Suara.com - Direktorat Jenderal Perhubungan Laut (Ditjen Hubla) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyatakan.
Kuota tiket balik gratis melalui moda kapal laut saat ini masih tersedia hingga 2.347 lembar untuk angkutan arus balik Lebaran Idul Fitri 2025/1446 Hijriah.
Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kemenhub Antoni Arif Priadi di Jakarta, mengatakan bahwa Kementerian Perhubungan kembali menyediakan tiket gratis kapal laut.
Pada arus balik Lebaran 2025 ke sejumlah wilayah di Indonesia.
“Hingga saat ini, kuota tiket gratis kapal laut arus balik untuk keberangkatan tanggal 5 -15 April 2025 masih tersedia sebanyak 2.347 tiket. Kami mengimbau masyarakat dapat memanfaatkan program ini sebelum kuota yang tersedia habis,” kata Antoni, Sabtu 5 April 2025.
Dia menyampaikan bahwa tiket gratis tersebut disiapkan untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat yang akan kembali setelah berhari raya.
Menurut Antoni, tiket gratis kapal laut ini dilayani oleh sejumlah operator, seperti PT Pelni (Persero), PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) dan PT Sakti Inti Makmur.
Terdapat total 22 trayek ke sejumlah wilayah yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat secara gratis.
Antara lain Balohan - Ulee Lheue, Bitung – Ternate, Fak Fak – Sorong, Garongkong – Batulicin, Jangkar – Kalianget.
Baca Juga: Menteri ESDM Pastikan Distribusi Energi di Wilayah Maluku Aman
Selanjutnya trayek Kalianget – Jangkar, Kangean – Sapeken, Lamteng - Ulee Lheue, Luwuk – Saiyong, Pamatata – Bira, Pulau Banyak – Singkil, Raas – Sapudi, Raas – Jangkar, dan Raas – Kalianget.
Trayek berikutnya adalah Saiyong – Luwuk, Sapudi – Raas, Sapudi – Jangkar, Sapudi – Kalianget, Sinabang - Labuan Haji, Sinabang – Calang, Sinabang – Singkil, dan Sorong – Manokwari.
Lebih lanjut kata Antoni, masyarakat dapat mendaftar tiket gratis kapal laut melalui website
https://nusantara.kemenhub.go.id/. Selain itu, masyarakat juga dapat menghubungi ke-3 perwakilan operator kapal tersebut di wilayah masing-masing.
Dia berharap program tiket gratis kapal laut dapat kembali diselenggarakan pada tahun-tahun mendatang.
“Semoga program ini bisa terus meningkat, baik dari segi jumlah tiket, kualitas pelayanan, hingga trayek layanan,” kata Antoni.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Kronologi Pemudik Terjebak di Jalan Sawah Sleman Akibat Google Maps, Antrean Panjang Tak Terhindar
-
Puncak Arus Balik dari Jogja Pertama Terlewati, Gelombang Kedua Diprediksi Akhir Pekan
-
Bocor! China Bikin Peta Laut hingga Indonesia untuk Hadapi AS di Perang Dunia III
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
Terkini
-
KPK Panggil Ulang Gus Yaqut Hari Ini, Ada Apa Setelah Status Penahanan Kembali ke Rutan?
-
Iran Ajak Negara Arab Bersatu Bentuk Pakta Pertahanan Berbasis Al Quran
-
Noel Mau Ikutan Yaqut untuk Ajukan Pengalihan Penahanan, KPK: Kewenangan Hakim
-
Pramono Anung Tegaskan Kebijakan WFA bagi ASN DKI Berlaku hingga 27 Maret
-
Awal Retaknya Hubungan Trump - Netanyahu, Skenario Rahasia Mossad yang Gagal
-
Nasib Selat Hormuz dan Pasokan Minyak Dunia Bergantung Pada Respon Iran Terhadap Proposal AS
-
ASN Jakarta Malas Kerja Usai WFA Siap-siap Disanksi, Pramono Anung: Tak Ada Keringanan!
-
Puncak Arus Balik dari Jogja Pertama Terlewati, Gelombang Kedua Diprediksi Akhir Pekan
-
Syarat Mutlak Iran Bagi Kapal Internasional di Selat Hormuz Agar Bisa Melintas Dengan Selamat
-
Pramono Minta Penertiban Parkir Liar Diperkeras, Soroti Monas hingga Belakang Grand Indonesia