Suara.com - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meninjau tempat penitipan anak Balai Kota yang berlokasi di Grha Ali Sadikin pada Senin (5/5/2025). Ia menyebut kondisi daycare ini sudah sangat baik dengan segala fasilitasnya.
Pramono menyebut perbaikan daycare ini baru dilakukan belum lama ini ketika ia menjabat. Sebab, begitu pertama kali datang ke Balai Kota, ia melihat kondisi daycare masih kurang baij.
"Memang begitu saya dilantik, salah satu hal yang saya minta kepada tim saya adalah memperbaiki yang ini (daycare balai kota)," ujar Pramono di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (5/4/2025).
Pramono bahkan menyebut fasilitas dan pelayanan di daycare ini lebih baik ketimbang yang ada di pemerintah pusat, termasuk kantor Sekretaris Kabinet tempat ia bekerja dulu. Bahkan sekarang, pegawai yang menitipkan anaknya tak hanya pekerja dari Balai Kota saja.
"Jadi daycare yang di balai kota ini, terus terang saja, kementerian pun anaknya ada yang dititipkan di sini," ucapnya.
"Karena memang fasilitasnya, saya harus akui, saya pernah datang ke daycare-nya yang ada di Kementerian Sekretaris Kabinet, ini tempatnya lebih representatif, kemudian juga fasilitas dan sebagainya," tambah Pramono.
Meski demikian, ia menilai masih ada evaluasi dari daycare Balai Kota ini, yakni kapasitas dan penyesuaian waktu penitipan anak. Sebab, durasi anak dititipkan harus sama ketika orang tua datang menjemput.
"Jangan sampai kemudian ada yang jam 2 selesai, jam 3 selesai, ibunya jam 4. Sehingga mereka kebanyakan dibawa ibunya, sehingga dengan demikian perubahan jam kerja menjadi penting," jelasnya.
Ia pun berharap daycare Balai Kota ini bisa menjadi percontohan untuk penyediaan tempat penitipan anak di instansi lainnya. Sebab, selain fasilitasnya bagus, pengajaran yang diberikan juga diklaimnya berkualitas.
Baca Juga: Usulkan Nama-nama Pimpinan SKPD Baru, Gubernur Pramono Klaim Tak Ada Pertimbangan Personal
"Karena sangat baik ini bisa menjadi percontohan, tapi saya yakin gak semua instansi mempunyai kemampuan seperti di balai kota ini," katanya.
Menambahkan, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta, Sarjoko mengatakan pendaftaran daycare dibuka setiap masa pendaftaran siswa baru di sekolah.
"Jadi nanti akan ada periode pada bulan Juni, akan dibuka untuk layanan pendaftaran, termasuk di dalamnya adalah taman penintipan anak ini, yang syarat usianya adalah 2-6 tahun," pungkasnya.
Resmikan Taman Anak Sejahtera
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo meresmikan Taman Anak Sejahtera (TAS) Arutala di Kebon Bawang, Jakarta Utara dan menginstruksikan kepada jajarannya agar bisa mewujudkan satu TAS di setiap kecamatan.
“Sekarang ini kita sudah mempersiapkan ada tiga TAS, dan saya sudah meminta kepada Kepala Dinas, mudah-mudahan di setiap kecamatan nantinya ada satu,” kata Pramono saat dijumpai di Kebon Bawang, Jakarta Utara, Senin.
Berita Terkait
-
Usulkan Nama-nama Pimpinan SKPD Baru, Gubernur Pramono Klaim Tak Ada Pertimbangan Personal
-
Gubernur Pramono Anung Resmikan Masjid Jakarta Garden City
-
Pramono Mau Bikin Daycare untuk Warga Tak Mampu di Tiap Kelurahan, Bisa Main hingga Makan Gratis
-
Klaim Siap Pelototi Rekrutmen PPSU, Pramono: Saya buat Transparan Agar Tak Ada Rumor Ordal!
-
Ogah Ikuti Dedi Mulyadi Kirim Siswa Nakal ke Barak Militer, Pramono: Jakarta Punya Kebijakan Sendiri
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang
-
Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang
-
Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA
-
Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah
-
Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?
-
Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!
-
Perempuan Didorong Jadi Aktor Utama Ekonomi Restoratif, Tak Lagi Sekadar Penerima Manfaat
-
Terkuak! Ini Pemicu Longsor Petamburan: Dari Abrasi Kali BKB hingga Bangunan di Sempadan
-
Sekjen Partai Buruh Ferri Nuzarli Mundur! 1,3 Juta Anggota ORI Kompak Tinggalkan Partai
-
Prabowo Singgung Kegaduhan Usai Pemilu, Istana Langsung Klarifikasi