Suara.com - Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengungkapkan isi pesan Megawati Soekarnoputri untuk Presiden Prabowo Subianto.
Pesan tersebut disampaikan Megawati melalui Prasetyo dan Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad saat bertemu pekan lalu.
Prasetyo berujar melalui pesan yang dititipkan, Megawati meminta untuk menjaga Prabowo yang kini sedang memimpin pemerintahan.
"Kemarin kan sudah saya sampaikan, pesannya adalah jaga Pak Prabowo, jaga beliau, pemerintahan ini supaya berjalan dengan baik, saling mendukung satu sama lain," kata Prasetyo di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (10/6/2025).
Selain pesan mengingatkan agar jaga Prabowo, Presiden ke-5 RI tersebut sekaligus mengingatkan pentingnya menjaga kekompakan dan persatuan.
"Jaga kekompakan, jaga persatuan. Beliau sebagai presiden memberikan masukan seperti itu," kata Prasetyo.
Sebelumnya, Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani mengungkapkan pesan dari Presiden Prabowo Subianto kepada Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri melalui Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad dan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi.
Diketahui Dasco yang merupakan Ketua Harian Partai Gerindra dan Prasetyo sebagai Ketua OKK DPP Partai Gerindra menunggah foto pertemuan dengan Megawati Soekarnoputri dan putrinya, Puan Maharani yang merupakan Ketua DPR.
Muzani mengatakan pesan Prabowo kepada Megawati seputar mengajak untuk selalu kompak.
Baca Juga: 7 Daftar Hotel Dijual Lewat Situs Online, Cek Harganya di Sini
"Kompak-kompak selalu lah kira-kira," kata Muzani usai salar Iduladha di Masjid Istiqlal, Jakarta, Jumat (6/6/2025).
Sementara itu ditanya terkait kehadiran Dasco dalam pertemuaj Megawati mewakili Partai Gerindra atau siapa, Muzani menegaskan mewakili semua.
"Mewakili kami semua," kata Muzani.
Muzani juga belum menjawab detail saat ditanya terkait dokumen yang dipegang Megawatimerupakan dokumen berlambang Kementerian Sekretariat Negara.
Ia mengaku belum memonitor langsung dan belum bertemu Dasco untuk bertanya perihal pertemuan yang dimaksud.
"Saya belum tahu. Saya belum ketemu Pak Dasco, serius," kata Muzani.
Berita Terkait
-
Mesra ke Prabowo Tapi Tidak ke Gibran, PDIP Disebut Akan Menjadi Batu Sandungan untuk Gengnya Jokowi
-
Istana Tanggapi Isu Reshuffle di Kabinet Prabowo: Nanti Dikira Bohong, Memang Belum Ada
-
Istana Pastikan Jam Rolex untuk Pemain Timnas dari Kocek Pribadi Prabowo, Tak Pakai Anggaran Negara
-
Prabowo Dinilai Akan Tetap 'Lindungi' Jokowi Meski Kian Dekat dengan Megawati
-
7 Daftar Hotel Dijual Lewat Situs Online, Cek Harganya di Sini
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- Siapa Syekh Ahmad Al Misry? Dikaitkan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Sesama Jenis 'SAM'
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Gaji Rp 8,2 M Belum Dibayar, Aktivis-Influencer Sedunia Tuntut Badan Propaganda Israel
-
Pemerintah Kecam Kasus Kekerasan terhadap Andrie Yunus, Tegaskan Kasus Harus Diusut Tuntas
-
Indonesia Enggan Dukung Resolusi DK PBB yang Kurang Berimbang pada Iran
-
Viral TikToker Bongkar Lokasi Pertahanan Israel, Iran Diduga Langsung Mengebom
-
Dasco Ungkap Pembicaraannya dengan Prabowo soal Strategi 'Take Over' Gaza
-
KPK Tetapkan 2 Tersangka dalam OTT Cilacap
-
Tetap Buka! Ini Jam Operasional BRI Jakarta Pusat saat Libur Lebaran 2026
-
DPR RI soal Pembelian Rudal BrahMos: Jaga Kedaulatan Tanpa Terjebak Rivalitas Geopolitik
-
Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras, Pemerintah Minta Polisi Usut Tuntas
-
Buntut Ketegangan Timur Tengah, Pemerintah Siapkan Pemulangan 34 WNI dari Iran