Suara.com - Pendakwah kontroversial asal India, Zakir Naik, kembali mengundang polemik dalam safari dakwahnya di Indonesia. Meski sempat diwarnai penolakan keras di Malang, Jawa Timur, ceramahnya pada Kamis (10/07) malam justru berakhir dengan dua orang mengucap syahadat.
Melansir laporan BBC News Indonesia, Jumat (11/7/2025), ribuan simpatisan memadati Stadion Gajayana, penasaran dengan isi dakwah pria yang kerap memicu perdebatan sengit seputar perbandingan agama.
Salah satu yang hadir adalah Nana Sari. Ia duduk di barisan paling depan, tampil mencolok dengan rambut terurai di tengah lautan jilbab.
"Saya mengikuti Dr Zakir Naik sudah lama, sejak beliau viral di YouTube. Saya mengagumi keahlian beliau menghafal kitab-kitab agama di dunia," ujar Nana kepada BBC News Indonesia.
Namun, di balik antusiasme itu, muncul suara-suara penolakan yang tak kalah kencang.
Ditolak Keras, Dianggap Tak Sejalan dengan Toleransi
Sebelum acara digelar, komunitas Arek Malang Bersuara lantang menyuarakan penolakan. Mereka bahkan memasang spanduk di depan gedung DPRD Kota Malang.
"Zakir Naik adalah pembicara yang dalam orasi ceramahnya kerap menimbulkan kontroversi, terutama terkait isu-isu sensitif antar umat beragama," ujar juru bicara Arek Malang Bersuara, Abdul Aziz Masrib.
Menurutnya, beberapa pernyataan Zakir Naik di masa lalu dianggap tidak sejalan dengan semangat toleransi di Malang.
Baca Juga: Arek Malang Tolak Zakir Naik: Benarkah Dakwahnya Provokatif? Ini 5 Poin Kontroversialnya
"Beberapa pernyataan dan pandangannya di masa lalu telah dianggap memecah belah dan tidak sejalan dengan semangat toleransi serta kerukunan lintas agama yang selama ini dijunjung tinggi di Indonesia, khususnya di Kota Malang," klaim dia.
Sikap hati-hati juga datang dari Ketua PCNU Kota Malang, Gus Isroqunnajah, yang khawatir sesi tanya jawab yang terlalu panjang bisa memicu kegaduhan.
Apa Sebenarnya Isi Ceramah Zakir Naik?
Di Malang, Zakir Naik memfokuskan ceramahnya pada sosok Nabi Muhammad SAW dari perspektif berbagai kitab suci.
"Kita tidak bisa memaksa kaum non-Muslim untuk membaca Al-Qur'an dan untuk percaya bahwa Al-Qur'an adalah firman Tuhan," ujarnya di awal dakwah.
Ia melanjutkan, siapa pun yang membaca Al-Qur'an dengan pikiran terbuka "pasti akan setuju" bahwa kitab suci itu adalah "firman Allah SWT".
Berita Terkait
-
Arek Malang Tolak Zakir Naik: Benarkah Dakwahnya Provokatif? Ini 5 Poin Kontroversialnya
-
Profil Dr Zakir Naik Safari Ceramah di Indonesia: dari Pisau Bedah hingga Bisnis Jutaan Dolar
-
Zakir Naik Ceritakan Perjalanan Spiritual: Dari Dokter Bedah hingga Ogah Ambil Uang Dakwah
-
Raup Omzet Jutaan Dolar dari Bisnis, Zakir Naik Pilih Hidup Sederhana Pakai Rp8 Juta per Bulan
-
Dituduh Danai Terorisme, Intip 3 Sudut Apartemen Sederhana Zakir Naik di Malaysia
Terpopuler
- 8 Sepatu Skechers Diskon hingga 50% di Sports Station, Mulai Rp300 Ribuan!
- Cek Fakta: Jokowi Resmikan Bandara IMIP Morowali?
- Ramalan Shio Besok 29 November 2025, Siapa yang Paling Hoki di Akhir Pekan?
- 7 Rekomendasi Sepatu New Balance Diskon 70 Persen di Foot Locker
- 3 Rekomendasi Sepatu Lari Hoka Terbaik Diskon 70 Persen di Foot Locker
Pilihan
-
Kids Dash BSB Night Run 2025 Jadi Ruang Ramah untuk Semua Anak: Kisah Zeeshan Bikin Terharu
-
Profil John Herdman, Pesaing Van Bronckhorst, Calon Pelatih Timnas Indonesia
-
Info A1! Orang Dekat Giovanni van Bronckhorst Bongkar Rumor Latih Timnas Indonesia
-
4 HP Snapdragon Paling Murah, Cocok untuk Daily Driver Terbaik Harga mulai Rp 2 Jutaan
-
Dirumorkan Latih Indonesia, Giovanni van Bronckhorst Tak Direstui Orang Tua?
Terkini
-
Sadis! Komplotan Perampok di Tangsel Keroyok Korban, Disekap di Mobil Sambil Dipaksa Cari Orang
-
AHY Pimpin Penyelamatan Korban Banjir Sumatra, Ungkap Penyebabnya Topan Tropis Langka
-
PBNU Makin Panas, Wasekjen Sebut Pemecatan Gus Yahya Cacat Prosedur: Audit Belum Selesai
-
Tangis Ira Puspadewi Kenang Gelapnya Kamar Penjara: Dihindari Teman, Cuma Bisa Ngobrol Sama Tuhan
-
Legislator Nasdem Minta Gelondongan Kayu Pasca-banjir Sumatera Diinvestigasi
-
Update Bencana Sumatera: Korban Meninggal Dunia Jadi 442 Orang
-
Wasekjen PBNU Skakmat Syuriyah: Aneh, Gus Yahya Dipecat Dulu Baru Dicari Faktanya
-
Tragedi Banjir Aceh: Korban Tewas Jadi 96 Orang, 113 Hilang, Puluhan Ribu Keluarga Mengungsi
-
Momen Emosional Ira Puspadewi di Acara Syukuran Usai Bebas Penjara: Ini Mimpi Enggak Ya?
-
Saat Kurir Jatuh, Siapa yang Menolong? Ketika BPJS Ketenagakerjaan Jadi Penolong Pekerja Informal