Suara.com - Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya kembali membuka lima lokasi layanan SIM Keliling di Jakarta mulai Senin (15/7/2025) untuk melayani masyarakat yang ingin memperpanjang masa berlaku Surat Izin Mengemudi (SIM).
Informasi ini diumumkan melalui akun X resmi @TMCPoldaMetro. Dalam unggahan tersebut dijelaskan bahwa layanan SIM Keliling akan beroperasi setiap hari mulai pukul 08.00 WIB hingga pukul 14.00 WIB.
Adapun lima lokasi layanan SIM Keliling yang dibuka adalah sebagai berikut:
- Jakarta Timur: Mall Grand Cakung
- Jakarta Utara: LTC Glodok
- Jakarta Selatan: Kampus Trilogi Kalibata
- Jakarta Barat: Mall Citraland
- Jakarta Pusat: Kantor Pos Lapangan Banteng
Pelayanan ini hanya diperuntukkan bagi pemegang SIM A dan SIM C yang masih berlaku. Bagi pemilik SIM yang masa berlakunya telah habis, diwajibkan untuk mengajukan permohonan pembuatan SIM baru di Satpas SIM Daan Mogot, Jakarta Barat.
Syarat Perpanjangan SIM
Masyarakat yang ingin memperpanjang masa berlaku SIM melalui layanan keliling diwajibkan menyiapkan dokumen sebagai berikut:
- Fotokopi dan fisik KTP yang masih berlaku,
- SIM lama dan fotokopinya,
- Bukti hasil cek kesehatan,
- Bukti lulus tes psikologi.
Biaya Perpanjangan SIM
Biaya perpanjangan SIM mengacu pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 76 Tahun 2020 tentang Jenis dan Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang berlaku untuk Polri:
- SIM A: Rp80.000
- SIM C: Rp75.000
Selain itu, ada biaya tambahan:
- Tes psikologi: Rp60.000
- Tes kesehatan: Rp35.000
Total biaya yang harus disiapkan pemohon untuk perpanjangan SIM bisa mencapai sekitar Rp170.000, tergantung jenis SIM yang dimiliki.
Ketentuan Masa Berlaku SIM
Ditlantas Polda Metro Jaya juga mengingatkan bahwa masa berlaku SIM kini dihitung lima tahun sejak tanggal penerbitan, bukan lagi menyesuaikan dengan tanggal lahir pemilik.
Baca Juga: Catat! Jadwal dan Lokasi SIM Keliling Jakarta Hari Ini, Ada di 5 Titik
Kebijakan ini diterapkan untuk memperjelas sistem administrasi dan menghindari kesalahpahaman terkait masa berlaku SIM.
Sanksi Jika SIM Tidak Berlaku
Pengendara yang kedapatan mengemudikan kendaraan tanpa dapat menunjukkan SIM yang masih berlaku akan dikenakan sanksi sesuai Pasal 288 ayat (2) Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.
Sanksi yang dikenakan berupa:
- Pidana kurungan maksimal satu bulan, atau
- Denda maksimal Rp250.000
Dengan dibukanya kembali layanan SIM Keliling di lima titik strategis di Ibu Kota ini, Ditlantas Polda Metro Jaya berharap masyarakat dapat memanfaatkan fasilitas tersebut untuk memperpanjang masa berlaku SIM secara tertib dan tepat waktu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
Terkini
-
Kemlu Iran: AS dan Israel Mengkhianati Kesepakatan, DK PBB Harus Bergerak
-
Ramadan Ramah Anak di Masjid Sunda Kelapa: Cara Seru Tanamkan Cinta Masjid Sejak Dini
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Marcella Santoso Mengaku Korban Mafia Peradilan, Penegak Hukum Minta Uang ke Anak Buah
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Iran Serang Ibu Kota Arab Saudi
-
Iran Meradang 70 Pelajar Jadi Korban, di Negara Timur Tengah Mana AS 'Parkir' Kendaraan Militer?
-
Biang Kerok Perang Pakistan vs Afghanistan, Tehreek-e-Taliban Pakistan Didanai Siapa?