Suara.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta kembali meluaskan akses hiburan dan edukasi bagi warga penerima bantuan pendidikan.
Tak hanya bagi pemegang Kartu Jakarta Pintar Plus (KJP Plus), kini mahasiswa penerima Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) juga akan digratiskan masuk ke sejumlah tempat rekreasi dan kebudayaan.
Misalnya, seperti Ancol, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Kebun Binatang Ragunan, Monas, hingga berbagai museum di Ibu Kota.
Kebijakan ini diumumkan langsung oleh Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, saat menutup Konferensi Pendidikan Indonesia di Kantor Dinas Pendidikan DKI Jakarta.
“Saya mengeluarkan peraturan gubernur untuk merubah. Anak-anak ini diberikan kesempatan gratis lihat Ancol, Taman Mini Indonesia Indah, Ragunan, Monas, Museum yang ada di Jakarta. Kita berikan semuanya gratis,” ujar Pramono dalam keterangannya, ditulis pada Jumat (16/5/2025).
Langkah tersebut diambil setelah Pemprov DKI resmi menetapkan 707.622 warga sebagai penerima manfaat program KJP Plus dan KJMU.
Pramono mengatakan, perluasan akses hiburan edukatif ini bertujuan membangun semangat serta memberikan pengalaman baru bagi generasi muda.
Pramono juga bercerita tentang masa kecilnya yang tumbuh di Kediri dan sempat merasa jauh dari pengalaman melihat ikon-ikon Jakarta, termasuk Monas.
Politisi PDI Perjuangan (PDIP) itu mengakui hanya sempat menginjakkan kaki di Ibu Kota saat kelas 4 SD, itu pun karena menghadiri pernikahan keluarga.
Baca Juga: Heboh Video Pria Ngaku Waras: Kalau Ijazah Jokowi Palsu, Saya Janji Telan Panci Satu Pabrik!
“Untuk itu, itulah yang memacu saya untuk kemudian mudah-mudahan saya selalu dapat beasiswa, ranking 1 sekolah, dan seterusnya, dan seterusnya, Alhamdulillah, saya berkantor di Monas lama sekali,” kenangnya.
Lebih lanjut, mantan Sekretaris Kabinet (Seskab) di era Presiden ke-7 Jokowi itu juga memastikan bahwa Pemprov DKI menargetkan 15.792 mahasiswa sebagai penerima KJMU di periode pemerintahannya.
Pramono juga menegaskan komitmennya untuk memperluas cakupan bantuan pendidikan, bahkan hingga jenjang S3.
“Kenapa ini dilakukan? Enggak mungkin memotong garis ketidakberuntungan kalau orang tidak kemudian kita berikan kesempatan untuk meraih pendidikan setinggi-tingginya,” tandas Pramono.
Bisa Masuk Tempat Rekreasi
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah mencairkan Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus untuk para penerima pada Kamis (20/3/2025). Tak hanya mendapat bantuan pendidikan, kini para penerima juga mendapatkan akses gratis untuk masuk Taman Mini Indonesia Indah (TMII).
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menegaskan pentingnya program ini untuk mendorong semangat belajar anak-anak di Jakarta.
"Anak-anak yang hari ini mendapatkan KJP Plus, mereka akan mendapatkan akses gratis ke TMII," ujar Pramono.
Menurutnya, kolaborasi dengan TMII ini adalah bagian dari upaya Pemprov DKI Jakarta untuk memberikan peluang lebih besar bagi masyarakat, terutama yang kurang mampu, agar bisa merasakan manfaat dari program KJP Plus.
Selain TMII, fasilitas lain seperti Taman Margasatwa Ragunan, Ancol, Monas, dan beberapa museum juga akan memberikan akses gratis kepada para pelajar penerima KJP Plus.
"Ini adalah bagian dari upaya kami untuk memastikan pendidikan yang berkualitas bagi semua anak-anak Jakarta, tanpa terkendala biaya," ucap Pramono.
Tercatat, hingga saat ini ada sekitar 707.622 siswa di Jakarta yang menerima KJP Plus. Dari jumlah tersebut, 580.893 siswa merupakan penerima lanjutan, sementara 126.729 siswa baru menjadi bagian dari program ini.
Diketahui, jumlah penerima KJP sempat dipangkas oleh eks Penjabat (Pj) Gubernur DKI Heru Budi Hartono. Hal ini lantas menuai protes karena banyak siswa tidak mampu justru kehilangan bantuan ini.
Pramono mengatakan, program KJP Plus ini diharapkan dapat mengurangi beban orang tua sekaligus memberikan peluang lebih besar bagi anak-anak untuk berkembang, baik dari segi pendidikan maupun pengalaman budaya.
"Semoga dengan adanya KJP Plus ini, anak-anak Jakarta lebih semangat untuk belajar dan mewujudkan cita-cita mereka. Saya berharap, suatu hari nanti, mereka bisa menjadi sarjana dan membantu keluarga mereka," ujar Pramono.
Selain itu, Pramono juga mengungkapkan rencananya untuk meningkatkan nilai bantuan KJP Plus pada tahun depan agar manfaatnya semakin terasa bagi para siswa yang membutuhkan.
"Secara khusus saya ingin menyampaikan, mudah-mudahan anak-anak yang menerima KJP Plus lebih rajin belajar. Kejarlah sampai bisa mendapatkan KJMU," pungkasnya.
Di sisi lain, Direktur Utama Bank DKI, Agus H Widodo menyebut selain menerima penyaluran bantuan yang terdigitalisasi, penerima juga dapat melakukan berbagai transaksi keuangan dengan melalui aplikasi JakOne Mobile.
"Melalui dukungan terhadap KJP Plus, Bank DKI berperan dalam menyalurkan bantuan sekaligus berkontribusi aktif dalam memajukan pendidikan, meningkatkan kualitas hidup masyarakat, serta mewujudkan kota Jakarta yang lebih sejahtera dan berdaya saing," tutup Agus.
Selain akses ke TMII, para penerima KJP Plus juga mendapatkan fasilitas lainnya seperti subsidi pangan, akses gratis ke TransJakarta, dan bebas biaya masuk ke berbagai tempat wisata kelolaan Pemprov DKI Jakarta, seperti Taman Wisata Ragunan dan Taman Impian Jaya Ancol.
Berita Terkait
-
Heboh Video Pria Ngaku Waras: Kalau Ijazah Jokowi Palsu, Saya Janji Telan Panci Satu Pabrik!
-
Palak PSN Prabowo Rp5 T, Wagub Banten Murka: Pengusaha Bergaya Preman Harus Ditindak, Ini Kriminal!
-
Megawati Tantang Jokowi Beberkan Ijazahnya ke Publik, PKB: Setuju, Cara Terbaik Akhiri Polemik
-
Mau Gelar Manggarai Bersholawat, Pendekatan Agama jadi Jurus Pramono: Bakal Sukses Cegah Tawuran?
-
Copot Bendera GRIB Jaya hingga FBR di Jaktim, Polisi: Tak Boleh Ada Simbol Ormas Kuasai Wilayah!
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Tunaikan Umrah, Momen Megawati Didampingi Prananda dan Puan Ambil Miqat Masjid Tan'im
-
Bukan Sekadar Penanam: Wamen Veronica Tan Tegaskan Peran Strategis Perempuan dalam Tata Kelola Hutan
-
Indonesia-Norwegia Luncurkan Small Grant Periode IV, Dukung FOLU Net Sink 2030
-
Terungkap: AS Siapkan Strategi Perang Jangka Panjang di Iran, Beda dari Venezuela
-
Nasib Buruh Perempuan hingga Korban MBG Jadi Sorotan Tajam API
-
API Soroti Femisida dan Bias Hukum Jelang Hari Perempuan Internasional
-
Status Bendung Katulampa Naik ke Siaga 3, Air Kiriman Diprediksi Terjang Jakarta Malam Ini
-
Guru SD di Jember Telanjangi 22 Siswa, Anggota DPR: Bisa Diproses Tanpa Laporan
-
Bima Arya Desak Bupati-Wakil Bupati Jember Selesaikan Konflik Elegan
-
Jelang Ramadan, Satpol PP Matraman Sita 51 Botol Miras dalam Operasi Pekat