Suara.com - Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengeklaim dirinya tidak akan pernah mau terlibat dalam praktik korupsi apa pun. Termasuk juga menjadi 'orang dalam' dengan menitipkan nama kepada siapa pun, terutama terkait proyek pengadaan barang dan jasa.
Komitmen yang sama dia pastikan juga turut dilakukan oleh wakil menteri sosial Agus Jabo Priyono. Gus Ipul menekankan, apabila ada pihak yang mengaku-ngaku membawa nama ia juga wamensos, dipastikan tidak benar.
"Kalau ada yang pakai nama saya, pakai namanya Pak Wamen, apalagi dalam pengadaan barang dan jasa, itu pasti bohong dan omong kosong. Saya dan Pak Wamen tidak akan ikut-ikutan dan tidak akan titip-titipan, pokoknya semua proses harus benar," kata Gus Ipul saat menyampaikan sambutan dalam apel pagi di Kantor Kemensos, Jakarta, Selasa (8/4/2025).
Gus Ipul menegaskan, sejak awal menjabat, dirinya dan wamen Agus berkomitmen mengikuti arahan Presiden untuk menjauh dari praktik-praktik yang berpotensi menimbulkan korupsi.
"Saya dengan Pak Wamen dari awal dan berulang-ulang kami sampaikan bahwa kami sekuat tenaga mengikuti arahan Presiden untuk tidak sekali-kali melakukan upaya-upaya yang mengarah pada korupsi. Mengarah saja kami ini sudah tidak ingin," imbuhnya.
Ia pun mengimbau agar siapa pun tidak mudah percaya pada pihak yang mengklaim punya kedekatan dengan dirinya maupun pejabat lainnya, apalagi untuk mencari celah dalam proyek-proyek pemerintah.
"Kalau ada yang ngaku-ngaku 'saya orangnya Menteri, saya orangnya Wamen', itu mungkin-mungkin ada masalah mental," tegurnya.
Gus Ipul menyampaikan kalau dirinya memahami profesi ASN berdasarkan pengalamannya lebih dari 20 tahun mengisi berbagai jabatan di pemerintahan. Menurut Gus Ipul, pekerjaan ASN saat ini kian berat dengan makin banyaknya peraturan.
Kendati begitu, dia menekankan pentingnya menciptakan suasana kerja yang sehat dan profesional. Ia menyesalkan jika ada lingkungan kerja yang justru tidak produktif akibat perpecahan kelompok atau 'kubu' antar pegawai.
Baca Juga: Akui Tembak Mati Eks Kapolsek, OPM Blak-blakan Tantang Prabowo: Jika Anda Jagoan, Turun Perang!
"Jadi saya ngerti betul paling enggak apa yang jadi suasana kebatinan para ASN. Jadi tambah lama, jadi ASN ini berat.
Aturannya tambah banyak, aturannya itu semuanya membuat kita harus bekerja secara teliti," pesannya.
Temukan ASN Bolos 3 Bulan Lebih
Mensos Gus Ipul menemukan adanya ASN yang membolos kerja. Tak tanggung-tanggung, aksi membolos ASN itu sampai berbulan-bulan tak masuk kerja alias alpha. Temuan ASN membolos itu terungkap saat Gus Ipul memimpin apel upacara di hari pertama ASN bekerja di Kantor Kementerian Sosial, hari ini.
Awalnya, Gus Ipul menyebut satu per satu setiap unit kerja yang sebagian ASN masih melakukan work from anywhere alias WFA.
"Tadi sudah kita absen semua, ada dua yang tidak masuk dan tanpa izin. Sementara yang lain ada yang bekerja di kantor, itu mayoritas, sebagian lagi WFA (work from anywhere), sebagian lagi sedang cuti," kata Gus Ipul ditemui usai apel di Kantor Kemensos, Jakarta, Selasa.
Gus Ipul menyampaikan, absensi tersebut untuk melihat aspek disiplin para pegawai. Dia ingin seluruh pegawai Kemensos memiliki rasa tanggungjawab dan profesional dengan disiplin pada jam kerja.
Berita Terkait
-
Pramono-Rano Gelar Halal Bihalal di Hari Pertama Kerja, Antrean ASN hingga Kadis Mengular
-
Hari Pertama Kerja Pasca Lebaran, Gus Ipul Temukan 2 ASN Kemensos Bolos 3 Bulan Lebih
-
Sebut Mustahil Dasco Terlibat Bisnis Judol, Elite Gerindra: Beliau Sudah Haji
-
Akui Tembak Mati Eks Kapolsek, OPM Blak-blakan Tantang Prabowo: Jika Anda Jagoan, Turun Perang!
-
Usai Libur Lebaran, ASN Dilarang Bolos di Hari Pertama Kerja: Ada Sanksinya!
Terpopuler
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
"Saya Mohon Maaf," Ucapan Gibran di Tengah Duka Longsor Maut Bandung Barat
-
2 Polisi Gugur Terhimpit Truk Saat Bertugas Menuju Longsor Cisarua, Kapolri Beri Kenaikan Pangkat
-
Menko PMK Pratikno Soal Longsor Bandung Barat: SAR 24 Jam Cari 83 Korban Hilang
-
Banjir Jakarta: Pramono Sebut Sebagian Sudah Surut, BPBD Ungkap 14 RT Masih Terendam 80 Cm
-
Menteri Trenggono Ikut Presiden ke London dan Davos Sebelum Pingsan, Tapi Besok Sudah Ngantor
-
KPK Bongkar Skema Pemerasan Caperdes Pati, Bupati Sudewo Ditaksir Bisa Kantongi Rp50 Miliar
-
Kronologi Menteri Trenggono Pingsan di Upacara Duka, Suara Debam Bikin Riuh
-
Soal Sengketa Tanah Jimbaran, Ombudsman RI Sebut BPN Bali Patuhi Rekomendasi
-
Hasto Kristiyanto: Satyam Eva Jayate Adalah Benteng Moral PDIP Tegakkan Kebenaran
-
Oknum TNI AL Mabuk dan Aniaya Warga Talaud, Masyarakat Geram Hingga Kapal Rusak Parah