“Ini mau masak nasi? Beras apa ini,” tanya Dedi.
“beras ketan,” jawab Yanti.
“Ini bukan beras ketan, ini mah beras bubuk teh,” sahut Dedi.
“Ini tadi dikasih aa pak, nemu di landasan, di bawah,” aku Yanti.
“di landasan pembuangan sampah?,” tanya Dedi.
“Iya pak,” jawab Yanti.
Beras tersebut sontak dipegang dengan kedua tangan Dedi. Mirisnya, beras yang disebut beras ketan rupanya adalah beras bubuk kutuan.
“Ini beras kutuan teh. Kenapa beras bubuk gini dimakan?” ujar Dedi sambil mengangkat beras tersebut.
“Karena belum dibayar pak rongsoknya, udah 2 minggu,” aku Yanti
Baca Juga: Kang Dedi Mulyadi Gelontorkan Miliaran Rupiah untuk pasang 800 AC di Berbagai Sekolah
Yanti mengaku jika beras yang hendak dimasak tersebut adalah beras pungutan sang suami dari TPA.
Mereka sengaja mencari beras pungutan, lantaran sudah tidak ada uang lagi untuk membeli kebutuhan makan.
Yanti mengaku jika sang suami sudah 2 minggu tidak kunjung mendapatkan upah dari juragannya.
“Biasanya dapat berapa?,” tanya Dedi.
“Dapat 150 ribu 3 hari pak,” aku suami Yanti.
“Sebulan penuh berarti dapat 1,5 juta? Buat apa aja biasanya,?” tanya Dedi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil Bekas 50 Jutaan Cocok untuk Milenial, Bodi Stylish Tak Repot Perawatan
- 5 Moisturizer dengan Alpha Arbutin untuk Memudarkan Flek Hitam, Cocok Dipakai Usia 40-an
- Kronologi Lengkap Petugas KAI Diduga Dipecat Gara-Gara Tumbler Penumpang Hilang
- 5 Rekomendasi Ban Tubeless Motor Matic, Tidak Licin saat Hujan dan Jalan Berpasir
- 7 Mobil Boros Bahan Bakar Punya Tenaga Kuda, Tetapi Banyak Peminatnya
Pilihan
-
Dirumorkan Latih Indonesia, Giovanni van Bronckhorst Tak Direstui Orang Tua?
-
Jadi Kebijakan Progresif, Sineas Indonesia Ingatkan Dampak Ekonomi LSF Hapus Kebijakan Sensor Film
-
Daftar Maskapai RI yang Pakai Airbus A320
-
5 Tempat Ngopi Tersembunyi di Palembang yang Bikin Ketagihan Sejak Seduhan Pertama
-
6 HP 5G Paling Murah di Bawah Rp 4 Juta, Investasi Terbaik untuk Gaming dan Streaming
Terkini
-
Tinjau Bencana Banjir di Aceh, Mendagri Beri Atensi pada Infrastruktur Publik yang Rusak
-
Presiden Prabowo Didesak Tetapkan Darurat Bencana Nasional di Sumatera
-
Banjir Terjang Sumatera, Pimpinan Komisi X DPR Desak Dispensasi Pembayaran Uang Sekolah Bagi Korban
-
Pakar Dorong Pengetatan IUP: Reboisasi Dinilai Kunci Perbaikan Tambang
-
Cak Imin Sebut Ada Peluang Pemerintah Tetapkan Banjir-Longsor di Sumatera Berstatus Bencana Nasional
-
Rasa Bersalah Bahlil Lahadalia Soal Masa Lalunya di Bisnis Tambang yang Merusak Hutan
-
Viral Banjir Sumatera Bawa Ribuan Kayu Gelondongan, DPR Desak Pemerintah Bentuk Tim Investigasi
-
BPJS Ketenagakerjaan Raih Platinum Rank dalam Asia Sustainability Reporting Rating (ASRRAT) 2025
-
Polri Kerahkan Pesawat CN295 dan Fokker 50 Kirim 6 Ton Bantuan ke Wilayah Bencana di Sumatera
-
Cak Imin Soal Konflik PBNU: Kita Prihatin, Saya Yakin Warga Nahdliyin Semuanya Merasa Sedih