Suara.com - Menyambut tahun ajaran baru, proses Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk wilayah Jakarta pada tahun 2025 akan segera dimulai. Para calon peserta didik dan orang tua diimbau untuk mencermati informasi penting terkait jadwal dan tahapan pendaftaran, mengingat adanya perbedaan linimasa berdasarkan jenjang pendidikan. Proses ini merupakan bagian krusial dalam memastikan setiap anak mendapatkan akses pendidikan yang layak di ibu kota.
Sebelum memasuki tahapan pendaftaran, setiap calon peserta didik baru diwajibkan untuk melakukan pengajuan akun dan verifikasi Kartu Keluarga. Tahapan ini sangat penting sebagai pintu gerbang awal menuju proses seleksi. Berdasarkan informasi yang dirilis oleh Dinas Pendidikan DKI Jakarta melalui akun Instagram resminya, @disdikdki, jadwal untuk tahapan ini bervariasi sesuai jenjang:
Jenjang SD: 26 Mei 2025
Jenjang SMP: 2 Juni 2025
Jenjang SMA: 5 Juni 2025
Jenjang SMK: 5 Juni 2025
Dengan mengetahui jadwal ini, calon peserta didik dan orang tua dapat mempersiapkan dokumen yang diperlukan dan memastikan proses pengajuan akun berjalan lancar.
Jadwal Pendaftaran SPMB Jakarta 2025
Setelah berhasil melalui tahapan pengajuan akun, calon peserta didik dapat melanjutkan ke proses pendaftaran sesuai dengan jalur yang dipilih. Dalam SPMB Jakarta tahun 2025, tersedia beberapa jalur penerimaan. Jalur penerimaan tersebut diantaranya afirmasi, domisili, prestasi akademik, prestasi non-akademik, dan mutasi.
1. Jenjang SD
Jalur Afirmasi Prioritas Pertama (Penerima manfaat panti sosial dan anak tenaga kesehatan yang meninggal dunia dalam penanganan Covid-19): 16 Juni-4 Juli 2025
Jalur Afirmasi Prioritas Pertama (Bagi anak penyandang disabilitas): 16-20 Juni 2025
Jalur Afirmasi Prioritas Kedua (Bagi pemegang Kartu Anak Jakarta dan pekerja buruh yang direkomendasikan, anak dari mitra Transjakarta): 23-28 Juni 2025
Jalur Domisili: 16-20 Juni 2025
Jalur Mutasi: 16 Juni-4 Juli 2025
Tahap Kedua: 30 Juni-4 Juli 2025
Tahap Ketiga: 7-10 Juli 2025
2. Jenjang SMP
Baca Juga: LED Countdown 500 Tahun Jakarta Diprotes, Rano Karno: 2 Tahun Itu Cepat
Jalur Afirmasi Prioritas Pertama (Penerima manfaat panti sosial dan anak tenaga kesehatan yang meninggal dunia dalam penanganan Covid-19): 16 Juni-4 Juli 2025
Jalur Afirmasi Prioritas Pertama (Bagi anak penyandang disabilitas): 16-20 Juni 2025
Jalur Afirmasi Prioritas Kedua (Bagi pemegang Kartu Anak Jakarta dan pekerja buruh yang direkomendasikan, anak dari mitra Transjakarta): 23-28 Juni 2025
Jalur Prestasi Akademik dan Nonakademik: 16-20 Juni 2025
Jalur Domisili: 30 Juni-4 Juli 2025
Jalur Mutasi: 16 Juni-4 Juli 2025
Tahap Kedua: 7-10 Juli 2025
3. Jenjang SMA
Jalur Afirmasi Prioritas Pertama (Penerima manfaat panti sosial dan anak tenaga kesehatan yang meninggal dunia dalam penanganan Covid-19): 16 Juni-4 Juli 2025
Jalur Afirmasi Prioritas Pertama (Bagi anak penyandang disabilitas): 16-20 Juni 2025
Jalur Afirmasi Prioritas Kedua (Bagi pemegang Kartu Anak Jakarta dan pekerja buruh yang direkomendasikan, anak dari mitra Transjakarta, dan penerima PIP): 23-28 Juni 2025
Jalur Prestasi Akademik dan Nonakademik: 16-20 Juni 2025
Jalur Domisili: 30 Juni-4 Juli 2025
Jalur Mutasi: 16 Juni-4 Juli 2025
Tahap Kedua: 7-10 Juli 2025
4. Jenjang SMK
Jalur Afirmasi Prioritas Pertama (Penerima manfaat panti sosial dan anak tenaga kesehatan yang meninggal dunia dalam penanganan Covid-19): 16 Juni-4 Juli 2025
Jalur Afirmasi Prioritas Pertama (Bagi anak penyandang disabilitas): 16-20 Juni 2025
Jalur Afirmasi Prioritas Kedua (Bagi pemegang Kartu Anak Jakarta dan pekerja buruh yang direkomendasikan, anak dari mitra Transjakarta, dan penerima PIP): 23-28 Juni 2025
Jalur Prestasi Akademik dan Nonakademik: 16-20 Juni 2025
Jalur Mutasi: 16 Juni-4 Juli 2025
Tahap Kedua: 7-10 Juli 2025
5. SPAUD
Berita Terkait
-
Gubernur Pramono Larang Jualan Hewan Kurban di Jalan, Wali Kota Diminta Tertibkan
-
Pemprov DKI Tegaskan Pengamen Ondel-ondel Langgar Aturan, Bisa Kena Sanksi!
-
Hotel di Jakarta Terancam PHK Massal, Ini Jurus Pramono Selamatkan Ribuan Pekerja!
-
100 Hari Pimpin Jakarta Rampung, Rano Karno: Kami Tak Kerjakan Proyek Besar, tapi...
-
Potret Megawati Hadiri Upacara Hari Lahir Pancasila yang Dipimpin Prabowo
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Presiden Iran Tolak Negosiasi di Bawah Tekanan dan Blokade
-
Bantah Isu Bansos Dipotong, Gus Ipul: Itu Narasi Menyesatkan dan Potensi Penipuan!
-
Donald Trump Klaim Terima Usulan Baru dari Iran usai Batalkan Misi Perundingan ke Pakistan
-
Donald Trump Batalkan Keberangkatan Utusan ke Pakistan, Negosiasi Iran AS Kembali Buntu
-
Motif Konyol 'Prank' Damkar Semarang Terungkap: Kesal Debitur Susah Ditagih Utang Rp2 Juta!
-
WHO Sebut Butuh Rp172 Triliun untuk Pulihkan Sistem Kesehatan Gaza dalam 5 Tahun
-
Kekerasan Anak di Little Aresha, Pengurus Hingga Pemilik Terancam Hukuman Berat
-
Bidik Top 50 Kota Global, Jakarta Resmi Jalin Kerja Sama Sister City dengan Jeju Korsel
-
SPAI Desak Pemerintah: Hapus Perbudakan Modern, Akui Pengemudi Ojol Sebagai Pekerja Formal!
-
Bukan Intervensi! Eks Penyidik: Usul KPK Capres Wajib Kader Partai Bentuk Kontribusi Pemikiran