Menurut Soetrisno, hasil dari pemeriksaan para saksi termasuk orang tua korban terungkap fakta-fakta bahwa tidak benar telah terjadi tindak pidana pencurian dengan kekerasan atau begal yang dialami oleh Jamaluddin.
"Jamaluddin ini bukan korban begal di jalan pantura, melainkan korban jatuh sendiri akibat pengaruh minuman keras alias mabuk dan korban mengaku pesta minuman keras jenis arak sampai mabuk di salah satu kafe di wilayah Kecamatan Panji dan dikuatkan dengan keterangan pemilik kafe serta temannya," kata dia sebagaimana dinukil dari Antara.
Sementara luka robek di bagian kepala Jamaluddin, kata Soetrisno, juga bukan akibat pukulan benda tumpul, melainkan karena terjatuh dari motor dan kepalanya terbentur batu di lokasi kejadian.
"Ini juga didukung keterangan petugas medis Puskesmas Kapongan yang merawat luka korban dan korban juga sudah mengakui bahwa dirinya luka di kepalanya akibat terjatuh dari sepeda motor masih dalam kondisi mabuk," katanya.
Dari keterangan Jamaluddin, lanjut Soetrisno, juga mengakui dirinya telah berbohong mengatakan pelaku pembegalan berjumlah dua orang dengan membawa senjata tajam dan kayu.
"Termasuk HP miliknya yang dilaporkan dirampas oleh pelaku begal juga tidak benar, dan yang bersangkutan menyampaikan HP miliknya hilang tidak diketahui apakah hilang saat pesta miras dan tertidur atau hilang jatuh di jalan saat pulang dalam keadaan mabuk," katanya.
Berita Terkait
-
Seorang Polisi Jadi Korban Begal di Cikarang, Honda Scoopy Miliknya Dibawa Kabur
-
Teras Ciseupan, Spot Ngabuburit dan Buka Bersama di Kota Cimahi
-
Komplotan Begal Berpistol Berkeliaran di Jatinegara, Raja Tega sampai Bikin Korbannya Cium Aspal!
-
Viral! Pemotor Dikejar Polisi Dikira Begal, Pengamat: Saatnya Evaluasi SOP Pemeriksaan
-
Waspada! Tuduh Korbannya Nunggak Cicilan Motor, Komplotan Begal Nyamar Debt Collector Berkeliaran di Jaktim
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'
-
Anggota DPRD DKI beberkan kondisi memprihatinkan Flyover Pesing