Suara.com - Tudingan mengejutkan dilontarkan oleh kelompok relawan Joko Widodo (Jokowi). Mereka menunjuk langsung sosok mantan pemimpin Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab, sebagai konsultan utama di balik gerakan yang mendorong pemakzulan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Tuduhan ini datang dari Ketua Umum Perjuangan Rakyat Nusantara (Pernusa), Kanjeng Pangeran Norman Hadinegoro. Dalam sebuah diskusi publik, Norman secara terang-terangan menyebut gerakan pemakzulan Gibran sebagai agenda terselubung yang didalangi oleh kelompok-kelompok tertentu dengan Rizieq Shihab sebagai penasihatnya.
“Ini kelompok virus. Mereka tuh bergabung dengan kelompok-kelompok aliran tertentu. Kayak HTI. Wahabi,” kata Norman dalam tayangan podcast To the Point Aja di YouTube, dikutip pada Minggu (13/7/2025).
Menurut Norman, kelompok ini memiliki tujuan akhir untuk merebut kekuasaan secara instan. Ia mengklaim memiliki informasi mengenai peran Rizieq dalam gerakan tersebut.
“Makanya konsultasi mereka itu ke mana? Ke Habib Rizieq,” ujar Norman dengan tegas.
Tak hanya Rizieq, Norman juga menyeret sejumlah nama besar lainnya yang ia yakini merupakan bagian dari kelompok tersebut. Nama-nama seperti mantan Gubernur Jakarta Anies Baswedan, pakar hukum tata negara Refly Harun, hingga Mayor Jenderal (Purn) Soenarko ikut disebut.
Bahkan, ia secara spesifik menuding pengacara dari Roy Suryo memiliki afiliasi dengan organisasi terlarang Hizbut Tahrir Indonesia (HTI).
“Kalau yang sekarang ini yang lagi ini nih Roy Suryo. Termasuk pengacaranya itu betul-betul HTI itu,” klaimnya.
Norman menambahkan bahwa ciri utama dari kelompok ini adalah kebencian mereka terhadap lembaga-lembaga negara, termasuk kepolisian dan Dewan Perwakilan Daerah (DPD).
Baca Juga: Dana Otsus Triliunan Menguap? Gibran di Ujung Tombak Selamatkan Papua
“Sekarang DPD (mereka) benci itu,” ucapnya.
Tudingan ini muncul di tengah upaya Forum Purnawirawan Prajurit TNI (FPPTNI) yang secara resmi telah mengirimkan surat usulan pemakzulan Gibran ke DPR, DPD, dan MPR RI pada awal Juni 2025. Namun, hingga kini surat tersebut belum juga sampai ke meja pimpinan dewan.
Ketua DPR Puan Maharani mengakui bahwa pimpinan belum menerima surat tersebut secara langsung.
"Belum ada (surat Forum Purnawirawan Prajurit TNI di pimpinan)," kata Puan di Kompleks Parlemen, Kamis (3/7/2025).
Meski begitu, Puan berjanji akan memeriksa dan menindaklanjuti surat tersebut sesuai mekanisme yang berlaku. "Dan tentu saja kita akan proses nantinya dengan sebaik-baiknya," pungkasnya.
Di sisi lain, para purnawirawan yang diwakili oleh mantan Wakil Panglima TNI Jenderal (Purn) Fachrul Razi menegaskan tidak akan menyerah. Mereka bertekad untuk terus menggulirkan isu ini ke publik meskipun belum mendapat tanggapan dari DPR.
"Ya seperti saya tadi ngomong-ngomong sama teman-teman masalah konten tuntutan kita tetap sebar luaskan meski tidak ada tanggapan dari DPR. Terus kita gulirkan tentang tuntutan itu ya," ujar Fachrul di Jakarta Selatan, Rabu (2/7/2025).
"Kita terus desak terus kita kembalikan ke hati nurani kalian masa ini didiamkan terus," katanya.
Berita Terkait
-
Dana Otsus Triliunan Menguap? Gibran di Ujung Tombak Selamatkan Papua
-
Saran Menohok Rocky Gerung untuk Gibran: Urus 'Brain Care' di Papua, Bukan Cuma Skincare!
-
Blak-blakan! Syahganda Desak Prabowo 'Cuci Gudang' Kabinet Warisan Jokowi Demi Target 8 Persen
-
Gibran Bisa Dimakzulkan Jika Ekonomi Anjlok, Pakar Bongkar Sumbatan dari Politisi Pemilik Tambang
-
Gibran Gencar Promosikan AI, Pakar NTU Justru Khawatirkan Ancaman 'Pembodohan' Massal
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Tekel Brutal Enzo Fernandez Lolos Kartu Merah, Wasit Ismail Elfath Dikecam
-
Kapan Zinedine Zidane Diumumkan sebagai Pelatih Baru Prancis?
-
Bawa Spanyol ke Final Piala Dunia 2026, Rumah Lamine Yamal Nyaris Dibobol Rampok
-
Prancis Tersingkir di Semifinal Piala Dunia 2026, Michael Olise Dihujani Kritik Pedas
-
Messi Anak Emas FIFA! Petisi Coret Argentina dari Piala Dunia Tembus 10 Juta Tanda Tangan
-
Susunan Pemain Argentina vs Inggris: Tuchel dan Scaloni Bikin Kejutan di Starting XI
-
The Beatles Warnai Rivalitas Argentina vs Inggris: Dominasi Tangga Lagu hingga Skandal Band Palsu
-
Kursi Botol Berterbangan, Suporter Argentina Bakul Pukul Jelang Lawan Inggris
-
10 Trik Kotor Kiper Argentina Emiliano Martinez Bikin Publik Inggris Ketar-ketir
-
Makna Tersembunyi Jersey Argentina Lawan Inggris: Warisan Budaya hingga Memori 1986