Suara.com - Membeli token listrik saat ini dapat dilakukan melalui berbagai metode. Salah satunya bisa lewat aplikasi dompet digital DANA. Cara beli token listrik lewat DANA dilakukan degan sangat mudah.
Kamu hanya perlu menyiapkan ID pelanggan dan memastikan saldo DANA mencukupi untuk pembelian token listrik.
Token listrik atau yang dikenal sebagai listrik prabayar metupakan sistem pembayaran listrik di mana pengguna membeli sejumlah kredit (token) terlebih dahulu sebelum menggunakannya.
Sistem ini diperkenalkan oleh PLN (Perusahaan Listrik Negara) sebagai alternatif dari listrik pascabayar. Tujuannya memberikan kemudahan dan fleksibilitas bagi pelanggan.
Pada token listrik, pelanggan akan mendapatkan 20 digit angka stroom/kode token yang akan digunakan untuk melakukan pengisian daya listrik pada alat Meter Prabayar (MPB).
Nominal token listrik atau nilai isi ulang listrik yang dijual mulai dari Rp 20.000 hingga Rp 1 juta.
Cara Beli Token Listrik Lewat DANA
1. Buka Aplikasi DANA
Pastikan aplikasi DANA sudah terinstal di ponsel Anda dan Anda telah login.
Jika belum, unduh aplikasinya dari Google Play Store atau App Store dan daftar akun.
Selain itu, pastikan saldo DANA Anda mencukupi.
2. Pada halaman utama pilih "Menu Listrik"
3. Pilih tipe layanan "Prabayar"
Pilih opsi "Prabayar" karena Anda ingin membeli token listrik (bukan membayar tagihan pascabayar).
4. Masukkan Nomor Pelanggan (ID Pelanggan)
Masukkan nomor pelanggan atau ID pelanggan yang tertera pada meteran listrik di rumah Anda. Pastikan nomornya benar agar tidak salah transaksi.
5. Pilih Nominal Token
Pilih nominal token listrik yang ingin dibeli. Misalnya Rp 20.000, Rp 50.000, hingga Rp 1.000.000, sesuai kebutuhan Anda.
6. Konfirmasi Pembayaran
Periksa rincian transaksi, seperti nama pelanggan dan jumlah yang harus dibayar. Jika sudah sesuai, klik "Bayar".
7. Masukkan PIN DANA
Masukkan PIN DANA Anda untuk menyelesaikan transaksi.
8. Jika transaksi berhasil, Anda akan menerima notifikasi dan kode token listrik berupa 20 digit angka.
Kode tersebut dapat dilihat pada riwayat transaksi atau notifikasi di aplikasi.
9. Transaksi selesai
Berikut cara memasukkan token listrik ke meteran PLN yang terpasang di rumah Anda:
- Masukkan 20 digit token listrik yang Anda dapatkan dari pembelian ke meteran
- Jika telah selesai menginput token, tekan tombol "Enter" pada meteran.
- Tunggu hingga muncul notifikasi "Benar" atau "Accept".
- Pengisian token listrik berhasil.
Keuntungan Beli Token Listrik Lewat DANA
Membeli token listrik melalui DANA menawarkan berbagai keuntungan, di antaranya:
Kemudahan dan Kepraktisan
- Beli kapan saja dan di mana saja: Tidak perlu keluar rumah atau mencari konter pulsa. Pembelian bisa dilakukan 24/7 melalui aplikasi DANA di smartphone Anda.
- Proses cepat dan mudah: Cukup beberapa ketukan di layar, transaksi selesai dan token listrik langsung dikirimkan.
- Tidak perlu antri: Hemat waktu dan energi karena tidak perlu antri di loket pembayaran.
Promo dan Diskon
- Sering ada promo cashback: DANA seringkali menawarkan promo cashback untuk pembelian token listrik, yang bisa menghemat pengeluaran Anda.
- Potongan harga: Terkadang ada juga promo potongan harga langsung untuk pembelian token listrik.
- Pantau terus promo DANA: Pastikan Anda memantau aplikasi DANA secara berkala untuk mendapatkan informasi promo terbaru.
Keamanan dan Kepercayaan
- Transaksi aman: DANA menggunakan sistem keamanan yang terenkripsi untuk melindungi data dan transaksi Anda.
- Rekam jejak transaksi: Semua transaksi pembelian token listrik tercatat di aplikasi DANA, sehingga mudah untuk melacak riwayat pembelian Anda.
Dengan berbagai keuntungan tersebut, membeli token listrik melalui DANA menjadi pilihan yang cerdas dan efisien.
Selalu periksa syarat dan ketentuan promo yang berlaku untuk memaksimalkan keuntungan Anda.
Berita Terkait
-
Purbaya Buka Opsi Suntik Dana SAL Milik Pemerintah ke Bank Swasta
-
Purbaya Diam-diam Tambah Dana SAL Rp 100 T ke Perbankan, Sisa Kas Pemerintah Rp 400 T
-
Dana Iklim dan Rehabilitasi Hutan di Kalimantan: Bisakah REDD+ Beri Dampak Jangka Panjang?
-
"Berburu" Saldo Lebaran, Link DANA Kaget Bikin Hari Raya Makin Berlimpah Rejeki
-
Aturan Baru Purbaya: Jatim Jadi Provinsi Terbanyak Dapat Jatah Hasil Cukai Tembakau
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
Pilihan
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Sesaat Lagi! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria
Terkini
-
Misteri Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, TAUD Identifikasi 16 Pelaku dan Jejak Struktur Komando
-
Gus Yaqut Bantah Terima Uang 30 Ribu USD dari Maktour dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
-
Kejahatan Perang Baru AS-Israel Terbongkar, Incar Museum dan Situs Sejarah Iran
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Sengketa Temuan Kasus Andrie Yunus: Polisi Sebut Tak Ada Sipil, KontraS Ungkap 'Operasi Sadang'
-
Korsel Bagi-bagi Duit Tak Mau Warganya Hidup Susah saat Harga BBM Naik
-
Dari Teknisi ke Tumpukan Kelapa Busuk: Perjuangan Rosikin di Pinggir Rel Kramat Pulo Demi Mimpi Anak
-
Jaksa Agung Didesak Turun Tangan Seret Penyiram Air Keras Andrie Yunus ke Peradilan Umum
-
Terkuak! Korban Mutilasi di Serang Baru Ternyata Dibunuh karena Tolak Curi Mobil Majikan
-
PDIP-Demokrat Kompak Desak Prabowo Bentuk TGPF Kasus Air Keras Andrie Yunus