Suara.com - Makanan nusantara menjadi primadona yang mendominasi sajian kuliner dalam acara open house atau Gelar Griya di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (31/3/2025) untuk merayakan Idul Fitri 1446 Hijriah di hari pertama.
Sajian ini disuguhkan untuk masyarakat umum baik yang diundang secara resmi maupun yang menghadiri langsung acara tersebut dengan berkunjung ke Istana Kepresidenan.
Adapun sajian nusantara yang pasti disajikan untuk momen merayakan Idul Fitri ialah ketupat sayur yang tentunya didampingi lauk-lauk lengkap seperti rendang, opor ayam dan labu siam.
Sajian nusantara lainnya yang disuguhkan ialah bakso solo, menu favorit yang biasanya dicari oleh orang-orang yang menyukai rasa lebih ringan dibandingkan ketupat sayur.
Ada juga makanan khas dari Bandung yaitu batagor alias baso tahu goreng serta siomai dengan pilihan kentang, telur, dan daging siomai untuk masyarakat yang mencari penganan lebih ringan dibandingkan dua menu sebelumnya.
Meski begitu ada juga pilihan menu di luar sajian nusantara yaitu teppanyaki, makanan khas Jepang yang menyuguhkan tumisan daging didampingi sayur seperti taoge.
Sebagai pendamping minuman, dihadirkan beberapa pilihan yaitu es kelapa, es teler, kopi, serta tentunya air putih agar bisa melegakan dahaga para peserta gelar griya di Istana.
Antrean yang cukup panjang terlihat untuk sajian menu bakso, namun menu lainnya tak kalah juga diminati.
Dalam waktu yang terbilang singkat sejak gelar griya untuk masyarakat umum dimulai yakni pukul 09.00 WIB hingga pukul 12.00 WIB, seluruh sajian kuliner yang dihadirkan dengan cepat dihabiskan oleh para pengunjung.
Baca Juga: Tutup Open House di Istana, Presiden Prabowo Ikut Tren Velocity Hingga Keluarkan 'Jurus Silat'
Selain menikmati sajian kuliner yang didominasi masakan nusantara, masyarakat juga mendapatkan sambutan hangat secara langsung dari Presiden RI Prabowo Subianto dengan bersalaman hingga berfoto bersama.
Selain tamu umum, Presiden RI Prabowo Subianto turut menerima tamu dari Presiden hingga Wakil Presiden terdahulu, para pejabat publik, serta perwakilan kolega dari negara-negara sahabat.
Salami Warga di Halaman Istana
Presiden RI Prabowo Subianto menyalami ribuan warga yang hadir dalam acara gelar griya atau open house di Istana Kepresidenan Jakarta, dalam rangka Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah.
Usai bersalaman dan menerima tamu pejabat, mulai dari menteri Kabinet Merah Putih, mantan Presiden dan mantan Wakil Presiden, para duta besar negara sahabat di Ruang Kredensial, Istana Merdeka, Jakarta, Prabowo kemudian menyambangi Halaman Tengah Istana tempat masyarakat sudah berkumpul dan menunggu Presiden.
Sesaat setelah tiba di barisan masyarakat yang sudah menunggu, Prabowo pun disambut dengan riuh sorak sorai ketika hendak bersalaman dengan masyarakat.
Berita Terkait
-
Tutup Open House di Istana, Presiden Prabowo Ikut Tren Velocity Hingga Keluarkan 'Jurus Silat'
-
Sambil Silaturahmi, Gelar Griya Prabowo di Istana Jadi Ajang 'Piknik' Keluarga
-
Alasan Anies Baswedan Tak Hadir Open House Presiden Prabowo di Istana Merdeka
-
Bersyukur Muslim di Indonesia Kompak Berlebaran Hari Ini, Anies: Insya Allah Perkuat Persaudaraan
-
Momen Hangat Prabowo Rayakan Lebaran Bareng Titiek dan Didiet di Istana, Tak Lupa Salami Warga
Terpopuler
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
WNI Terlibat Jaringan Scam di Kamboja, Anggota Komisi XIII DPR: Penanganan Negara Harus Berbasis HAM
-
Ahmad Ali PSI Luruskan Tafsir Podcast: Gibran Adalah Wapres Potensial, Bukan Lawan Politik Prabowo
-
Dittipideksus Bareskrim Sita Dokumen hingga Data Transaksi dari Penggeledahan PT DSI
-
Pakar Hukum Desak RUU Perampasan Aset Disahkan pada 2026
-
PDIP Gelar Natal Nasional Bersama Warga Terdampak Bencana: Berbagi Pengharapan dan Sukacita
-
DVI Tuntaskan Identifikasi Korban Pesawat ATR 42-500, Seluruh Nama Sesuai Manifest
-
Angin Kencang Terjang Kupang, 25 Rumah Warga Rusak dan Timbulkan Korban Luka
-
Akademisi UI Ingatkan Risiko Politik Luar Negeri RI Usai Gabung Dewan Perdamaian Gaza
-
PSI Percayakan Bali kepada I Wayan Suyasa Eks Golkar, Kaesang Titipkan Harapan Besar
-
Cegah Stres di Pengungsian, KDM Siapkan Rp10 Juta per KK untuk Korban Longsor Cisarua