Toyota Veloz Hybrid lebih dahulu diluncurkan di Thailand pada tahun 2024 lalu. MPV dengan varian hybrid di Thailand itu kabarnya dirakit secara lokal.
Peluncuran Toyota Veloz Hybrid pada tahun ini juga menunjukkan komitmen Toyota dalam memperluas jajaran kendaraan ramah lingkungan di pasar Asia Tenggara.
Perkiraan Harga Toyota Veloz Hybrid 2025
Berdasarkan informasi dari Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB), Toyota Veloz Hybrid di Indonesia akan tersedia dalam dua varian:
- 1.5 Q HV CVT dengan NJKB sekitar Rp264 juta
- 1.5 Q HV CVT TSS dengan NJKB sekitar Rp284 juta
Harga on-the-road diperkirakan akan berada di kisaran Rp318 juta hingga Rp350 juta, tergantung pada varian dan fitur tambahan yang dipilih.
Bocoran Pihak Jepang
Sebelumnya diberitakan, perwakilan Japan Chamber of Commerce and Industry (JCCI) bidang otomotif, Seiji Kuraishi turut membeberkan bahwa ada kendaraan hybrid yang mulai diproduksi secara lokal di Indonesia pada tahun ini.
"Tahun ini, kendaraan hybrid mulai diproduksi secara lokal di Indonesia. Ini merupakan langkah awal dalam hal netralisasi karbon," ujar Seiji Kuraishi, dikutip Sabtu (1/2/2025).
Lebih jauh, Seiji Kuraishi menyampaikan, industri otomotif Jepang di Indonesia telah berkembang sangat masif. Hingga saat ini, industri otomotif Jepang telah membuka enam pabrik dan mendistribusikan kendaraan kepada 4,9 juta pelanggan di Indonesia.
Baca Juga: 5 Rekomendasi Mobil Bekas Tipe SUV Juni 2025: Harga di Bawah 80 Juta, Segini Pajaknya
"Pada 2024, produk industri kendaraan roda empat Jepang di Indonesia telah terjual sebanyak 128.000 unit," ungkapnya.
Sejauh ini mobil hybrid dinilai menjadi teknologi paling tepat untuk melakukan transisi sebelum sepenuhnya menggunakan mobil listrik.
Pasalnya mobil hybrid menggabungkan konsep mobil konvensional yang digerakan dengan mesin bensin atau diesel dengan teknologi mobil listrik, untuk meningkatkan efisiensi bahan bakar dan emisi gas buang.
Sejauh ini baru Innova Zenix Hybrid yang diproduksi oleh Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) di Indonesia.
Mobil ini menggunakan teknologi hybrid yang dapat mengurangi emisi gas buang dan meningkatkan efisiensi bahan bakar.
Namun santer terdengar bila Toyota juga mulai memproduksi Veloz Hybrid di Indonesia sebagai model selanjutnya.Pernyataan dari perwakilan JCCI bisa saja menjadi sinyal bila kehadiran Veloz Hybrid semakin dekat.
Berita Terkait
-
5 Rekomendasi Mobil Bekas Tipe SUV Juni 2025: Harga di Bawah 80 Juta, Segini Pajaknya
-
Daftar Harga Mobil Toyota Juni 2025, Cek Innova Terbaru
-
Mobil Berbahan Bakar Hidrogen Cair Toyota Sukses Rampungkan Balap Endurance, Bos Besar Jadi Driver
-
3 Rekomendasi Mobil Keluarga Rp20 Jutaan: Muat Banyak hingga 9 Orang dan Tenaga Badak
-
5 Rekomendasi Mobil Murah 7 Seater Juni 2025: Harga Rp70 Jutaan, Pajak Sejutaan
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender
-
Pantura Genuk Minim Genangan di Musim Hujan, Infrastruktur Pengendali Banjir Dioptimalkan
-
Satgas PKH Sedang Verifikasi Temuan PPATK Soal Hasil Penambangan Emas Ilegal Senilai Rp992 Triliun
-
Pandji Pragiwaksono Dicecar 48 Pertanyaan Usai Diperiksa Bareskrim: Saya Ikuti Prosesnya Saja
-
Lebih Ganas dari COVID-19, Menakar Kesiapan Indonesia Hadapi Virus Nipah yang Mematikan
-
Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer Sambangi Istana, Bahas Rencana Pembelian Pesawat?
-
Jakarta Makin Gampang Tenggelam, Sudah Waktunya Benahi Tata Ruang?