4. Kenal dengan Kompol Yogi Melalui Media Sosial
Kasus yang menyeret nama Misri bermula ketika ia dihubungi oleh Kompol I Made Yogi Purusa Utama pada April 2025.
Perwira polisi yang bertugas di Polda NTB itu mengenal Misri melalui Instagram, kemudian melanjutkan komunikasi lewat WhatsApp.
Pada 15 Juni 2025, sehari sebelum kejadian tragis, Kompol Yogi menghubungi Misri dan mengajaknya berlibur ke Gili Trawangan, Lombok Utara.
5. Diajak Liburan dengan Imbalan Rp 10 Juta
Kompol Yogi menawarkan Misri untuk menemaninya berlibur ke Lombok dengan janji semua biaya akomodasi, transportasi, dan imbalan Rp 10 juta per malam.
Misri akhirnya menyanggupi ajakan tersebut dan berangkat ke Lombok melalui Pelabuhan Senggigi.
Di sana, ia dijemput oleh Brigadir Nurhadi, yang belakangan diketahui menjadi korban pembunuhan.
6. Terlibat Pesta Narkoba dan Alkohol di Gili Trawangan
Baca Juga: Dapat 'Petunjuk' Tim Elite Bareskrim, Pasal Pembunuhan Brigadir Nurhadi Terbuka?
Misri kemudian ikut rombongan liburan Kompol Yogi bersama Ipda Haris Chandra dan seorang perempuan bernama Melanie Putri.
Mereka menginap di Vila Tekek, Gili Trawangan. Menurut pengakuan pengacara Misri, pada malam kejadian, mereka semua sempat mengonsumsi alkohol dan obat penenang jenis Riklona. Pesta itu kemudian berujung petaka.
7. Diduga Terlibat dalam Pembunuhan Brigadir Nurhadi
Tragedi bermula ketika Brigadir Nurhadi diduga mencoba merayu dan mendekati Melanie Putri, perempuan yang dibawa oleh Ipda Haris.
Aksi tersebut memicu amarah hingga terjadi perkelahian yang berakhir dengan tewasnya Brigadir Nurhadi di kolam vila.
Polisi menetapkan tiga tersangka dalam kasus ini, yaitu Kompol Yogi, Ipda Haris Chandra, dan Misri Puspita Sari.
8. Kronologi Versi Pengacara Misri
Berita Terkait
-
Dapat 'Petunjuk' Tim Elite Bareskrim, Pasal Pembunuhan Brigadir Nurhadi Terbuka?
-
Perjalanan Tragis Misri Puspita Sari, Dari Selempang Finalis Duta Muslimah ke Baju Tahanan
-
Jejak Misri Puspita: Kebanggaan dan Beprestasi di Jambi, Jadi Tersangka Pembunuhan Polisi di NTB
-
Bareskrim Sampai Turun Gunung ke Polda NTB, Siapa Sebenarnya Pengeksekusi Brigadir Nurhadi?
-
Polisi Dibunuh Polisi: Misteri Kematian Brigadir Nurhadi Usai Cium Cewek Atasan dan Bisikan Arwah
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Prabowo di Nganjuk: Bung Karno Milik Seluruh Bangsa, Bukan Milik Satu Partai Saja
-
Tepis Isu RI Bakal 'Collapse', Prabowo: Rakyat di Desa Nggak Pakai Dolar, Indonesia Masih Oke!
-
Prabowo: Kita Tidak Sombong, Tapi Indonesia Kini di Pihak yang Memberi Bantuan bagi Dunia
-
Canda Prabowo ke Jumhur Hidayat di Nganjuk: Dulu Bolak-balik Masuk Penjara, Sekarang Jadi Menteri
-
Kelakar Prabowo saat Cari Dony Oskaria di Nganjuk: Menteri Saya Banyak Masuk RS Karena Kerja Keras
-
Tampang Pria Jepang yang Terlibat Kasus Prostitusi Anak, Bos Perusahaan Hiburan Ikut Terseret
-
Resmikan Museum Marsinah di Nganjuk, Prabowo: Ini Peristiwa Langka di Dunia
-
Resmikan Museum-Rumah Singgah Marsinah di Nganjuk, Prabowo: Saya Tadi Melihat Kamarnya
-
WHO Pastikan Risiko Hantavirus Rendah, Tapi Ancaman Belum Berakhir
-
Cara Keji Tentara Zionis Israel Bunuh 7 Warga Gaza, Perempuan dan Anak Jadi Korban