Kebijakan ini merupakan janji salah satu program prioritas 100 hari masa pemerintahannya alias quick wins.
Lima taman yang kini beroperasi tanpa tutup di antaranya adalah Taman Menteng, Taman Lapangan Banteng, Taman Langsat, Taman Ayodya, dan Taman Literasi Martatiahahu.
"Dengan resmi malam hari ini ada lima taman yang secara resmi kita akan buka 24 jam, dan ini merupakan komitmen kami untuk membuka ruang terbuka hijau lebih banyak," ujar Pramono di Taman Lapangan Banteng, Jakarta Pusat.
Sebelum meresmikan pembukaan lima taman 24 jam, Pramono sempat berjalan-jalan di Taman Lapangan Banteng pada Jumat malam.
Ia menemui berbagai komunitas yang melakukan aktivitas di taman pada malam hari.
Dalam kesempatan itu, ia juga sempat mencoba ikut yoga bersama komunitas setempat.
Ia mengaku tak menyangka antusiasme masyarakat untuk berkegiatan di taman pada malam hari cukup tinggi.
"Terus terang sungguh saya tidak menyangka, bahwa tempatnya ternyata lebih bagus dari yang saya perkirakan. dan komunitas yang datang memberikan antusiasme yang luar biasa," ucapnya.
"Tadi saya bertemu dengan komunitas sepeda malam, ada juga yang reptil, kalau reptil saya takut. Kalau reptil terus terang saya takut. Ada juga komunitas kucing, anjing dan sebagainya. Dan barusan juga ada komunitas pencinta Taman malam, dan juga ada Yoga dan sebagainya," lanjutnya.
Baca Juga: Kemacetan Horor Tanjung Priok Tak Boleh Terulang, Pramono Wanti-wanti Pelindo
Dengan pembukaan taman selama 24 jam ini, Pramono menyebut akses masyarakat ke ruang publik terus bertambah.
Ia berharap pemanfaatan taman hingga larut ini tak disalahgunakan untuk kegiatan negatif.
"Saya meyakini taman-taman seperti inilah kemudian mudah-mudahan banyak rasa sayang, rasa cinta, rasa saling memiliki, rasa saling berbagi, toleransi, kebersamaan, itu akan timbul, dan itu akan ada," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Kompak Absen Pembekalan PDIP: Pramono Mau Naik Haji, Rano Karno Nonton Festival Film di Luar Negeri
-
Meski Dilarang, Gerindra Ngotot Minta Kader Gaungkan Prabowo Dua Periode: Kita Bisa Buktikan!
-
DPRD Minta Rekrutmen PPSU Cuma Khusus Warga Ber-KTP Jakarta, Begini Reaksi Pramono Anung
-
Prabowo Tegur Kader Gerindra: Jangan Koar-koar soal 2 Periode
-
Mulai Hari Ini, Lima Taman di Jakarta Buka 24 Jam
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
Terkini
-
Ikrar Nusa Bakti Sindir Militer: Merasa Dirinya Bukan Dibentuk Oleh Negara
-
MBG Serap Hampir Rp1 Triliun per Hari, BGN Sebut Dana Langsung Mengalir ke Masyarakat
-
Harga Rokok Lebih Murah dari Sebungkus Nasi, CISDI: Bisa Gagalkan Program Makan Bergizi Gratis
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Laut Merah Milik Siapa? Iran Ancam Mau Menutupnya
-
WALHI Kritik Menhan Sjafrie Sjamsoeddin di Satgas PKH: Waspada Ekspansi Militer di Ruang Sipil
-
Melihat Kapal Macet Mau ke Selat Hormuz Berdasarkan Data Pelacakan Maritim
-
Israel Hari Ini: Ancaman Roket Hizbullah hingga Serangan Lebah dan Cuaca Ekstrem
-
Predator Berkedok Jas Almamater: Mengapa Kampus Elite Gagal Melindungi Korban Kekerasan Seksual?
-
Lahan Sengketa di Tanah Abang, Ahli Waris Pakai Verponding Lawan Kementerian PKP