Suara.com - Jelang Lebaran 2025, Pemerintah menghadirkan program motis untuk mengangkut kendaraan motor. Untuk mengikuti program ini harus daftar terlebih dulu. Berikut ini link resmi motis Lebaran 2025.
Diketahui bahwa program motis ini merupakan program Angkutan Sepeda Motor Gratis dengan Kereta Api yang diselenggarakan Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA). Program ini untuk mengangkut motor pemudik saat arus mudik dan balik.
Bagi para pemudik yang ingin mengikuti program mudik motor gratis ini harus daftar terlebih dulu. Untuk pendaftaran bisa dilakukan secara online di link resmi situs motis Lebaran 2025.
Nah untuk lebih jelasnya, berikut ini link resmi motis lebaran 2025 lengkap dengan syarat daftar dan jadwalnya.
Jadwal dan Link Resmi Motis Lebaran 2025
Para pemudik yang mengikuti program motis, untuk pendaftarnnya bisa dilakukan secara online melalui situs resmi Kemenhub di nusantara.kemenhub,go.id. Adapun jadwal pendaftarannya sebagai berikut:
- Pendaftaran Motis 2025 berlangsung dari tanggal 8 Maret-6 April 2025
- Arus mudik Motis berlangsung tanggal 26-29 Maret 2025
- Arus balik Motis berlangsung tanggal 4-7 April 2025
Syarat dan Ketentuan Daftar Motis 2025
Untuk mengikuti program motis 2025, para pemudik harus mengetahui syarat dan ketentuannya. Adapun untuk syarat dan ketentuannya yakni sebagai berikut:
1. Pendaftaran bisa dilakukan secara Online atau offline melalui posko pendaftaran yang telah ditunjuk
2. Peserta tidak sedang mengikuti program mudik gratis lainnya dari pihak manapun.
3. Pemudik terdaftar yang tidak jadi mengikuti program motis maka di blacklist selama setahun dari program ini
Baca Juga: Jadwal Libur Lebaran 2025 Karyawan Swasta, Cek di Sini
4. Setiap peserta motis melampirkan KTP, KK dan SIM C
5. STNK aktif dan kapasitas mesin motor maksimal 200 cc
6. Satu motor untuk 2 tiket penumpang dan satu tiket infant khusus anak usia di bahwa 3 tahun
7. Peserta yang sudah daftar Online WAJIB verifikasi ke Posko sesuai jadwal
8. Sepeda Motor diserahkan 2 hari sebelum tanggal keberangkatan
9. Menunjunkan KTP Asli saat menyerahkan sepeda motor
Berita Terkait
-
Mudik Gratis Bawa Motor? Ini Dia Cara Ikut Motis Lebaran 2025
-
Motis Lebaran 2025 Dibuka! Syarat dan Cara Daftar Angkut Motor Gratis
-
Program Motis Lebaran 2025, DJKA Sediakan 7.424 Unit Kuota Motor dan 16.960 Penumpang
-
Kapan Pendaftaran MOTIS Lebaran 2025 Dibuka? Rebut Kuota 7.400 di Link Daftar Ini!
-
Cara Daftar MOTIS Lebaran 2025 Terbaru, Tersedia Kuota 7.400 Sepeda Motor!
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
-
Obsesi Epstein Bangun 'Pabrik Bayi' dengan Menghamili Banyak Perempuan
-
5 HP Baterai Jumbo untuk Driver Ojol agar Narik Seharian, Harga mulai dari Rp2 Jutaan
-
Bom Molotov Meledak di SMPN 3 Sungai Raya, Polisi Ungkap Terduga Pelaku Siswa Kelas IX
-
KPK Benarkan Lakukan OTT di Jakarta Hari Ini, Siapa Targetnya?
Terkini
-
Sebelum Lakukan Pemutihan Utang BPJS, Pemerintah Ingin Pastikan Hal Ini
-
Kendalikan Banjir, Pramono Anung dan Andra Soni Sepakat Bangun Waduk Polor
-
Prabowo Undang Eks Menlu dan Wamenlu ke Istana, Bahas Geopolitik dan BoP
-
Siswa SD Akhiri Hidup: Menko PM Minta Pejabat Peka, Masyarakat Lapor Bila Sulit Ekonomi
-
Lama Sekolah di Luar Negeri, Stella Christie Belajar Membaca Perbedaan Sistem Pendidikan Global
-
Ketua Komisi VII DPR Sentil Menpar Gara-Gara Jawaban Rapat Disampaikan Via Medsos
-
Obsesi Epstein Bangun 'Pabrik Bayi' dengan Menghamili Banyak Perempuan
-
Ralat Pernyataan, Kodam IV/Diponegoro Minta Maaf dan Akui Pria yang Foto dengan Anies Anggota Intel
-
Jokowi Dukung Prabowo-Gibran Dua Periode, Herman: Demokrat Masih Fokus Sukseskan Program Presiden
-
Kuasa Hukum Sibuk, Habib Bahar Batal Diperiksa Kasus Penganiayaan Anggota Banser