Connie menyatakan bahwa pelanggaran terhadap perjanjian kerahasiaan dapat berakibat pada sanksi perdata dan pidana jika dokumen itu ia bocorkan.
“Dalam hidupku, aku gak punya apa-apa. Yang aku jaga cuma trust," kata Connie yang dikutip dari unggahan Youtube Akbar Faizal Uncensored, Senin (3/3/2025).
Connie juga mengungkapkan bahwa Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri sempat menanyakan perihal kebocoran dokumen tersebut.
Ia menjelaskan bahwa dirinya dan Andi Widjajanto adalah pihak yang dipercaya memegang salinan dokumen tersebut, namun keduanya membantah telah membocorkannya.
Connie menambahkan bahwa Megawati telah memerintahkan investigasi untuk mengetahui sumber kebocoran tersebut. Connie menekankan bahwa asumsi tanpa dasar dapat menimbulkan kesalahpahaman.
Ia berpesan agar semua pihak berpikir jernih dan dapat membedakan antara kepentingan politik dan hukum. Ia berharap agar tidak ada pihak yang dianggap musuh hanya karena perbedaan pandangan politik.
"Mas Hasto menitipkan satu kertas lecek ke Ibu hanya dengan dua kata: Jaga Ibu, jaga PDIP. Ibu tuh kaget. Apapun yang terjadi kepada mas Hasto, kita ingin semua bisa berpikir jernih, bisa membedakan mana yang politis, mana yang hukum," tegasnya.
Connie mengingatkan, penangkapan Hasto oleh KPK bisa terjadi kepada siapa saja di kemudian hari, terutama bagi para pihak oposisi.
"Jika terjadi apa-apa sama PDIP, negara ini bisa semakin gelap. Jangan sampai orang yang berseberangan dalam politik, kita anggap musuh dan dimatikan. Hari ini mas Hasto, saya nggak tahu besok siapa," tutupnya.
Baca Juga: Pertemuan dengan Wahyu Setiawan di Kantor KPU Dibongkar Jaksa KPK, Begini Bantahan Kubu Hasto
Diketahui, Hasto Kristiyanto sebelumnya telah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK. Hasto dijerat KPK karena diduga terlibat dalam kasus dugaan suap pergantian antarwaktu anggota DPR periode 2019-2024 serta perintangan penyidikan terhadap buronan Harun Masiku. Kekinian, kasus yang menjerat Hasto masih bergulir di pengadilan.
Berita Terkait
-
Pertemuan dengan Wahyu Setiawan di Kantor KPU Dibongkar Jaksa KPK, Begini Bantahan Kubu Hasto
-
Pakai Koper, Terkuak Uang Suap Titipan Harun Masiku Rp850 Juta di Kantor Hasto: Begini Pembagiannya!
-
Terkuak di Sidang Kasus Hasto: Kilas Balik OTT di Pesawat, Wahyu Setiawan 'Raib' Jelang Lepas Landas
-
Plintat-plintut, Jaksa KPK Cecar Sekretaris Wahyu soal Pertemuan Hasto PDIP di KPU: Mana yang Benar?
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'
-
Anggota DPRD DKI beberkan kondisi memprihatinkan Flyover Pesing
-
Sekolah Rakyat Tuban Tunjukkan Dampak Positif, Sekolah Permanen Disiapkan
-
Ferdinand Hutahean: Penempatan Polri di Bawah Kementerian Bukan Solusi Benahi Keluhan Masyarakat
-
Usai Gelar Perkara, KPK Tetapkan Status Hukum Hakim dan Pihak Lain yang Terjaring OTT di Depok