Suara.com - Ketegangan antara Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan dan Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Barat Herman Suryatman semakin terbuka ke publik dan kini menjadi sorotan masyarakat Jabar khususnya.
Perselisihan yang semula hanya sebatas perbedaan pendapat internal antara Erwan Setiawan dan Herman Suryatman, kini melebar dan menjadi sorotan berbagai kalangan.
Konflik keduanya diduga bermula dari polemik pengelolaan program prioritas Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang dinilai tidak melalui koordinasi optimal.
Wakil Gubernur Erwan Setiawan beberapa kali menyuarakan ketidakpuasannya terhadap sejumlah keputusan Sekda Herman yang dianggap melangkahi kewenangannya sebagai wakil kepala daerah.
Salah satu pemicu konflik adalah soal perombakan jabatan struktural dan pelaksanaan proyek strategis daerah. Erwan menilai, Herman terlalu dominan dalam pengambilan keputusan tanpa melibatkan dirinya secara layak.
“Sebagai wakil gubernur, saya berhak tahu dan terlibat dalam perumusan kebijakan strategis. Jangan sampai birokrasi berjalan tanpa koordinasi yang baik,” ujar Erwan kepada wartawan belum lama ini, dilansir Sabtu 5 Juli 2025.
Di sisi lain, Sekda Herman Suryatman menegaskan bahwa seluruh langkah yang diambilnya telah sesuai dengan aturan dan arahan Gubernur.
Ia menyebutkan, sebagai Sekda, dirinya hanya menjalankan fungsi administratif dan teknis sesuai amanat undang-undang.
“Saya bekerja profesional sesuai aturan. Semua keputusan administratif tentunya tetap dalam koridor regulasi dan arahan pimpinan tertinggi, yaitu Gubernur,” kata Herman kepada wartawan.
Baca Juga: Program 3 Juta Rumah Prabowo Dimulai, Bogor Jadi Pusat KPR Subsidi Khusus Pekerja dan ASN
Perselisihan ini semakin memanas setelah Erwan secara terbuka mengkritik Sekda dalam forum resmi Pemprov Jawa Barat, yang kemudian menjadi perhatian publik dan kalangan DPRD Jawa Barat.
Sejumlah pengamat menilai, konflik ini harus segera diselesaikan agar tidak berdampak pada kinerja birokrasi dan pelayanan publik.
Ketua DPRD Jawa Barat bahkan mendorong Gubernur Dedi Mulyadi turun tangan mendamaikan keduanya demi menjaga soliditas pemerintahan.
“Jangan sampai konflik personal berlarut dan merugikan masyarakat. Perlu ada komunikasi yang terbuka dan saling menghormati kewenangan masing-masing,” ujar pengamat politik lokal.
Hingga kini, belum ada mediasi resmi antara Wagub dan Sekda. Publik menunggu langkah tegas Gubernur untuk meredakan ketegangan di jajaran pimpinan Pemprov Jawa Barat.
Berita Terkait
-
Program 3 Juta Rumah Prabowo Dimulai, Bogor Jadi Pusat KPR Subsidi Khusus Pekerja dan ASN
-
Dedi Mulyadi Dobrak 'Aturan' Kelas 50 Siswa di SMA/SMK Negeri, Demi Pemerataan Pendidikan?
-
Dedi Mulyadi Lantik Pejabat Pemprov Jabar di Kolong Tol Cileunyi, Tuai Pro dan Kontra
-
Susi Air di Kertajati, Dedi Mulyadi Beberkan Alasan 5 Rute Favorit
-
Toner Wajah untuk Apa? Ini Pengertian, Fungsi, Jenis, dan Cara Memakainya
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Api Kepung TPA Rasau Jaya, Pemadaman Diperkuat dari Udara
-
Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel
-
El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah
-
6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten
-
Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay
-
Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi
-
Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026
-
KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai