Suara.com - Pencairan dana bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) termin 2 tahun 2025 sudah di depan mata. Banyak orang tua dan siswa dari jenjang SD hingga SMA/SMK, sedang menanti kepastian kapan bantuan pendidikan tersebut akan dicairkan pada bulan Mei 2025 ini.
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, telah menetapkan jadwal pencairan dana PIP pada Mei 2025, yakni mulai tanggal 21 Mei 2025.
Meski begitu, pencairan dilakukan bertahap, tergantung pada proses verifikasi data di sekolah dan kesiapan dari pihak bank penyalur.
Informasi lengkap seputar jadwal, besar bantuan, dan cara mencairkan PIP 2025 yang wajib diketahui oleh penerima manfaat.
Untuk diketahui, program ini dilaksanakan dalam tiga termin sepanjang tahun. Untuk termin 2 PIP 2025, jadwal pencairannya berlangsung mulai 21 Mei hingga September 2025.
Dana PIP ini diperuntukkan bagi siswa yang diusulkan melalui Surat Keputusan (SK) Nominasi dari Dinas Pendidikan.
Namun, penting dicatat bahwa tidak semua siswa akan langsung menerima dana pada tanggal tersebut. Proses verifikasi data siswa PIP menjadi kunci pencairan agar dana masuk ke rekening masing-masing penerima.
Jadwal Lengkap Penyaluran Dana PIP 2025
- Termin 1 (Februari-April): Untuk siswa yang telah memiliki Kartu Indonesia Pintar (KIP).
- Termin 2 (Mei-September): Untuk siswa yang masuk dalam SK Nominasi dari Dinas Pendidikan.
- Termin 3 (Oktober-Desember): Untuk siswa yang belum menerima bantuan pada dua termin sebelumnya.
Dengan sistem ini, pemerintah memastikan pemerataan bantuan pendidikan agar semua siswa dari keluarga kurang mampu bisa mengakses pendidikan tanpa hambatan biaya.
Besaran Bantuan PIP 2025 Berdasarkan Jenjang Sekolah
1. SD/SDLB/Paket A: Rp 450.000 per tahun
Rp 225.000 untuk kelas 6 semester genap dan kelas 1 semester gasal
Berita Terkait
-
Ancaman PHK Meningkat, Pendaftaran Program Indonesia Pintar Ikut Melonjak
-
Cara Cek Penerima PIP Juni 2026 Lewat HP, Dana Cair Bulan Ini
-
Cara Cek PIP Lewat HP: Ini Persyaratan untuk Pencairan Dana Program Indonesia Pintar
-
Anak TK dan PAUD Kini Dapat PIP 2026, Ini Besaran Bantuan dan Cara Mengeceknya
-
Pastikan Anggaran Pendidikan Naik, Mendikdasmen Bantah MBG Pangkas Dana Sekolah
Terpopuler
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- Mulai Besok Kendaraan Nunggak Pajak Dilarang Isi BBM Bersubsidi
- 3 Rekomendasi Air Cooler 50 Watt yang Dingin Maksimal dan Suaranya Senyap
- 3 Sepatu Running Brodo Terlaris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Durian Musang King dan Black Thorn Jadi Komoditas Baru Andalan Sulsel
Pilihan
-
Resmi! Muktamar NU ke-35 akan Digelar di Ponpes Bahrul Ulum Jombang
-
Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
Terkini
-
Meluas ke 12 Titik! Polisi Geledah Pacific Place hingga Rumah Mewah di Sentul Terkait Kasus TPPU
-
Bahaya State Capture, Pakar Ungkap Cara Militer 'Kuasai' Negara Lewat Jalur Legal
-
Jejak Densus 88 Kuntit Jampidsus di Cafe de'CLAN Signature: Kini Ditemukan Brankas Dolar Rp67 M!
-
Bareskrim Rampungkan Berkas Kasus Impor Handphone Ilegal, Tiga Tersangka Segera Disidang
-
Mengapa Pengembalian Amplop Belum Tentu Membebaskan Raja Juli Antoni dari Pidana?
-
Sembunyi di Balik Lemari! Polisi Sita Rp67 M dari Cafe de'CLAN yang Diduga Milik Jampidsus Febrie
-
Brankas Berisi Dolar Disita di Cafe de'CLAN, Nama Jampidsus Febrie Adriansyah Ikut Terseret
-
Dari Cafe de'CLAN Signature ke Pacific Place, Polisi Kejar Aliran Duit Korupsi PLTU hingga Asabri!
-
Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
-
Kasus Eksploitasi Anak 'Tenda Biru' Bukan Dipicu Postingan Viral WN Jepang