“Banyak juga teman-teman almarhum yang tadinya tidak setuju karena kita jarang punya lingkungan politik, mereka merasa politik itu sesuatu yang sangat menakutkan,” akunya.
“Banyak yang datang ke saya, bahkan mama saya pun nangis nggak pengen saya masuk ke dunia politik, bagaimanapun dunia politik inikan maaf, karena suami nggak ada kan karena dunia politik, jadi kayaknya menyeramkan. Saya pun nggak mengerti, tapi waktu itu sudah bulat, dan saya akan maju,” sambungnya.
Sherly sendiri mengakui jika dirinya dan almarhum suaminya sudah sempat ingin berhenti dari dunia politik.
Namun, Almarhum Benny sebagai putra daerah itu bertekad kuat ingin memajukan Maluku Utara.
“Sebenernya setelah selesai jadi Bupati kita udah diskusi secara internal, nggak usah lanjut dan tinggal di Jakarta aja. Tapi almarhum (Benny Laos) merasa sebagai putra daerah beliau harus membutkikan bahwa Maluku Utara itu bisa maju,” ujarnya.
Tak hanya itu, tekad kuat almarhum Benny juga didukung dengan masyarakat Maluku Utara yang terus berharap lebih padanya.
“Dulu semuanya di Morotai itukan gratis dari lahir sampai meninggal, banyak lah insentif, santunan, dan dia bisa memanfaatkan APBD salah satu terkecil mungkin di Indonesia,” ujar Sherly.
“Nah konsepnya itu sebenernya cuman memindahkan apa yang sudah dilakukan di Morotai, dilakukan di 9 kota/kabupaten lainnya, karena selama 5 tahun di Morotai itu banyak warga dari kota lain yang datang minta almarhum ke bupati inilah itulah, jadi akhirnya beliau mau maju sebagai Gubernur Maluku Utara,” tambahnya.
Kontributor : Kanita
Baca Juga: Sekolah Swasta Gratis di Jakarta Tahun Ini? Gubernur Tunggu Perpres Prabowo
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
Terkini
-
4 Poin Utama Rapat Terbatas Prabowo di Hambalang: Dari Industri Tekstil hingga Chip Masa Depan
-
Kecupan Hangat Puan dan Prananda untuk Megawati: Sisi Lain Kekeluargaan di Balik Rakernas PDIP 2026
-
Logika KPK: Staf Tak Mungkin Punya Rp4 M, Direksi Wanatiara Otak Suap Pajak?
-
KPK Aminkan Teori 'Kebocoran Negara' Prabowo, Kasus Pajak Tambang Jadi Bukti Nyata
-
Sinyal Tarif Transjakarta Naik Menguat? Anggaran Subsidi Dipangkas, Gubernur Buka Suara
-
KPK: Wajib Pajak Boleh Lawan Oknum Pemeras, Catat Satu Syarat Penting Ini
-
Kena OTT KPK, Pegawai Pajak Langsung Diberhentikan Sementara Kemenkeu
-
Antisipasi Risiko Perluasan, Tanah Ambles di Panggang Gunungkidul Segera Diuji Geolistrik
-
KPK Ungkap Akal Bulus Korupsi Pajak PT Wanatiara Persada, Negara Dibobol Rp59 M
-
5 Fakta OTT Kepala Pajak Jakut: Suap Rp6 Miliar Lenyapkan Pajak Rp59 Miliar