkap Tama saat dihubungi.
Bagi Tama, dampak finansial dari dugaan pengoplosan ini cukup terasa.
"Harga Pertamax nggak pernah di bawah Rp11.000 per liter. Waktu naik sampai Rp13.000 per liter, benar-benar menguras keuangan saya dan cukup membebani sebagai mahasiswa," ujar Tama.
Kasus ini telah mengguncang kepercayaan masyarakat terhadap Pertamina. Banyak konsumen mulai mempertimbangkan untuk beralih ke BBM dari SPBU lain.
Tama sendiri mengaku akan menghindari SPBU Pertamina untuk sementara waktu.
"Saya lebih memilih SPBU swasta. Kalaupun harus ke Pertamina, mungkin saya akan menggunakan Pertalite saja," katanya.
Masyarakat pun menuntut tindakan tegas dari pemerintah dan Pertamina agar kasus ini tidak berulang.
"Yang jelas, para pengoplos harus dihukum. Suka banget jadi koruptor," kata Sarah.
Namun, baik Sarah maupun Tama pesimistis terhadap upaya pemulihan kepercayaan publik.
Baca Juga: Heboh Boikot Pertamina Buntut Korupsi Minyak Mentah? Ini 4 Alternatif SPBU Pengganti!
"Sepertinya tidak banyak yang bisa diharapkan. Klarifikasi? Kemungkinan tidak akan berdampak besar. Kompensasi? Mekanisme distribusinya pun belum jelas," pungkas Tama.
Di tengah ketidakpercayaan masyarakat, Pertamina membantah dugaan adanya pengoplosan BBM, dan memastikan bahwa Pertamax yang beredar sudah sesuai dengan spesifikasi yang ditentukan.
Namun, bagi banyak konsumen, kasus ini telah mengikis kepercayaan mereka terhadap Pertamina, mendorong sebagian dari mereka untuk beralih ke SPBU lain demi mencari jaminan kualitas yang lebih baik.
Reporter: Kayla Nathaniel Bilbina
Berita Terkait
-
Joko Anwar Ngamuk Lihat Mega Korupsi di Indonesia: Kayak Minum Obat Sehari 3 Kali
-
Kualitas BBM Pertamina Meragukan: Isu Publik 'BBM Oplosan' Tahun 2022 Viral Lagi
-
Kekayaan Kerry Adrianto Riza, Anak Juragan Minyak Tersangka Korupsi Pengadaan BBM
-
Isu Pertamax Oplosan Picu Kemarahan Netizen, Figur Publik Geram!
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Korban Tewas Gempa Jepang Terus Bertambah, Ada Warga Negara Asing
-
Usia 25 Belum Menikah, Kenapa Perempuan Masih Sering Dianggap Terlambat?
-
Cetak Generasi Melek Finansial, BRI Region 16 Masifkan Tabungan SimPel untuk Pelajar
-
Redam Bentrok Antar Ormas: Debt Collector Pembacok Valet Ambyar Club Diserahkan ke Polisi
-
Tetesan Darah Bongkar Kematian Wanita di Kamar Kos Grogol Petamburan
-
Apa Perbedaan HUT dan Dirgahayu? Ini Cara Penggunaan yang Tepat
-
3 Parfum Zara Wanita Paling Laris, dari Aroma Floral hingga Sentuhan Manis yang Feminin
-
JetZ Gandeng Hearts2Hearts Jadi Korean Brand Ambassador Pertama, Ajak Gen Z Lebih Percaya Diri
-
Kuasa Hukum Febrie Adriansyah Bungkam Ditanya Soal Kematian Sutrimo
-
Biar Nggak Bingung, Intip Perbedaan Harga dan Fitur Mitsubishi Destinator GLS hingga Ultimate